Rabu, 03 Juni 2020

Allah Adalah Konsep

ALLAH ADALAH KONSEP
 
Allah adalah konsep yang dibuat Nabi Muhammad, dan yang namanya konsep tentu tidaklah tertuju pada suatu yang yang zat yang menjadi objek sesembahan melainkan tertuju pada realitas nyata dan abstrak. Yang nyata dan abstrak inilah yang yang hanya bisa dikaji/difkuak oleh otak dan hati manusia.

Konsep Allah itu sendiri tertuju pada tiga konsep yaitu alam semesta, manusia dan pribadi spiritual. Orang atheis atau orang yang cenderung memakai rasio dan logika dalam berpikir jelas akan tidak akan paham dengan konsep Allah tersebut tetapi faham mereka tentang sesuatu yang ditangkap oleh rasio dan panca indra maka akan menganggap alam semesta sebagai Tuhan adalah tidak salah dan tidak keliru namun kurang sempurna karena faktor abstraknya belum dikuak. Sehingga tidak heran para ilmuwan yang pernah ada di muka bumi ini lahir dari kalangan ateis dikarenakan memang mind set nya adalah pemaksimalan daya nalar dan berfikir. Seperti orang jepang {agama shito} mereka menyembah matahari sebagai Tuhannya, karna secara rasio dan nalar matahari adalah sumber segala kehidupan. Di dalam praktek sholat ada gerakan sujud mencium bumi, itulah symbol bahwa yg disebut Allah itu adalah konsep dan salah satu konsep nya adalah bahwa Allah itu adalah alam semesta, bukankah bumi ini yg disebut alam. Jadi yg disebut muslim itu adalah salah satunya tidak menolak bahwa alam semesta ini adalah bagian dari konsep Allah atau Tuhan. Didalam Alquran disebutkan

"" bumi dan jagad raya senantiasa bertasbih memujinya tanpa henti, kamu tidak akan mengerti bagaimana mereka bertasbih"" dan disambung lagi dengan ayat"" Timur dan barat itu kepunyaan Ku, kemana pun kau menghadap disitulah wajah Ku"" jadi tidak salah anggapan kamu materialist bahwa alam semesta itu adalah Tuhan itu sendiri. Tapi kenapa orang Islam sendiri menolak pemahaman ini karena dianggap menduakan Allah? Inilah bukti kesalahan fatal dalam pengajaran agama yg selalu mengedepankan Iman di hati sehingga tidak ada kemampuan untuk berpikir lebih tajam tentang keyakinannya, karena iman atau keyakinannya itu hanya akan berevolusi/ tumbuh maju jika di picu oleh otak untuk berpikir keras tanpa henti. Semua yg ada di alquran itu adalah symbol dan konsep semata seorang muslim sejati itu tidak akan terperdaya oleh semua simbolisasi tersebut. Terjadinya permusuhan, peperangan, pembunuhan, pengrusakan, chaos itu dikarenakan kegagalan nya tidak mampu membongkar semua symbol itu jadilah agama islam menjadi objek olok olok agama lain dan para ateis, yg lebih fatal lagi dari kalangan muslimnya sendiri tidak mampu berdebat, dengan alasan "sudah dari sononya ,Allah SWT", jadilah bom sebagai jawabannya, jadilah perang reaksi nyatanya, jadilah hacker sebagai permainannya.

Konsep Allah yg kedua yaitu manusia baik itu pria maupun wanita, siapapun manusia tidak peduli agama, suku, ras dan keturunannya itu siapa. Manusia itu adalah wujud Tuhan yg paling sempurna, sempurna karena sudah dilengkapi oleh otak dan hati serta tubuhnya.

Perkataan Nabi:" Manusia itu adalah citra Ku", jadi hanya manusia lah yg bisa menentukan maju, mundur atau hancur lembutnya dunia. Coba saja seorang Barack obama sekali memencet tombol nuklir, apa nggak hancur dunia ini ? Bencana alam apapun bentuknya semua karena ulah manusia, karena keserakahan manusia. Jadi Konsep Allah bahwa Tuhan itu adalah manusia, disymbolkan dengan gerakan ruku yg horizontal itu ketika sholat, itu bermakna kita harus
menghormati sesama manusia .

Menghormati karena sejatinya manusia itu berasal dari satu diri yg bisa dideteksi dari aktifnya hati nurani.

Konsep ketiga adalah Allah itu seorang pribadi spiritual, masalah ini ada di koridor metafisik sehingga para ateis yg selalu mengedepankan rasio dan logika jelas akan menolak faham ini, tapi kenyataannya banyak contoh yg tidak bisa disanggah dan ditolak karena dianggap takhayul dan kuno.
Umat budha menyembah Gautama sebagai Tuhannya, karena sosok budha itu adalah sosok pribadi spiritual, begitu juga Yesus kristus oleh orang kristen, karena sosok yesus kristus itu adalah pribadi spiritual. Di dalam diri manusia itu yg disebut roh itulah energi untuk bisa mengakses energi energi kebajikan di alam semesta ini. Sesungguhnya bangsa indonesia memiliki pribadi pribadi spiritual yg sangat banyak dan ini kalaulah diyakini tidak sekedar ditaati kewajiban ritualnya saja akan menjadikan bangsa indonesia ini kuat dan sejahtera. Muhammad adalah pribadi spiritualnya dari islam, yesus kristus adalah pribadi spiritualnya kristen, Gautama adalah pribadi spiritualnya budha, Dewa wisnu dari hindu, Musa dari yahudi .......banyak lagi contoh nya, tak terhitung. Jadi konsep Allah yg ketiga adalah Allah itu adalah pribadi spiritual, yg dalam praktek sholat/sembahyang di symbolkan dengan gerakan takbir.

Dalam agama islam semua manusia menyembahnya menghadap kabah karena ada black stone [hajjar aswad] di sisinya, ini juga simbol, tetapi siapa saja yg tidak memahami symbol hajar aswad dan kabah nya maka tidak salah tuduhan kaum agama lain dan ateis bahwa umat islam menyembah batu.
Batu itu symbolnya dari alam semesta yang tak terbatas ini, dan untuk menguak rahasia semesta ini maka haruslah setiap manusia melihat pertama kali dia di keluarkan yg disimbolkan mencium hajjar aswad yg berbentuk vagina itu, menelusuri dirinya itu sesungguhnya berasal dari mana. Menjadi diri kita sendiri itulah ending dari spiritualitas, diri sendiri yg bebas tidak terikat dogma, agama, aliran apapun di dunia ini tetapi menjadi diri yg berevolusi menjadi pribadi spiritual yg memegang konsep Allah yaitu menghormati, memelihara, mengkaji, alam, menghormati atau menghargai sesama manusia dan mencintai diri kita sendiri. Sehingga ketika berpulang setelah kematian, dirinya melebur /moksa dengan jagat raya mencapai nirwana atau innalilahi wainna ilaihi raajiiun .

Salam
===============

 Sumber https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 (posting , 29 Sept 2019)



CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar  hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel

Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)

Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar  dan dan sejenisnya

Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG  ini dibuka  dari  HP, kurang maksimal, saran  buka dari Laptop/Komputer/PC)
      BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI

        HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar