ALLAH ADALAH KONSEP
Allah adalah konsep yang dibuat Nabi Muhammad,
dan yang namanya konsep tentu tidaklah tertuju pada suatu yang yang zat
yang menjadi objek sesembahan melainkan tertuju pada realitas nyata dan
abstrak. Yang nyata dan abstrak inilah yang yang hanya bisa
dikaji/difkuak oleh otak dan hati manusia.
Konsep Allah itu sendiri
tertuju pada tiga konsep yaitu alam semesta, manusia dan pribadi
spiritual. Orang atheis atau orang yang cenderung memakai rasio dan
logika dalam berpikir jelas akan tidak akan paham dengan konsep Allah
tersebut tetapi faham mereka tentang sesuatu yang ditangkap oleh rasio
dan panca indra maka akan menganggap alam semesta sebagai Tuhan adalah
tidak salah dan tidak keliru namun kurang sempurna karena faktor
abstraknya belum dikuak. Sehingga tidak heran para ilmuwan yang pernah
ada di muka bumi ini lahir dari kalangan ateis dikarenakan memang mind
set nya adalah pemaksimalan daya nalar dan berfikir. Seperti orang
jepang {agama shito} mereka menyembah matahari sebagai Tuhannya, karna
secara rasio dan nalar matahari adalah sumber segala kehidupan. Di dalam
praktek sholat ada gerakan sujud mencium bumi, itulah symbol bahwa yg
disebut Allah itu adalah konsep dan salah satu konsep nya adalah bahwa
Allah itu adalah alam semesta, bukankah bumi ini yg disebut alam. Jadi
yg disebut muslim itu adalah salah satunya tidak menolak bahwa alam
semesta ini adalah bagian dari konsep Allah atau Tuhan. Didalam Alquran
disebutkan
"" bumi dan jagad raya senantiasa bertasbih memujinya
tanpa henti, kamu tidak akan mengerti bagaimana mereka bertasbih"" dan
disambung lagi dengan ayat"" Timur dan barat itu kepunyaan Ku, kemana
pun kau menghadap disitulah wajah Ku"" jadi tidak salah anggapan kamu
materialist bahwa alam semesta itu adalah Tuhan itu sendiri. Tapi kenapa
orang Islam sendiri menolak pemahaman ini karena dianggap menduakan
Allah? Inilah bukti kesalahan fatal dalam pengajaran agama yg selalu
mengedepankan Iman di hati sehingga tidak ada kemampuan untuk berpikir
lebih tajam tentang keyakinannya, karena iman atau keyakinannya itu
hanya akan berevolusi/ tumbuh maju jika di picu oleh otak untuk berpikir
keras tanpa henti. Semua yg ada di alquran itu adalah symbol dan konsep
semata seorang muslim sejati itu tidak akan terperdaya oleh semua
simbolisasi tersebut. Terjadinya permusuhan, peperangan, pembunuhan,
pengrusakan, chaos itu dikarenakan kegagalan nya tidak mampu membongkar
semua symbol itu jadilah agama islam menjadi objek olok olok agama lain
dan para ateis, yg lebih fatal lagi dari kalangan muslimnya sendiri
tidak mampu berdebat, dengan alasan "sudah dari sononya ,Allah SWT",
jadilah bom sebagai jawabannya, jadilah perang reaksi nyatanya, jadilah
hacker sebagai permainannya.
Konsep Allah yg kedua yaitu manusia
baik itu pria maupun wanita, siapapun manusia tidak peduli agama, suku,
ras dan keturunannya itu siapa. Manusia itu adalah wujud Tuhan yg paling
sempurna, sempurna karena sudah dilengkapi oleh otak dan hati serta
tubuhnya.
Perkataan Nabi:" Manusia itu adalah citra Ku", jadi hanya
manusia lah yg bisa menentukan maju, mundur atau hancur lembutnya dunia.
Coba saja seorang Barack obama sekali memencet tombol nuklir, apa nggak
hancur dunia ini ? Bencana alam apapun bentuknya semua karena ulah
manusia, karena keserakahan manusia. Jadi Konsep Allah bahwa Tuhan itu
adalah manusia, disymbolkan dengan gerakan ruku yg horizontal itu ketika
sholat, itu bermakna kita harus
menghormati sesama manusia .
Menghormati karena sejatinya manusia itu berasal dari satu diri yg bisa dideteksi dari aktifnya hati nurani.
Konsep ketiga adalah Allah itu seorang pribadi spiritual, masalah ini
ada di koridor metafisik sehingga para ateis yg selalu mengedepankan
rasio dan logika jelas akan menolak faham ini, tapi kenyataannya banyak
contoh yg tidak bisa disanggah dan ditolak karena dianggap takhayul dan
kuno.
Umat budha menyembah Gautama sebagai Tuhannya, karena sosok
budha itu adalah sosok pribadi spiritual, begitu juga Yesus kristus oleh
orang kristen, karena sosok yesus kristus itu adalah pribadi spiritual.
Di dalam diri manusia itu yg disebut roh itulah energi untuk
bisa mengakses energi energi kebajikan di alam semesta ini. Sesungguhnya
bangsa indonesia memiliki pribadi pribadi spiritual yg sangat banyak
dan ini kalaulah diyakini tidak sekedar ditaati kewajiban ritualnya saja
akan menjadikan bangsa indonesia ini kuat dan sejahtera. Muhammad
adalah pribadi spiritualnya dari islam, yesus kristus adalah pribadi
spiritualnya kristen, Gautama adalah pribadi spiritualnya budha, Dewa
wisnu dari hindu, Musa dari yahudi .......banyak lagi contoh nya, tak
terhitung. Jadi konsep Allah yg ketiga adalah Allah itu adalah pribadi
spiritual, yg dalam praktek sholat/sembahyang di symbolkan dengan
gerakan takbir.
Dalam agama islam semua manusia menyembahnya
menghadap kabah karena ada black stone [hajjar aswad] di sisinya, ini
juga simbol, tetapi siapa saja yg tidak memahami symbol hajar aswad dan
kabah nya maka tidak salah tuduhan kaum agama lain dan ateis bahwa umat
islam menyembah batu.
Batu itu symbolnya dari alam semesta yang tak
terbatas ini, dan untuk menguak rahasia semesta ini maka haruslah setiap
manusia melihat pertama kali dia di keluarkan yg disimbolkan mencium
hajjar aswad yg berbentuk vagina itu, menelusuri dirinya itu
sesungguhnya berasal dari mana. Menjadi diri kita sendiri itulah ending
dari spiritualitas, diri sendiri yg bebas tidak terikat dogma, agama,
aliran apapun di dunia ini tetapi menjadi diri yg berevolusi menjadi
pribadi spiritual yg memegang konsep Allah yaitu menghormati,
memelihara, mengkaji, alam, menghormati atau menghargai sesama manusia
dan mencintai diri kita sendiri. Sehingga ketika berpulang setelah
kematian, dirinya melebur /moksa dengan jagat raya mencapai nirwana atau
innalilahi wainna ilaihi raajiiun .
Salam
===============
Sumber https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 (posting , 29 Sept 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar