Minggu, 17 Maret 2019

Ular-Ulare Wong Tuwo

 
ULAR ULAR re WONG TUO
Jênêng tanpå gunå uripíng manungså kang nganti ora biså nyumurupi marang kang kêdadéyan ing sakiwå têngêné.

Ora biså asúng lêlimbangan lan pamrayogå sakadharé kanggo karahayóníng bêbrayan.
Rupak pandêlêngé ora ånå liyå kang disumurupi kajåbå uripé dhéwé.

Mati pangrasané, jalaran ora kulina kanggo ngrasak-ngrasakaké kang katón ing sabên dinané, wusana dadi cêthèk budiné, jalaran såkå kalêpyan marang têpå palupi kang maédahi ing uripé.


TRAGEDI KEMATIAN PERASAAN
(Adalah hidup tiada guna bagi orang yang tidak mengetahui apa yang terjadi di sekitarnya. Tidak bisa memberikan imbal balik dan manfaat ala kadarnya untuk keharmonisan pergaulan. Mati perasaannya, disebabkan tidak terbiasa merasakan apa yang terjadi dalam sehari-harinya, sehingga membuat dangkal budi pekertinya, karena lalai akan rasa kepedulian yang berguna dalam hidupnya).






(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Hakikat Spiritual

 
 
Hakikat spiritual
Spiritualitas dapat kita capai jika kita percaya keberadaan gusti tanpa batas dan presepsi, intensif mengolah moral yang baik, bersih dan jujur.Menjalani laku dengan kesadaran dan ketetapan hati yang mantap.Senantiasa melakukan sesuatu yang baik dan berguna bagi sesama, manifestasi dari kebersihan hati dalam tindakan.

Cipta, rasa, karsa dan karya yang baik, benar, suci menuju sikap mamayu hayuning pribadi dan memayu hayuning bawono.Hati yg suci adalah jumbuhing Kawulo Gusti : hati suci adalah hubungan yang serasi antara Kawulo dan Gusti,demikianlah pesan leluhur yg mengandung hakekat hidup yang bernilai,hingga pencerahan dan bimbingan dpt kita peroleh.

Guru sejati mampu menunjukkan mana yang baik dan mana yang buruk.Untuk berjumpa guru sejati hendaknya selalu eling dan waspodo.Rotasi hidup tidak lepas dari cakra manggilingan. (Kehidupan manusia akan seperti roda yang selalu berputar, kadang di bawah kadang di atas. Hukum sebab akibat dan memungkinkan terjadi penitisan).Mengingat pesan tsb memungkinkan kita untuk dapat hidup yg selaras.
Salam......



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Tuturing Wong Tuwo

28 Januari 2018 ·


TUTURE WONG TUO
Ajiníng manungså iku kapúrbå ing pakartiné dhéwé, ora kagåwå såkå katurunan, kapintêran, lan kasugihané.

Nangíng gumantúng såkå ênggóné nanjakaké kapintêran lan kasugihané, sartå matrapaké wêwatêkané kanggo kêpêrluan bêbrayan.

Kabèh mau yèn múng katanjakaké kanggo kapêrluwané dhéwé, tanpå paédah.
Nangíng yèn pakarti mau kadayan déníng råså pêpinginan golèk suwúr, golèk pangkat lan donya brånå, malah bisa dadi mêmalaníng bêbrayan, jalaran nyinamudana sarånå nylamúr migunakaké jênêngé wóng akèh.


OBYEKTIFITAS HARGA DIRI
(Harga diri manusia itu terbentuk oleh karena wataknya sendiri, bukan dibawa dari keturunan, kepandaian, dan kekayaannya. Namun tergantung dari cara menggunakan kepandaian dan kekayaannya, serta penerapan perwatakannya untuk pergaulan (tali persaudaraan. Semua itu bila hanya digunakan untuk keperluan pribadi saja, tiada bermanfaat.

Tetapi bila watak tadi terdorong oleh keinginan mencari ketenaran, mencari pangkat dan kemewahan duniawi, justru dapat menjadi malapetaka dalam tali persaudaraan, karena mencari-cari kesempatan dengan cara menyamar mencatut nama orang banyak).



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Menuju Masa Tua


 30 Januari 2018

*Bagus sekali, tlg dibaca berulang kali*

*"MENUJU MASA TUA"*
*1. Sisa umur ini pendek,*
"selagi selera.....makanlah"
"selagi layak........pakailah"
"Selagi manfaat......belilah"
"Selagi bisa........berbagilah"
"Silaturahmi......lakukanlah"
*Nikmati hidup apa adanya.*

*2.* Dulu kita berusaha, utk memiliki. Kini saatnya untuk melepas, harta, tahta, anak, istri semua akan kembali kepada-NYA. *Bahagia terletak pada keikhlasan.*
*3.* Sehari berlalu, umur berkurang, berbuat baiklah karena *kita tidak tahu kapan akan dipanggil.*
*4.* Hidup ini sangat singkat dalam sekejap kita mulai tua dan *pasti masuk pusara..*
*5.* Jangan tengok ke atas akan selalu kurang, tengok ke bawah bisa merasa cukup dan syukuri apa adanya pasti bahagia. *Bersyukurlah..*
*6.* Yang terbaik adalah berbuat baik, membantu orang lain, *Jangan menyakiti, latih diri dgn berbaik sangka , agar sehat lahir batin.*
*7.* Kasih orang tua tidak ada batas. Sadarlah, bila anak sakit, orang tua bagai teriris, bila orang tua sakit anak cuma tengok dan bertanya.
Anak-anak memakai uang orang tua seperti keharusan, tetapi orang tua memakai uang anak pasti rikuh. *Cukupilah diri sendiri jangan berharap pemberian anak.*
*8.* Rumah orang tua adalah rumah anak, tetapi rumah anak bukanlah rumah orang tua. *Sadarilah.*
*9.* Orang tua selalu mendoakan anak, tapi anak jarang mendoakan orang tua. Maka *bekali kubur kita dgn amal yg banyak, jangan bergantung pada doa anak.*
*10.* Kebaikan dan keburukan sebagai ujian dan tdk akan berakhir sampai kita mati. *Sikapi dg syukur dan sabar.* Mamah : Kalau anak anak sudah berkeluarga dan meninggalkan kita, giliran kita untuk kembali memikirkan diri kita sendiri . . .
*Renungan menjelang tua . . .*
*Bila kita tua* ...
Luangkan waktu bersama pasangan anda karena salah seorang drpd kita akan pergi lebih dahulu dan yang masih hidup hanya mampu menyimpan kenangan yg indah.
*Bila kita tua* ...
Akan tiba masanya mau berjalan ke pintu saja susah, sementara masih berkemampuan, jalan2 lah kebeberapa banyak tempat untuk mengingat
kan kita tentang kebesaran Allah, utk mengagumi keindahan ciptaan NYA.
*Bila kita tua* ...
Jangan susahkan diri *memikirkan anak2 secara berlebihan*.
Mereka akan mampu berusaha sendiri.
Cuma tentukan hutang anda Lunas sebelum meninggal dunia supaya mereka tidak menanggung beban yang anda tinggalkan.
*Bila kita tua* ...
Luangkan waktu bersama rekan2 lama karena peluang untuk bersama itu akan berkurang dari waktu ke waktu.
*Bila kita tua* ...
Terimalah penyakit apa adanya. Karena Semua sama, kaya atau miskin akan melalui proses yang sama, yaitu: lahir bayi, kanak2, dewasa, tua, sakit & mati
*Kata2 nasihat* ...
"Cari kawan yg seperti cermin, kita gembira dia gembira, kita sedih dia ikut sedih.
Selamat menikmati Masa Tua dengan Bahagia .....


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Hakikat perjalanan Hidup

 
HAKIKAT PERJALANAN HIDUP
🌑
MA'RIFATULLAH itu bagaikan lautan tanpa tepi. Jadi
tidak ada istilah "sudah sampai"..!!
Paham.....
Sebab MA'RIFATULLAH yaitu mengetahui Rahasia-Rahasia ALLAH dengan HATI SANUBARI/ HATI FUAD.
Tujuan yang ingin dicapai MA'RIFATULLAH yaitu mengetahui RAHASIA-RAHASIA yang terdapat dalam DIRI.
Dan MA'RIFATULLAH itu bersifat kekal abadi selama-lamanya.
🌑
Yang disebut SALIK itu adalah seorang pejalan...
Pejalan itu menemukan semua keilmuannya dari hasil perjalanannya sendiri, titik demi titik dicermati, jalan demi jalan dilewati, hanya mencari ALIF yang hilang..!!
Coba pahami...
Hakikat Bouroq bagi seorang salik/ pejalan adalah YAKIN, TEKAD, NEKAT, dan WANI MATI...
YAKIN adalah NYAWAnya pejalan.
Tanpa NYAWA,
pejalan hanyalah mayat hidup saja...
KUATnya KEYAKINAN adalah modal utama...
Keraguan adalah was was yang menghancurkan...
TEKAD adalah keteguhan hati utk terus berjalan menelusuri apa yang diyakini... yaitu sebuah KEBENARAN
Namun
tekadnya janganlah tekad pamrih..
tekadnya mesti tekad asih, karena sebuah kasih sayang...
NEKAT adalah kekuatan yang melampaui semua kekuatan, karena bersumber dari lepasnya JIWA terhadap penjara² ketakutan yg berasal dari was- was hati yg kurang berserah diri...
🌑
Jika sudah memiliki YAKIN, TEKAD, NEKAT, dan BERANI MATI...
berani MATI....
dan BUKAN CARI MATI..
Namun juga tidak mengalami takut dan bingung menghadapi KEMATIAN sekalipun sambil meregang nyawa kalau perlu...
Tetap santai-santai saja...
Karena sudah nothing to lose,
sudah sama saja hidup atau mati,
sama saja senang atau susah...
Tidak ada lagi ketakutan²....
Silahkan melangkah lebih jauh lagi...
Titik demi titik berjalan mengenali ALLAH itu tidak akan ada habis-habisnya seperti seorang yang menimba lautan luas..., perlu waktu selama-lamanya untuk menyelesaikan penimbaan tsb.
🌑
Mungkin perlu berbulan-bulan,
bahkan bertahun-tahun hanya menyingkap satu saja maknawiah dari satu huruf yang ada.
Makanya
seorang PEJALAN SEJATI memiliki persyaratan bhw dia tak boleh bertanya kepada orang lain ataupun menyontek dari membaca buku, lalu APA YANG DIPAHAMINYA ITU HARUSLAH BERSIFAT ORIGINAL atau ASLI dan DIALAMINYA SENDIRI..
dialah PEJALAN SUNGGUHAN..!!
Apa yang didapat oleh seorang pejalan alami adalah ILMU YANG SEBENARNYA.
🌑
Contoh
menemukan ALIF yang hilang dalam singkong gosong.....
Tidak ada hal yang luar biasa dari singkong, hanyalah singkong biasa.
Tetapi sang singkong telah tampil menjadi guru sejati pada suatu ketika.
"Oh, bakarlah aku" kata sang singkong.
"kemudian belahlah aku" lanjut sang singkong.
"apa yang engkau lihat setelah membelahku" kembali kata sang singkong.
"aku melihat daging empukmu yang menggoda, aku ingin memakanmu" kata salik.
"oh, salik yang bodoh, tengoklah apa yang ada ditengahku" kata sang singkong
"iya, itu serat yang tak bisa dimakan, aku akan membuangnya" jawab salik
"engkau benar² salik bodoh,
ketika engkau menemukan apa yang engkau cari, apakah engkau akan membuangnya begitu saja" kata sang singkong.
"apa maksudmu" kata sang salik.
"tengoklah serat ditengahku itu,
engkau telah membakarku habis, sampai aku menjadi gosong, tapi serat ditengahku itu tetaplah putih bersih tidak ternoda, itulah yang selama ini engkau cari, itulah ALIF yang hilang" kata sang singkong.
"engkau hanya mengerti tentang ALIF yang hilang itu ketika engkau telah membakar habis dirimu sendiri, maka apa yang tersisa darimu yang tetap murni adanya itulah ALIF yang hilang", lanjut sang singkong.
Demikianlah singkong gosong menjadi Guru Sejati.
🌑
Salik,
buanglah bukumu dan berhenti bertanya,
carilah setiap jawaban pertanyaanmu dalam perjalananmu...
engkau akan mendapati titik demi titik jawaban itu dari alam semesta ini.
Baru engkau pantas disebut salik, bukan beo....
🌑
Yg dimaksud wushul atau bersambung kepada ALLAH itu adalah suatu pengalaman batin dan ruhani tatkala JIWA diangkat tinggi² mencapai Sidratul Muntaha.
Kemudian setelah turun itulah KESADARAN JIWAnya telah berubah sama sekali, seolah menjadi orang yg baru turun untuk membawa misi-misi keILAHIYAHan dalam menyatakan KeESAan ALLAH dan pengejawantahan AL-HAQQ dimuka bumi ini.
Perkataannya benar,
Perbuatannya benar,
Penghasilannya benar,
Tingkah lakunya benar,
Pikirannya benar,
Perasaan hatinya benar,
Langkah kakinya benar,
dsb
Itulah wujud pengejawantahan AL-HAQQ dalam wujud makhluk, yang mana disebut juga AL-QUR'AN HIDUP, atau QUR'AN BERJALAN, karena PERKATAANnya itulah DALIL itu sendiri, yg senantiasa akan selalu SELARAS dengan DALIL² KEBENARAN manapun.
🌑
Jangan sampai hal kecil yang suka sekali kalian besar²kan... sehingga membuatmu lupa apa yg terpenting dalam hidupmu, yaitu menjadi ORANG BAIK dan BERBUDI LUHUR...


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Jalan Fanilah

 
JALAN FANAFILLAH

Dalam pengkajian kitab-kitab lama (Tua) seperti pada Kitab Syarah Hikam Ibni Athoillah As-Kandariah, Kitab Manhal-Shofi, Kitab Addurul-Nafs dll menggunakan istilah-istilah seperti ‘BINASA’ dan ‘HAPUS’ untuk mengungkapkan tentang maksud/ pengertian FANA.
_
Ulama-ulama lain yang banyak menggabungkan beberapa disiplin ilmu lain seperti falsafah menggunakan istilah-istilah seperti ‘LEBUR’, ‘LARUT’, ‘TENGGELAM’ dan ‘LENYAP’ dalam usaha mereka untuk menjelaskan sesuatu tentang ‘hal’ atau ‘maqam’ FANA ini.
🌑
Di dalam Kitab Arrisalah al-Qusyairiah disebutkan arti FANA' ialah :
Lenyapnya sifat-sifat basyariah (pancaindera)

Maka siapa saja yang telah diliputi Hakikat Ketuhanan sehingga ia tidak lagi melihat pada Alam baru, Alam rupa dan Alam wujud diri ini, maka ia dikatakan telah FANA' dari Alam Cipta.
_
FANA' berarti hilangnya sifat-sifat buruk (maksiat lahir dan maksiat batin) dan kekalnya sifat-sifat terpuji (mahmudah).
_
FANA' itu :
lenyap segala-galanya,
lenyap Af’alnya/perbuatannya (Fanun Fil Af’al),
lenyap Sifatnya ( Fanun Fis-Sifat),
lenyap Dirinya (Fanun Fiz-Dzat)
Oleh karena itulah ada kalangan ahli-ahli Tasawuf berkata:
“TASAWUF itu : mereka yang telah memahami hakikat FANA' dari dirinya dan BAQA' dengan ALLAH karena kehadiran HATI mereka bersama ALLAH”.
🌑
Sahabat Rasulullah yang banyak menjelaskan tentang ‘ FANA ’ ialah Sayyidina Ali, salah seorang sahabat Rasulullah yang terdekat, yang di i'tiraf oleh Rasulullah sebagai ‘Pintu Gedung Ilmu’.
_
Diantaranya :
“Di dalam FANA'ku, leburlah ke- FANA-anku, tetapi di dalam ke- FANA'an itulah bahkan aku mendapatkan ENGKAU AL-HAQ”.
_
Demikianlah ‘ FANA; ditanggapi oleh para kaum sufi secara baik, bahkan FANA itulah yg merupakan pintu bagi mereka yang ingin menemukan ALLAH (Liqo' ALLAH) bagi yang benar-benar mempunyai keinginan dan keimanan yang kuat untuk bertemu dengan ALLAH (Salik).
_
Firman ALLAH :
“Maka barangsiapa yang ingin akan menemukan Tuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amalan Sholeh dan janganlah ia mempersekutukan siapapun dalam beribadat kepada ALLAH (Surat Al-Kahfi 110)
🌑
Untuk mencapai Liqa' ALLAH dalam ayat yang tersebut di atas, ada 2 kewajiban yang harus dilaksanakan yaitu :
1. Mengerjakan amalan sholeh dengan menghilangkan semua- sifat-sifat yang tercela dan menetapkan dengan sifat-sifat yang terpuji yaitu TAKHALI dan TAHALI.
_
2. Meniadakan/menafikan segala sesuatu termasuk dirinya sehingga yang benar-benar WUJUD/ ISBAT hanya ALLAH semata-mata dalam beribadat..~> Itulah artinya memFANA'kan diri.
_
Para Nabi-nabi dan wali-wali seperti Sheikh Abu Qasim Al-Junaid, Abdul Qadir Al-Jailani, Imam Al-Ghazali, Ab Yazid Al-Busthomi sering mengalami keadaan “FANA” FILLAH dalam menemukan ALLAH .
🌑
Seperti Nabi Musa alaihisalam ketika ia sangat ingin melihat ALLAH maka baginda berkata yang kemudiannya dijawab oleh ALLAH Ta'ala sbg berikut;
“Ya Tuhan, bagaimanakah caranya supaya aku sampai kepada MU ?
Tuhan berfirman:
"Tinggalkan dirimu/lenyapkan dirimu (FANA'), baru kamu bisa sampai padaKU.”
🌑
Kata-kata Hikmah Dari Wali-wali ALLAH yang telah mengalami FANA'
Ada seorang bertanya kepada Abu Yazid Al-Busthomi
“Bagaimana tuan habiskan masa pagimu ?”.
_
Abu Yazid menjawab:
“Diri saya telah hilang (FANA') dalam mengenang ALLAH hingga saya tidak tahu malam dan siang”.
_
Satu ketika Abu Yazid ditanya seseorang ttg bagaimanakah kita bisa mencapai ALLAH. Beliau menjawab :
“Sirnakalah diri kamu. Di situlah terletak jalan menuju ALLAH . Barang siapa yang melenyapkan (FANA') dirinya dalam ALLAH , maka yg didapati bahwa ALLAH itu segala-galanya”.
_
1 : TAUHIDUL AF'AL
2 : TAUHIDUL SIFAT
3 : TAUHIDUL ASMA
4 : TAUHIDUL ZAT
🌑
Dan suatu riwayat mengatakan sebagai berikut :
FANA'IL AF'AL FANA'IL SIFAT dan FANA'IL ZAT.
_
Tauhidul AF'AL itu seperti engkau berkata ;
LAFA'LUN ILLA FI’LULLAH
Artinya :
"tidak ada yg mempunyai perbuatan melainkan perbuatan ALLAH Ta'ala semata didalam Hakikatnya".
🌑
Tauhidul SIFAT itu seperti engkau berkata, dan engkau i'tikatkan didalam hatimu :
IA KUDRAT, IRADAT, ILMU, HAYAT, SAMA, BASHAR, KALAM
Artinya ;
"Tidak ada yg mempunyai Kuasa, Berkehendak, Tahu, Hidup, Mendengar, Melihat dan Berkata-Kata.. Melainkan semuanya itu berasal dari ALLAH Ta'ala juga pada hakikatnya".
🌑
Tauhidul DZAT itu seperti engkau berkata dan engkau I'tikatkan didalam hatimu ;
LA MAUJUDA ILLALLAH
Artinya :
"Tidak ada yang Ujud didalam Alam ini melainkan ujud ALLAH Ta'ala semata-mata pada Hakikatnya", karena semua Alam (Ujud alam) ini tidak Maujud dg sendirinya, tetapi berdiri Ujud pada Ujud ALLAH aza wazalla.
🌑
Ke 4 dalil Shuhudul Kasyrah, seperti telah diuraikan pada post terdahulu, yaitu :
Pandang Yang Banyak Didalam Satu dan Pandang Yang Satu Didalam Yang Banyak.
_
Maka pandanglah bahwasannya Ujud sekalian Alam ini berdiri pada Ujud ALLAH Ta'ala, Tidak ada yg Maujud dg sendirinya dan Pandang olehmu bahwasannya ALLAH Ta'ala itu Maujud didalam sesuatu yang Maujud.
_
maka sertakan Pandangmu itu dengan Pandang :
"Pandang yang Rahasia yaitu yang Didalam HATI"
Jangan pandang yang dibangsakan dengan perkataan dan lafadz, itu tidak dpt memberi faedah.
🌑
Artinya pandanglah olehmu bahwasannya ALLAH Ta'ala itu Maujud di dalam tiap-tiap sesuatu yg Ujud...
Yaitu pandang HAWIYAHNYA, QIYAUMAHNYA dan KUDRATNYA serta kebesaranNYA dan tidak ada diambil tempat dan ALLAH Ta'ala itu tidak menjadi rupa sesuatu, Karena ALLAH Ta'ala
LAISAKAMISLIHI SYAI’UN WAHUWASSAMI’UL BASHIR
Artinya ; "Tidak ada yg menyamai ALLAH Ta'ala dg sesuatu apapun dan DIA mendengar lagi melihat segala pekerjaan, baik yang zahir maupun yang bathin".
_
Dan ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya keadaan kita itu selama-lamanya tetap didalam ILMUNYA ALLAH TA'ALA
demikianlah sebenar-benarnya I'tikad kita, dan itulah I'tikad para Nabi-Nabi ALLAH, para wali ALLAH dan I'tikad semua orang yang Sholih, maka janganlah kita berubah dari I'tikad ini, supaya sampai kepada jalan
FANAFILLAH dan BAQABILLAH
🌑
Artinya ; GHAIB KITA DIDALAM ALLAH TA'ALA dan KEKAL ADANYA DENGAN ALLAH TA'ALA.
_
Supaya nggak rancu dlm pemikiran Artinya GHAIB itu ialah HAPUS
HAPUS itu tidak ada lagi kelihatan ZAT kita, kecuali ZAT ALLAH Ta'ala semata.
_
Begitulah hendaknya I'tikad dan pandangan kita,
seperti ombak..
Ia bernama ombak di laut, sebab ia bernama laut, tetapi pada hakikatnya ia adalah AIR juga.
Maka dari itu 3 namanya, hakikatnya tetap berasal dari yg 1 juga.
🌑
Seperti besi didalam Api,
maka hilanglah besi itu oleh api, tidak kelihatan lagi ujud besinya, hanya keadaan api itulah yang semata mata kelihatan, zatnya, sifatnya dan Af'alnya..
Maka apabila ditetapkan keadaan tsb dan disesuaikan dg keadaan kita, niscaya hilanglah keadaan kita itu,
maka tidak ada lagi dan sampailah kita pada jalan FANAFILLAH dan BAQABILLAH.
🌑
Maka apabila kita tidur akan terlihatlah oleh kita dgNYA lah kita bertemu.
_
TUDIBBUL BADANI HAJJA ALA QALBI
"hancurlah badan jadilah hati".
🌑
TUDIBUL QALBI SHARARROHI
"hancurkan hati jadikan roh".
🌑
TUDIBURROHI SHARANNURU
"hancurkan roh jadikan Cahaya"
🌑
Ialah AKU ALLAH (dalam Diam). Aku yang sebenarnya Rahasia MARKUM MANUSIA, ya di dalam HATImu itu...
HATI manusia itu seumpama cermin, maka apabila ditilik/dilihat dg benar didalamnya, maka akan kelihatanlah Tuhan-nya, dari Rahasia-NYA
Karena rupa kita yang bathin itulah yang diakui ALLAH, Rupa Dari Rahasia-NYA, karena dalil menyatakan :
"Insan itu RahasiaKU, RahasiaKU" itu SifatNYA..
SifatNYA itu Tidak lain daripada Ujud AKU Yang wajib Ujud Adanya".
🌑
ALQALBUHAYATI SYIRRI ANA ILLA ANA
Artinya : "Didalam Akal itu ada Hati, didalam Hati itu ada Roh, didalam Roh itu ada Sirr, didalam Sirr itu ada AKU".
_
AKU RAHASIA SEGALA MANUSIA, YANG ADANYA DIDALAM HATI.
_
Ketahui olehmu wahai Shaleh... Inilah orang yang sebenar-benarnya mengenal ALLAH Ta'ala
🌑
MAN ARAFALLAHU FAHUWA ALLAH
Barang siapa mengenal ALLAH yaitu bernama ALLAH MUHAMMAD.
_
MUHAMMAD ALLAH Hakikatnya (Tunggal)
BUTA SELAIN DZAT ALLAH


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Kehidupan Sejati

 14 Maret 2018


KEHIDUPAN SEJATI

Tujuan hidup kita yaitu SELAMAT, yang juga mempunyai makna Widada yaitu selamat dimana saja dan kapan saja, hingga selama-lamanya... aamiin jiahahaahaa
Suatu keselamatan yang bebas dari ruang dan waktu.
Oleh karena itu konsep Neraka dan Sorga pada mulanya tidak dikenal, konsep yang ada dan digunakan adalah Rahayu
Dalam konsep Rahayu ini terkandung kebenaran, keselamatan, kebaikan, dan ketepatan.
Jadi kehidupan yang Rahayu adalah hidup yang teratur, tertib, sejahtera, sehat, indah, dan penuh kebajikan.
🌑
Hidup di dunia ini hanya untuk meminum air (kehidupan), hanya datang untuk minum, sehingga dengan minum itu kita mempunyai tenaga untuk melanjutkan perjalanan
Perjalanan kemana ?
Perjalanan ke kehidupan Sejati !
Yaitu hidup yang tidak tersentuh oleh kematian, yang dalam istilah Islam disebut Akhirat..
Dan akhirat sebenarnya tidak harus datang setelah alam raya ini hancur.
Karena akhirat yang sebenarnya adalah “keadaan” yang bisa di alami sekarang ini, ia tidak terikat waktu, bukan dulu atau nanti.
Karena hidup sekarang ini merupakan wahana (Jalan) untuk menuju keKEHIDUPAN SEJATI, hidup yang rahayu
Maka dalam hidup sekarang ini, manusia harus tahu dulu pintu-pintu atau jalan yang harus dilewati...
Manusia harus mengetahui dengan benar air apa yang di minum, jangan sampai minum air yang kotor atau mengandung racun... he..he..hee..
🌑
Adapun jalan yang harus dilewati/ dilalui itu adalah JALAN HATI.
HATI yang bisa mencapai kebenaran, HATI yang demikian itu harus bebas dari berbagai penyakit atau kotoran, tanpa pamrih dalam bertindak, tidak dengki dan mendengki, HATI yang pemaaf..
Sombong.., sudah jauh-jauh harus ditinggalkan, tidak dumeh, tidak mentang-mentang berkuasa atau punya kuasa, lalu berbuat semaunya.
Tentunya jika HATI yg sudah lurus itu tercermin dalam perilakunya, HATI yg sudah lurus itu tercermin pd tutur katanya, HATI yg sudah lurus itu terrefleksi dalam cahaya wajahnya, dan terpantul dalam suaranya ketika berbicara !.
Dalam kondisi HATI yg sudah lurus itu, yang jernih tsb seseorang akan dapat melihat jalan hidup yang harus di laluinya.
Dengan HATI yg sudah lurus itu, yang tulus, kita yang sekarang hidup di alam dunia ini, harus berusaha mengetahui RAHASIA ALAM.
RAHASIA ALAM yang paling rahasia adalah pintu-pintu KEMATIAN..
Setiap orang menyadari bahwa dirinya pasti MATI.
🌑
MANUSIA SEJATI merupakan kenyataan yang satu, karena itu ia berasal dari Agama Islam, Hindu, Budha atau yang lainnya, satu wujud Cuma namanya yg berbeda..!!
Tak perlu mempermasalahkan nama, kemanusiaan adalah Universal !
Tak ada satupun Kitab Suci yang mengklaim, bahwa hanya dirinya yang menjadi petunjuk bagi manusia, justru yang ada ialah penafsiran manusia terhadap Kitab Suci.
MANUSIA SEJATI mempunyai Sifat 20 ALLAH...
WUJUD, QIDAM, dan BAQA adalah hak bagi MANUSIA SEJATI .
Manusia dapat disebut hidup sejati bila dia dapat mengekspresikan dirinya tidak dikuasai oleh orang lain, bahwa didalam ini manusia berinteraksi dengan yang lain, itu merupakan kodratnya, tapi manusia tidak boleh saling menguasai dalam kehidupan ini..
🌑
Menguasai orang lain itu sama halnya dengan melanggar Hak Hidup.
- Hidup bersifat QIDAM dari dulu
ini hidup dalam arti yang hakiki, bukan hidup dalam arti fisik/ jasmani sebagai kenyataan, bakat dan potensi manusia bukanlah warisan dari orang tuanya, juga tidak diterima dari orang lain..
Hidup merupakan hak dalam dirinya, karena itu bila kehidupan di bumi sekarang ini, wujud dari hidup sejati, setiap orang akan bisa mengekpresikan bakat dan potensinya.
🌑
- Hidup juga bersifat BAQA = KEKAL
berarti hidup tak tersentuh kematian.
Tapi di bumi ini hidup telah terperangkap oleh badan jasmani yang dapat mengalami kematian.
Sifat BAQA manusia telah terbungkus oleh badan yang bersifat bangkai, akhirnya hidup mengalami keterbatasan, ada duka, derita, sengsara, sakit, Neraka dan Sorga saling mengisi satu sama lain, ada bahagia dan nestapa yg saling menutupi.
BAQA juga berarti tetap.
MANUSIA SEJATI ini tetap dari awal hingga akhir.
Secara jasmani, dia memang merasakan sifat-sifat kejasmanian, seperti duka, bahagia, sakit, dan sehat dll.
🌑
Hidup di bumi manapun jika kita masih terbungkus badan jasmani, kita akan tetap tersentuh duka, meskipun di dalam Sorga..!
lhoo... khan di Sorga manusia tidak mengalami keletihan, tidak tersentuh kematian, dan bahagia terus menerus ?.
Jika seandainya kita yakin Sorga seperti itu, bisa memilih kesenangan apa saja didalamnya, tak putus-putus pohon berbuah, penghuninya dapat memetik buahnya dengan mudah, bidadari dan bidadara berada di sekililingnya, tapi selama itu berupa hiburan dan kesenangan dari luar dirinya, maka penghuni Sorga akan pilih-pilih mana yang lebih menyenangkan
artinya apa ?
berarti di Sorga pun kita masih ada Duka.
🌑
Dalam satu hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berasal dari Sahabat Anas bin Malik R.a. disebutkan :
“Bahwa ada orang yang dimasukan kedalam Sorga karena Mati Syahid, tapi saat di Sorga dia minta di kembalikan lagi ke Dunia untuk mati Syahid 10 kali... ternyata orang yang mati syahid itu tidak puas dengan Sorga yang dihuninya, karena yang ia inginkan adalah Sorga yang lebih nikmat.
_
Jadi jelas bahwa selama diri manusia itu masih menemukan badan jasmaninya, ia tak akan bisa lepas dari duka dan derita, meskipun ia telah menemukan berbagai macam kenikmatan.
🌑
MANUSIA SEJATI itu bersifat BAQA, MANUSIA SEJATI tak bergeming dengan adanya bahagia dan derita di dunia...
Tak terpengaruh oleh duka dan sentosa..
MANUSIA SEJATI menyadari bahwa DUNIA itu FANA, TIDAK.BAQA !.
Derita, duka dan nestapa itu lenyap bila ia mampu menjadi MANUSIA SEJATI..
Di bumi hanya senantiasa untuk memenuhi kewajibannya, tidak mau konflik, apalagi Cuma konflik pandangan... haa..haaa..
Orang yang suka berebut pandangan entah itu karena beda Agama, kepercayaan, suku, Ideologi atau apapun lah yang bisa menimbulkan konflik, itu sama saja dengan orang yang berebut kulit tanpa isi, berebut tulang tanpa daging.
🌑
WUJUD, QIDAM, BAQA adalah Hak hidup seseorang.
Sifat MANUSIA SEJATI berbeda dengan yang baru atau Mukhalafatun Lilhawaditsi, ia memang dilahirkan sebagai Bayi yang baru, tetapi setelah dia dewasa dan nglakoni, mengamalkan HIDUP SEJATI, dia memang unik.
Dia berbeda dengan manusia umumnya yang masih mengejar kenikmatan duniawi. Dia tidak ikut menderita bila ada bencana atau musibah.
Berbeda dengan sesuatu yang baru adalah kemandirian, orang tidak disebut mandiri bila masih tergantung kepada orang lain, fisik memang bersifat baru, tapi jiwanya berbeda dengan segala yang baru.
🌑
Amal Saleh adalah buah bagi MANUSIA SEJATI, dia beramal bukan karena ingin masuk Sorga, ataupun dia beramal karena takut akan ancaman Neraka. Ia yakin dan tahu bahwa tak ada Neraka yang hinggap pada diri MANUSIA SEJATI.
Kesalehan adalah Budhi Pekerti.
MANUSIA adalah KHALIFAH ALLAH, MANUSIA berbuat kesalehan merupakan wujud KHALIFAH ALLAH di bumi, tak ada konpromi antara Kesalehan dan Neraka. Oleh karena itu tak perlu ada yang diharapkan dan tak perlu ada yang di takuti.
AMAL SALEH SEJATI memang amal yang tumbuh dari HATI NURANI.
MANUSIA SEJATI adalah sifat QIYAMUHU BI NAFSIHI, dimana hidupnya tidak ingin di topang atau dibantu orang lain, apalagi membebani. Dia tidak merugikan orang lain.
Tetapi bagi orang yang masih tertutup pintu hatinya, kehadirang seorang yang mandiri ini, dianggap merugikan dirinya, karena dipandang mengurangi kewibawaannya, karena orang yang mandiri itu tidak tunduk pada kekuasaan ataupun perintah orang lain.
Ia indah bukan untuk dirinya tapi bagi mereka yang memandangnya, bukan agar dikagumi.
Keindahannya sebagai manifestasi (perwujudan) kemandiriannya.
Kehadirannya, sebenarnya berkah bagi sekelilingnya, berkah bagi bumi.
Agamanya adalah Agama Sejati, yang tumbuh dari dalam dirinya.
🌑
Semua MANUSIA SEJATI bersifat WAHDANIAT, mereka bersatu walau berbeda-beda tetapi satu tujuan yakni Tak ada kebenaran yang mendua, perbedaan yg ada hanyalah pancaran KEAGUNGAN-NYA.
Jadi HIDUP SEJATI atau HIDUP HAKIKI merupakan wujud Haq kemandirian dan Qodrat yang di sifati dengan Sifat 20 ALLAH.
Dengan demikian sifat QUDRAT, IRADAT, SAMA', BASHAR, KALAM, ILMU dan HAYAT, merupakan Sifat QUDRAT dari MANUSIA SEJATI.
Dia sadar bahwa DIRInya merupakan QUDRAT .
🌑
Wujud dari QUDRAT, adalah kuasa yang ada di dalam BENIH DIRI.
QUDRAT itu tersimpan di dalam Biji, Yakni benih dari manusia itu sendiri.
Karena itu WAHDANIAT disebut “ SIJI SAWIJI ” yaitu satu bagaikan biji.
Biji yang tampak mati itu bila di lingkungan yang subur, akan tumbuh akar, batang, daun dan akhirnya berbunga dan berbuah, begitupun jg dg perkembangan manusia.
Pertumbuhan dan perkembangan dirinya itu merupakan QUDRAT, bukan orang lain yang memberikan kekuasaan, juga bukan ibunya.
Orang lain hanya memberikan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhannya.
🌑
MANUSIA SEJATI memiliki QUDRAT, Dia tidak tunduk dibawah kekuasaan siapapun, tapi juga tidak menundukan siapapun. Tidak merugikan dan tidak pula dirugikan.
MANUSIA SEJATI adalah manusia yang berkehendak, berbudhi luhur, dan bukan dibawah kehendak orang lain.
Dia berbuat baik, beramal saleh, bukan karena di iming-iming Sorga oleh orang lain, juga bukan karena di takut-takuti Neraka.
Semua tumbuh dari IRADAT-nya sendiri. BERBUAT BAIK.ITU MEMANG KESADARAN HIDUPNYA.
QUDRATdanIRADATMANUSIA SEJATI adalah untuk MENJALANI KEBAIKAN.
Mendengar dan mendengarkan suara ILAHI, melihat dan menyaksikan kebenaran, berkata dan senantiasa berbicara tentang kenyataan, tahu dan selalu mengetahui yang benar. Hidup seperti itu QUDRATnya MANUSIA SEJATI.
🌑
Sifat 20 ALLAH juga dapat menjadi keinginan duniawi yang melelahkan, apabila sifat ini dikuasai oleh PANCA INDERA.. bukan MANUSIA SEJATI yang tercipta, tetapi yang ada hanyalah MANUSIA² yang DURHAKA.
Semua sifat Mulia tadi menjadi kotor dan racun bagi kehidupan.
Apa tidak beracun, bila keinginan manusia menjadi IRADAT tanpa arah ?
Keinginan yang terbentuk karena berbagai warna dan bentuk ilusif dunia ini.
Keinginan yang demikian ini, yang membuat manusia menjadi nestapa hidup di dunia, baik di darat dan di laut manapun, di angkasa akan rusak binasa akibat ulah manusia yang telah mengumbar NAFSU dan IRADAT-nya tanpa arah.
HIDUP itu HARUS SEJIWA dengan DZAT-NYA, berBUDI PEKERTI seperti BUDI PEKERTI-NYA.
HIDUP WAHDANIAT, wujud hamba hanya sebagai wadah bagi keberadaan-NYA, dalam keadaan demikian manusia akan menjadi arif dan bijaksana.
Bila manusia sudah MANUNGGAL dengan Gusti-NYA, maka sungguh hanya manusia yang merupakan eksistensi-NYA ( KEBETADAAN-NYA ).
🌑
Bumi dan langit menjadi milik MANUSIA SEJATI, segala daya yang ada di luar dirinya tidak mengikat keberadaannya, karena bumi dan langit itu miliknya, sarang kehidupannya. Maka dia serta merta menjaga dan memeliharanya
Apa ada manusia berbudi yang merusak tempat tinggal sendiri ?.
Sifat 20 ALLAH, HARUS TUMBUH DARI DALAM DIRI, bukan sifat yang dirangsang oleh INDERAWI/ NAFSUnya.
Sebab segala yang tumbuh karena rangsangan INDERA/ NAFSU, akan mendorong keinginan yang melampaui batas.
Bukankah di dalam tubuh manusia ada batas-batasan, seperti minum untuk hidup, tetapi bila minumnya berlebihan akan membuat sakit
Untuk hidup manusia perlu makan, tapi kalau yang dimakannya berlebihan, maka makanan itu akan menjadi racun/sumber penyakit bagi tubuh, dan akhirnya sama saja dengan membunuh jasad diri sendiri.
🌑
Orang hidup pasti punya keinginan, sama dengan makan, KEINGINAN ITU DIPERLUKAN UNTUK HIDUP...
Bayangkan jika orang tidak mau makan dan minum, maka tidak akan ada energi/tenaga untuk hidupnya.
Tapi keinginan untuk makan dan minum itu harus tumbuh secara alami, sesuai dengan keperluannya.
Namun indera kita mendorong keinginan manusia tanpa arah dan tanpa batas, yang akhirnya apa ?.
KEINGINAN dapat meracuni kehidupan manusia, yang akhirnya manusia mati dalam belenggu keinginan HAWA NAFSU atau KEINGINAN DILUAR KENDALI.
Inilah yang akan menjerat kehidupan manusia di ALAM BARZAKH, yakni ALAM ANTARA 2 KEHIDUPAN.
🌑
Hal inilah yang disebut sebagai NERAKA DUNIA.
Orang jatuh kedalam NERAKA DUNIA, karena ditarik oleh PANCA INDERA, menuruti NAFSU CATUR WARNA yaitu HITAM, MERAH, KUNING, dan PUTIH, dalam jumlah yang besar sekali, masuk kedalam JIWA RAGA.
Jadi walaupun RAGAnya sudah hancur binasa, JIWAnya masih terikat HAWA NAFSU...
Sungguh tersiksa dan merana...

Alim Lam Mim

 
 
ALIF LAM MIM

🌑
Sesungguhnya ALIF - LAM dan MIM itu adalah rangkaian huruf yang tidak digabung menjadi satu kalimat.. tidak menjadi a'lamu, alaimun atau almun, dsb akan tetapi yang dibaca adalah huruf ALIF - LAM - MIM .
Mengapa begitu ?
Ketahuilah,
jika yang dibaca itu adalah huruf, maka yang dikupas adalah huruf-hurufnya.
Hal yang paling mendasar dalam kajian huruf adalah menelisik bagaimana proses keluarnya huruf itu.
🌑
Dalam pengajian tingkat dasar, belajar menyebut keluarnya huruf itu disebut dengan MAKHRAJUL HURUF.. dari sana nanti akan muncul kategorisasi huruf.
Jika huruf itu menjadi sebuah kata dan digabung dengan kata lain, maka ia menjadi kalimat, disebut juga dengan MAQOLAH.
🌑
Bagaimana proses keluarnya huruf-huruf ALIF - LAM - MIM ?
🌑
ALIF
Sesuai dengan kategorisasinya, huruf ALIF itu termasuk ke dalam kategori huruf HALQIYYAH, yakni huruf yang keluar dari tenggorokan.
HALQIYYAH adalah majroth tho’aam wasy syurb artinya HALQIYYAH itu adalah tempat mengalirnya makanan dan minuman, disebut juga dengan tenggorokan..Disitulah letak dan sumber keluarnya huruf ALIF.
Ada beberapa huruf lain yang dikategorikan sama dengan huruf ALIF, diantaranya ‘AIN, GHAIN, HAA, KHAA.
🌑
LAM
Huruf LAM itu termasuk ke dalam kategorisasi huruf DZAULAQIYYAH yang artinya masy’aruth tho’aam wasy syurb, yakni tempat merasakan makanan dan minuman.. yg terletak di ujung lidah.
Tidak banyak huruf yang termasuk ke dalam huruf DZAULAQIYYAH ini, kecuali RA dan NUN.
🌑
MIM.
Huruf MIM itu terletak dan berasal dari perpaduan dua bibir dan dikategorikan sebagai huruf SYAFAWIYYAH.
Yang termasuk ke dalam kategori huruf SYAFAWIYYAH adalah huruf BA'.
🌑
Jika kita telisik bahwa Kitab itu diisyaratkan dengan huruf ALIF - LAM - MIM adalah sebuah keterkaitan antara diri manusia dengan Tuhan.
Maka ALIF - LAM - MIM adalah sebuah proses turunnya Wahyu..
Dari tenggorokan, lalu bergeser ke ujung lidah dan keluar melalui rongga mulut (perpaduan dua bibir).
Sesuatu yang keluar melalui ketiga tempat itu membuat keramaian dunia.. disebut juga dengan KALAM.
Ketika KALAM itu disadari berarti KALAM telah membuka tabir dimana dirinya itu berada..
KALAM keluar bersama NAFAS, karenanya tak ada suara jika tak keluar bersama NAFAS .
Huruf ALIF yang berada ditenggorokan adalah simbolisasi keberadaan Tuhan yang sejalan dengan bunyi ayat :
“Dan sesungguhnya KAMI telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan KAMI lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS Qaaf 50 : 16).
🌑
Tenggorokan ini adalah sumber suara sebuah ucapan (pita suara) dan digerakkan oleh nafas.. Karena itu, KALAM diolah oleh NAFAS, dimodifikasi oleh lidah dan dikeluarkan oleh mulut.
KALAM dan NAFAS yang keluar melalui tenggorokan adalah sebuah hukum yang mengatur dan menentukan kadar ucapan dan NAFAS seseorang sehingga ia dikatakan berbuat sebagaimana tulisan taqdirnya di alam awang uwung (lauhul mahfuudz).
Karena itu,
pada sisi ini semua ucapan manusia adalah "Qur’an" atau "wahyu Tuhan" dalam kadar tertentu yang menjadi hukum bagi dirinya sendiri.
🌑
Ucapan manusia adalah hukum Tuhan yang membuat manusia dituntut untuk mempertanggungjawabkan setiap KALAM yang diucapkannya.
Jika buruk ucapannya, entah itu karena amarah nafsu, dsb, maka buruk pula kadar dirinya dan buruk pula hukum Tuhan terhadap dirinya.
Jika bagus ucapannya, maka bagus pula kadarnya dan hukum Tuhan terhadap dirinya.
Suara yang membentuk sebuah ucapan dan didorong oleh NAFAS ditentukan oleh AKAL PIKIRAN sehingga setiap kalimat merupakan realitas KESADARAN.
Semakin dalam KESADARANnya akan setiap kalimat, semakin dalam pula dirinya mengenal Tuhan.
🌑
Namun setiap kalimat itu tetaplah menunjukkan mekanisme hukum Tuhan yang menjerat manusia baik disadari atau tidak.
Kalau begitu, apa kaitan akal dengan ucapan ?
Renungkan saja sendiri jawabannya yaa...
Huruf ALIF itu adalah hakikat DIRI atau ROH atau NYAWA kita yg sebenar-benarNYA, dan huruf ALIF itu adalah Martabat DZAT
Huruf LAM itu adalah hakikat JIBRIL atau PERANTARA atau PESURUH atau RASUL
Huruf MIM itu adalah hakikat NUR MUHAMMAD, nama bagi NUR yg CERAH lagi TAJALLI
sehingga maknanya adalah untk kembali menemui Asalnya yaitu ALLAH SWT
maka BERDIRI ia dengan sendirinya seperti huruf ALIF.
RUKUK ia dengan sendirinya seperti huruf LAM.
SUJUD dan DUDUK ia dengan sendirinya seperti huruf MIM
itulah yg dinamakan keberadaan jalanNYA ilmu ALIF- LAM- MIM
🌑
"ALIF LAM MIM. Itulah Kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, menjadi petunjuk bagi orang bertaqwa”. (QS Al Baqarah 2 : 1-2)
Dalam ayat tersebut diisyaratkan bahwa Kitab itu adalah ALIF LAM dan MIM
Kata “dzaalika” adalah ism isyarah (kata tunjuk) yang menunjukkan bahwa Kitab yang kemudian disebut sebagai AL-QUR'AN itu adalah ALIF, LAM dan MIM.
🌑
Mengapa ALIF dan MIM dikatakan sebagai Kitab ?
"Sebenarnya, AL-QUR'AN itu adalah ayat-ayat yang jelas di shudur orang-orang yang diberi ilmu . Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat KAMI kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al Ankabut : 49)
“dan (ini) sesungguhnya AL-QUR'AN yang sangat mulia, dalam kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfudz), tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.” (QS Al-Waqi’ah : 77-79)

Berburu Cahaya Dalam Kehidupan

 
BERBURU CAHAYA DALAM KEHIDUPAN

Doa itu janganlah disamakan bagai obat yang hanya digunakan ketika sakit, jadikan doa itu bagaikan udara yang setiap saat kita gunakan untuk bernafas. Berhentinya kita menghirup udara adalah tanda kematian akan segera tiba. Doa itu harus senantiasa kita panjatkan sebagai tanda keterhubungan kita dengan as-Shamad, Dzat Yang Menjadi Tempat Meminta.

Lupa atau enggan berdoa adalah tanda-tanda penyakit hati.
Seringkali keengganan berdoa itu merupakan potret arogansi diri, perasaan bisa hidup sempurna tanpa Tuhan dalam hidupnya.

Mungkin pula keengganan berdoa itu adalah karena keputusasaan yang disebabkan pola pandangnya yang sempit dan terbatas dengan menganggap kini adalah kini yang tak berkaitan dengan masa lalu dan masa depan.

Bisa jadi pula kelalaian berdoa disebabkan oleh "butanya" hati yang tak mampu melihat yang tak terlihat mata berupa hukum kekuasaan dan hukum perubahan yang merupakan bagian dari hukum alam.

Begitu banyak yang melupakan al-Qadiir, Dzat Yang Maha Kuasa, hanya karena mendekat pada orang yang memiliki kekuasaan kecil sesaat, sebagaimana banyak yang melupakan ar-Razzaaq, Dzat Pemberi Rizki, hanya karena mengharapkan cipratan harta dari hamba yang kebetulan dititipi rizki.
Allah adalah Sumber Cahaya,
Al-Qur'an adalah cahaya, nabi dan Rasul adalah cahaya, agama adalah cahaya, ilmu adalah cahaya.
Biasanya, cahaya itu dicari banyak orang ketika suasana sudah menjadi gelap. Tak heran jika kajian keagamaan seringkali lebih sepi ketimbang kajian non agama, orang yang datang ke ulama pemilik ilmu lebih sedikit dibandingkan dengan yang datang ke "pemilik" dunia.

Agama, pengajian agama, dan ahli agama serta semua yang berkaitan dengan agama menjadi laku keras ketika musibah dan ujian rata terjadi di mana-mana, ketika kegelisahan dan kegalauan hati menjadi penyakit umum masyarakat dan ketika ancaman kehidupan menyebar ke setiap sudut kehidupan. Masihkah kita menunggu gelap untuk bersama cahaya Tuhan.....????
Salam Nur Illahi.

(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Bila Kita Baik Hati

 
•TERUSLAH BERBUAT BAIK•

Bila kita baik hati,..
bisa saja orang lain menuduh kita
punya pamrih ; tapi bagaimanapun, berbaik hatilah.
Bila kita jujur dan terbuka,..
mungkin saja orang lain akan menipu, tapi bagaimanapun, jujur dan terbukalah.
Bila kita mendapat ketenangan
dan kebahagiaan,...
mungkin saja orang lain jadi iri; tapi bagaimanapun, berbahagialah.
Bila kita sukses,...
mungkin akan mendapat beberapa
teman palsu, dan beberapa sahabat sejati; tapi bagaimanapun raihlah kesuksesan.
Apapun yang kita bangun selama bertahun-tahun bisa jadi akan dihancurkan orang lain
hanya dalam satu malam; tapi bagaimanapun, bangunlah dan teruslah berkarya.
Kebaikan yang kita lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang; tapi bagaimanapun, teruslah berbuat baik.
Bagaimanapun,....
berikan yang terbaik dari diri kita
sebaik-baik yang dapat kita lakukan.
Pada akhirnya,...
kita akan tahu bahwa ini adalah urusan antara kita dan ALLAH SWT,bukan urusan antara kita dan mereka.
Semoga bermanfaat serta menjadi renungan untuk kita semua dalam menjalani hidup menuju keberkahan dan kesuksesan.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Antara Benar dan Merasa Benar


12 Oktober 2018 

ANTARA BENAR DAN MERASA BENAR*

Bagus untuk dibaca dan direnungkan..

Menjadi *Benar* itu penting, namun *Merasa Benar* itu tidak baik.
*Kearifan* akan membuat seorang menjadi Benar, tetapi *bukan* Merasa Benar.

Perbedaan *Orang Benar* dan *Orang Yg Merasa Benar*:
*1*🔅Orang Benar, *tidak akan berpikiran* bahwa ia adalah yg *paling* benar.
*2 Sebaliknya* orang yg *merasa benar*, di dalam pikirannya hanya dirinyalah yg *paling* benar.
*3*🔸Orang *Benar*, bisa *menyadari* kesalahannya.
*4*🔸Sedangkan Orang Yg *Merasa Benar*, merasa *tidak perlu untuk Mengaku Salah*.
*5*🔸Orang *Benar*, setiap saat akan *introspeksi* diri dan *bersikap Rendah Hati*.
*6*🔸Tetapi Orang Yg *Merasa Benar*, merasa *tidak perlu introspeksi*, Karena merasa *paling benar*, mereka cenderung *Tinggi Hati*.
*7*🔸Orang *Benar* memiliki *Kelembutan Hati*. Ia dapat *menerima masukan* dan *kritikan*dari siapa saja, *sekalipun itu dari anak kecil*.
*8*🔸Orang Yg *Merasa Benar*, *Hatinya Keras* Ia *sulit* untuk menerima nasihat dan masukan apalagi *kritikan*.
*9*🔸Orang *Benar* akan selalu *Menjaga Perkataan dan Perilakunya*, serta berucap Penuh *Kehati-hatian*.
*10*🔸Orang Yg *Merasa Benar* : berpikir, berkata, dan berbuat *sekehendak hatinya, tanpa *pertimbangan atau mempedulikan perasaan orang lain*
*11*🔸Pada akhirnya, orang *Benar* akan *dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang*
*12*🔸Sedangkan orang yg *Merasa Benar Sendiri* hanya akan *disanjung oleh mereka yg berpikiran sempit, dan yg sepemikiran dgnnya, atau mereka yg hanya 'sekedar ingin memanfaatkan' dirinya*.
*13🔸Mari terus memperbaiki diri untuk bisa Menjadi Benar, agar tidak selalu Merasa Benar*.
*14🔸Bila kita sudah termasuk tipe Orang Benar, tetaplah dalam Kebenaran dan selalu Rendah Hati*.
Semoga menginspirasi kita....


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Keistimewaan Hari Jum;at

 12 Oktober 2018


*JUMAT.....jumbo iro ati*

Apa saja keistimewaan hari Jum’at?
Bagi setiap umat, ada waktu yang Allah pilih sebagai hari yang jadi pemusatan pikiran untuk ibadah.
Dalam sepekan, hari jum’at adalah hari untuk mengkonsentrasikan diri dalam ibadah.
Di antara yang bisa diamalkan adalah memperbanyak shalawat dan membaca surat Al Kahfi.

Ketika menjelaskan keistimewaan hari Juma’t, Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
Hari Jum’at adalah hari yang disunnahkan untuk memusatkan perhatian untuk ibadah.
Hari Jum’at dibanding dengan hari lainnya memiliki keistimewaan di mana di dalamnya terdapat amalan wajib maupun sunnah.
Allah juga telah memberikan suatu hari bagi setiap umat di mana mereka punya waktu untuk berkonsentrasi dalam ibadah.
Pada hari tersebut, mereka menyendiri untuk beribadah pada Allah.
Adapun hari Jum’at adalah hari ibadah bagi umat Islam.
Hari Jum’at adalah hari yang istimewa dari hari-hari lainnya, ibarat bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dibanding bulan-bulan lainnya.
Waktu dikabulkannya do’a pada hari Jum’at sama halnya seperti bulan Ramadhan yang memiliki satu waktu dikabulkannya do’a yaitu di malam Lailatul Qadar.
Karenanya, siapa saja yang baik pada hari Jum’atnya, maka baik pula hari-hari lainnya.
Begitu pula siapa saja yang baik Ramadhannya, maka baik bulan-bulan lainnya dalam setahun.
Juga siapa yang baik hajinya, maka baik pula umurnya.
Hari Jum’at adalah timbangan baiknya hari dalam sepekan, sebagaimana Ramadhan adalah timbangan baiknya bulan dalam setahun.
Adapun haji adalah timbangan baiknya umur seseorang. Wabillahit taufiq. (Zaadul Ma’ad, 1: 386).
Demikian, semoga bermanfaat.
Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Prinsip Keutamaan


 
 
PRINSIP KEUTAMAAN

Antara lain sebagai berikut :
1. Jika tidak melihat dengan mata kepala sendiri, maka tak perlu gunakan mulut untuk membuktikannya.
2. Untuk hal yang tidak diketahui, langsung katakan "tidak tahu" adalah hal yang paling mudah.
3. Jika orang lain melemparimu batu, jangan melemparkannya balik. Simpan dan kumpulkan untuk membangun pondasi kerajaan mu kelak.
4. Yang dapat ditahan, tahanlah. Yang tidak dapat ditahan, berubahlah. Jika tidak dapat berubah, mengakulah.
5. Hadapilah masalah secara perlahan. Jangan lupa berhenti sejenak saat berbicara. Segala hal akan menjadi lebih jelas.
6. Nyalakanlah cahaya-mu, namun jangan sampai menganggu cahaya orang lain.
7. Setiap orang pasti punya rahasia yang tidak mau dibuka. Jangan pernah memaksa.
8. Banyak orang yang mengerjakan hal yang sama di saat kamu tidak. Tidak berarti kamu salah.
9. Buah yang matang boleh dipetik. Pemikiran yang matang boleh disampaikan.
10. Jika kamu menyadari bahwa kamu salah, maka kamu benar.
11. Lebih baik diam seperti orang bodoh, daripada sekali bicara langsung ketahuan bodoh.
12. Jangan menganggap diri Anda selalu salah, jangan juga menganggap diri Anda selalu benar.
13. Anda tidak dapat menentukan baik buruknya seseorang. Namun Anda dapat menjadi orang baik.
14. Daripada mengatakan orang lain menyakitimu, lebih baik mengatakan diri sendiri harus diperbaiki.
15. Jangan pernah membohongi orang. Karena orang yang bisa Anda bohongi adalah orang yang percaya pada Anda.
16. Hati orang yang dipenuhi dengan pemikirian dan pendapat diri sendiri, selamanya tidak akan mendengar suara orang lain.
17. Orang yang mengerti Anda, belum tentu adalah orang yang perhatian pada Anda. Mungkin dia hanyalah orang yang pintar.
18. Mereka yang menyakitimu, jika bukan lebih kuat darimu, maka lebih lemah darimu. Untuk orang yang lebih lemah darimu, maafkanlah mereka. Untuk orang yang lebih kuat darimu, maafkanlah diri sendiri.
19. Jika Anda ingin mendaki ke tempat yang paling tinggi, gunakanlah kedua kakimu. Jangan menaiki punggung orang, jika tidak, akan mudah dijatuhkan.
20. Jadi orang harus percaya diri, namun jangan berlebihan hingga menjadi arogan. Jadi orang harus rendah hati, namun jangan berlebihan hingga kehilangan kepercayaan diri.
21. Hidup di dunia ini sangat melelahkan, karena banyak orang yang ingin memamerkan hal yang sebenarnya dia tak miliki.
22. Hal yang sederhana tak perlu dipeributkan, hal yang rumit tak usah dikhawatirkan, saat emosi janganlah berbicara, saat marah janganlah membuat keputusan.
23. Jika salah pilih barang, mendapat rugi sesaat. Jika salah pilih orang, menyesal selamanya.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Keajaiban Kukusan Jawa

*KEAJAIBAN KUKUSAN JAWA!!!

_*```NASI DIMASAK PAKAI KUKUSAN AMAN UTK DIABETES```*_

*_"Ojo ngremehke wong Jowo kuno._*
_( Jangan meremehkan orang jawa kuno)_
_Ilmu dan sains mereka sangat tinggi "_
_Diantara sains tingkat tinggi kreasi asli orang Jawa adalah memasak nasi dengan kukusan._
Mengapa ?
*_Ketika nasi dimasak dengan cara demikian, maka semua toksin atau racun kimiawi akibat pestisida dan pupuk urea dimusnahkan._*
*_Sementara bambu kukusan itu bertugas sebagai antioksidan atau pembuang racun karena mengandung silica alami._*
*_Ajaibnya, meskipun kukusan itu berulang-ulang digunakan, zat silicanya malah tambah kuat._!
_"Lihatlah... !_
_Orang China dan Jepang tergila-gila dengan bambu._
*_Alat masak dimsum itu, sejatinya adalah nyontek teknologi kukusan Jawa"._*
_Nah !_
_Dengan cara itu, maka wajarlah orang jaman dulu jarang yg terkena penyakit aneh-aneh._
*_Satu khasiat diantara banyak manfaat cara masak dengan kukusan adalah, nasi tidak lagi menjadi pantangan bagi penderita diabetes._*
_Ini bukan teori tapi sudah dibuktikan oleh banyak orang._
_Termasuk orang Jawa dan keturunannya yang ada di Belanda maupun di negara Suriname._
_Mereka kalau masak masih memakai Kukusan._
_Mulane sak iki masak nganggo kukusan maneh, ben ora ditamoni penyakit terus._
_Monggo dishare semoga bermanfaat._


_*```UNTUK INDONESIA SEHAT DAN SEJAHTERA.```*_



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Hambangun Kapribaden Bangsa Kanthi Budhaya

 
HAMBANGUN KAPRIBADEN BANGSA KANTHI BUDHAYA BUCENG GUYUB

Oleh: Ki Amang Pramoe Soedirdja

1. Jumbuh kalyan dhawuh para Nabi,
para Wali lan para Bentuah,
Suhada' dalah Gurune
Kang nyebarake ngelmu
Pangerane kang Maha Suci
Meling mring para anak
Trusing putu buyut
Leluhur mulyane mulya
Dudu bandha donya ingkang anganteni
Sowan ngarsa Pangeran


1. Berhubungan dengan petuah para Nabi,
para Wali dan para orang suci,
Suhada'dan para gurunya
yang menyebarkan ilmu
Tuhan yang maha Suci
mengingatkan pada para anak
terus ke cucu dan cicit
dan para leluhur yang dimulyakan
bukan harta dunia yang menanti
menghadap pada Tuhan

2. Pra Leluhur sowan ngarsa Gusti
Luwih mulya nalika anulat
Uripe anak turunne
Kang tansah guyub rukun
Reruntungan tulus ing ati
Tan ana Cecongkrahan
Serta tindak dudu
Tulung - tinulung sapadha
Tinebihna saking niat srei drengki
Luputa ing panandhang

2. Para Leluhur yang menghadap Tuhan
Lebih mulia ketika berdoa
hidup anak keturunannya
agar senantiasa hidup rukun dan bersatu
Bersama-sama tulus dalam hati
Tidak ada yang bertengkar
Serta berperilaku tidak baik
Tolong - menolong sesama
Dijauhkan dari niat iri dan dengki
Dihindarkan dari cobaan

3. Buceng Guyub tansah mengku werdi
Tanda gegayuhanne wong tuwa
Nggayuh guyub nak turunne
Lelambang wohing tuwuh
Tetuwuhan lumahing Bumi
Ana pala kesempar
Uga pala gandul
Pala pendhem uga sarta
Rinakit wujud bebucengan sayekti
Nuwuhke kasantosan

3. Buceng Guyub Selalu memiliki makna
Tanda keinginan orang tua
Mencapai kerukunan anak keturunannya
Sebagai lambang buah yang tumbuh
Tumbuh-tumbuhan yang ada di bumi
Ada buah yang muncul di atas tanah
Ada buah yang menggantung
Ada buah yang tertimbun tanah juga
Dirakit dalam wujud buceng yang sesungguhnya
Melahirkan kesentausaan4. Ana maneh kudu di sarati
Mawa kurban sato belehan
Kewan darat wujutanne
Tambahan kewan banyu
Beriberan jo nganti kari
Srana ngedohke balak
Raharja jinangkung
Sumber pitu unjukannya
Mundhut saking sumur tangga kanan kering
Nggo rakete bebrayan

4. Ada lagi yang harus menjadi syarat
Dengan hewan kurban yang disembelih
Wujudnya hewan darat
Ditambah hewan air
Hewan yang terbang jangan sampai ketinggalan
Sebagai sarana menjauhkan malapetaka
Dianugerahi keselamatan
Minumannya diambil dari 7 sumber mata air
Diambil dari sumur tetangga kiri-kanan
Untuk mempererat hubungan

5. Panyuwunan kanthi muja - muji
Marang Gusti muga kasembadan
Kepenak urip burine
Upama sugih mbrewu
Dennya golek kudu nastiti
Aja mung angger nabrak
lali saru siku
Elinga marang piwulang
Sapa nandhur bakal ngundhuh tembe mburi
Kuwi lakonne kodrat

5. Permohonan dengan memuja - memuji
Kepada Tuhan agar dikabulkan
Tenteram hidup di belakang hari
Umpama hidupnya kaya
Hendaknya cara mencarinya harus hati-hati
Jangan hanya sekedar menabrak tatanan
Lupa terhadap perilaku yang tidak senonoh
Ingatlah pada ajaran
Siapa yang menanam bakal memetik di kemudian hari
Itu sudah jalannya kodrat

6. Mula tansah paring sembah Gusti
Gusti ingkang akarya jagad
Awujud bebucenganne
Kang aran buceng guyub
Kang kadamel kanggo mranani
Guyube kulawarga
Trusing anak putu
Tangga teparo diundang
Ndoga bareng saperlu melu ngamini
Guyube kasembadan

6. Maka hendaknya selalu menghaturkan sembah pada Tuhan
Tuhan yang menciptakan alam semesta
Dalam wujud bebucengane
Yang disebut buceng guyub
Yang dibuat sebagai pertanda
Guyubnya keluarga
Hingga anak cucu
Tetangga kiri-kanan diundang
Berdoa bersama agar ikut mengamini
Guyubnya dikabulkan.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Hanya Kepada Allah Kunci Kebahagiaan


 
*Hanya Kepada Allah Kunci kebahagian*
Dunia ini berputar, semua bisa berubah. Sebagaimana angin bisa berubah arah, langkah kaki bisa berubah haluan.

Tak ada yang tetap dalam hidup ini kecuali sesuatu yang sudah menjadi hukum alam.
Perubahan adalah bagian dari hukum alam.

Sejarah hidup manusia mengajarkan kita bahwa semua yang hidup pasti mati, pada saatnya nafas akan terhenti. Sebagaimana kekasih pada waktunya akan berpisah dan pergi, sahabat terdekatpun akan menjauh dan menepi.

Dari anak-anak menjadi tua, ada banyak peristiwa yang menyadarkan bahwa hidup adalah perjalanan dari lemah menjadi kuat dan dari kuat menjadi lemah kembali.
Sebagaimana sehat bisa menjadi sakit, sakitpun bisa menjadi sehat kembali. Semua bisa berubah dan berputar tanpa kita tahu kapan dan mengapa.

Akhirnya, semua akan musnah dan menjadi tiada.

Pantaskan kita menggantungkan bahagia pada hal-hal yang berubah? Kalau ini yang menjadi pilihan, jangan salahkan siapa jika bahagia dalam hidup tak menjadi abadi dan selalu berganti dengan penderitaan.
Gantungkanlah kebahagiaan
 kita hanya kepada Dzat Yang Selalu Hidup tak pernah mati, Dzat yang tak pernah berubah dalam segala sifatnya, yakni Allah.

BersamaNya adalah kebahagiaan puncak yang abadi


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Rahasia Besar kehidupan

 
 
*RAHASIA BESAR KEHIDUPAN*

Di bumi ini ada banyak dimensi kehidupan. Dimulai dari dimensi kasar, yaitu dimensi kehidupan manusia dan mahluk-mahluk lain yang kelihatan mata manusia. Kemudian ada lagi dimensi halus kehidupan mahluk halus yang tak tampak mata, mahluk halus berdimensi rendah, menengah sampai yang berdimensi tinggi. Masing-masing memiliki kehidupan dan dimensi kehidupan sendiri-sendiri.
Adakalanya beberapa pelaku di alam manusia atau yang di alam halus dengan perbuatannya mereka membuat kehidupan manusia dan kehidupan mahluk halus menjadi terkait. Akibat dari perbuatan masing-masing pelaku tersebut bisa menyebabkan kehidupan di dunia manusia, atau kehidupan di alam halus, atau hubungan manusia dengan mahluk halus, menjadi baik, bisa juga menjadi tidak baik.
Meramal kehidupan manusia relatif lebih mudah dibandingkan meramal kehidupan manusia yang di dalamnya ada hubungan kejadian yang disebabkan oleh adanya interaksi mahluk halus. Bahkan seringkali ramalan-ramalan menjadi meleset karena adanya pengaruh perbuatan suatu mahluk halus dalam kehidupan manusia.

Kehidupan manusia yang di dalamnya ada hubungan kejadian yang disebabkan oleh mahluk halus lebih sulit untuk diramal, apalagi meramal kehidupan mahluk halus itu sendiri atau memprediksi perbuatan sesuatu mahluk halus terhadap kehidupan manusia.

Ada banyak sekali perbuatan-perbuatan “kecil” mahluk halus yang mempengaruhi kehidupan manusia, seperti menjadikan manusia sakit, kesambet, ketulah, kerasukan, kesantet, kepelet, mati, atau menjadikan manusia sakti, jaya, kaya raya, makmur berkelimpahan, disukai / dicintai orang, kreatif, berdaya kreasi tinggi, dsb.

Itu adalah contoh perbuatan-perbuatan “kecil” mahluk halus yang mempengaruhi kehidupan manusia.
Bagaimana dengan perbuatan-perbuatan “besar”nya ?

Ketika bencana tsunami di Aceh terjadi, apakah sebelumnya sudah ada yang tahu ?
Ketika gempa bumi besar di Padang, Sumatera Barat, terjadi, apakah sebelumnya sudah ada yang tahu ?

Bencana alam di Lombok dan di Palu Sulawesi......?
Para mahluk halus yang diagung-agungkan sebagai yang 'mbahurekso' di Gunung Merapi tak mampu berbuat apa-apa ketika gunung tersebut batuk-batuk akan meletus. Tetapi gunung tersebut tidak jadi meletus, karena digantikan oleh bencana gempa bumi di Klaten dan Yogyakarta. Apakah sebelumnya sudah ada yang tahu ?

Kejadian-kejadian di atas mungkin saja ada yang dapat mengetahui sebelumnya, karena itu adalah kejadian alam yang terjadi di dunia manusia.
Tetapi,siapa yang tahu pasti bahwa kejadian-kejadian di atas sebenarnya bukanlah kejadian alam biasa ?

Siapa yang tahu pasti bahwa itu adalah contoh perbuatan “besar” mahluk halus dalam kehidupan manusia ?

Siapa yang tahu pasti bahwa kejadian-kejadian di atas adalah “tanda-tanda dari Tuhan” ?
Ada banyak kejadian besar yang dilakukan oleh “alam halus” di dunia manusia. Tetapi karena itu adalah kejadian penting dan memiliki tujuan tertentu, maka sifatnya sangat dirahasiakan yang bahkan para mahluk halus pun tidak mengetahuinya sebelumnya, sehingga tidak dapat memberikan “bocoran” rahasianya kepada manusia. Karena sifat pentingnya, hanya orang-orang atau mahluk halus tertentu saja yang mengetahuinya.

Kejadian-kejadian yang disebut di atas, sebenarnya dengan “wahyu dewa” telah diramalkan oleh seseorang di Jawa sejak ratusan tahun yang lalu. Sebenarnya beliau tidak meramal, hanya menceritakan saja kejadiannya. Tetapi puncak dari ‘ramalan’-nya itu belum terjadi sekarang. Puncak ramalannya itu sebagian sudah terjadi, sebagian lagi sedang terjadi dan sebagian lagi masih akan terjadi.

Ramalan orang tersebut di atas hanyalah bersifat duniawi manusia saja. Mengenai kejadian-kejadian di atas, ada ramalan lain yang lebih mendalam, tidak hanya yang terjadi secara duniawi manusia saja, tetapi juga yang bersifat ‘halus’nya, yaitu latar belakang terjadinya dan pelakunya. Walaupun secara umum orang hanya bisa menginterpretasikan saja kebenarannya, hanya orang dan mahluk halus yang dekat dengan Tuhan saja yang bisa mengetahui kepastian kebenarannya.

Ramalan tersebut dinyatakan oleh Yesus dan muridNya Yohanes pada 2000 tahun yang lalu. Dalam hal ini Yesus tidak meramal, tetapi berdasarkan KuasaNya beliau menyatakan suatu kejadian yang akan terjadi sesuai perkataanNya. Dan muridNya Yohanes juga tidak meramal, tetapi beliau hanya menceritakan saja kejadiannya sesuai dengan ‘penglihatan’ yang diterimanya berdasarkan Wahyu Tuhan.

Dan sesuai perkataan mereka itu, yang terjadi sekarang, yang manusia tidak mengetahuinya, yang terjadi adalah bukan hanya kejadian-kejadian di alam manusia saja, tetapi juga kejadian di alam mahluk halus. Dan terjadi sesuai perkataan mereka : “penguasa-penguasa langit” goncang dan berjatuhan, bukan hanya di dunia manusia saja, tetapi juga di dunia mahluk halus. Dan juga sama seperti ramalan orang Jawa di atas, puncak dari ramalan itu belum semuanya terjadi. Sedang terjadi dan masih akan terjadi.

Sesuai perkataanNya, gempa bumi dan kesengsaraan besar manusia masih akan terjadi. Dan bila waktunya tidak dipersingkat, maka dari semua yang hidup tidak ada satu pun yang akan selamat. Tetapi ini bukan kesudahan dunia. Ini hanyalah awal dari suatu jaman baru. Berita tentang kebenaran dan keselamatan yang dari Tuhan harus diberitakan dahulu ke seluruh penjuru bumi, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.

Segala pengetahuan rahasia tentang kehidupan yang akan terjadi sebenarnya bukanlah hasil kehebatan manusia atau mahluk halus dalam hal ramal-meramal. Semua rahasia yang diketahui manusia itu sebenarnya hanyalah ‘pendaran-pendaran cahaya’ atau “bocoran rahasia” dari sesuatu yang besar, yang hanya diketahui oleh manusia dan mahluk halus tertentu saja yang Tuhan berkenan.
Ramal-meramal yang dilakukan manusia biasanya hanyalah mengenai seputar kehidupan manusia saja. Walaupun mahluk halus juga mempunyai kehidupan dan mempunyai jalan hidup juga, tetapi tidak ada yang meramal tentang mereka, termasuk memprediksi apa saja yang akan mereka lakukan terhadap manusia.

Di bumi ini ada banyak dimensi kehidupan. Dimulai dari dimensi kasar, yaitu dimensi kehidupan manusia dan mahluk-mahluk lain yang kelihatan mata manusia. Kemudian ada dimensi halus, yaitu kehidupan mahluk halus yang tak tampak mata manusia, mahluk halus yang berdimensi rendah, menengah sampai yang berdimensi tinggi. Masing-masing memiliki kehidupan sendiri-sendiri. Mereka semua hidup di alam nyata , alam yang sama dengan alam kehidupan manusia, yaitu alam kehidupan yang sungguh-sungguh terjadi.

Di luar kehidupan yang nyata itu, ada lagi kehidupan lain, yaitu kehidupan maya, yang merupakan cermin gambaran yang terjadi di alam nyata manusia dan mahluk halus. Kehidupan Alam Maya bukanlah kehidupan nyata. Kehidupan Alam Maya tidak sungguh-sungguh diisi oleh mahluk hidup dan tidak sungguh-sungguh terjadi. Kehidupan Alam Maya adalah cermin gambaran kehidupan nyata yang sudah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi.

Sebagai catatan, ada banyak orang menggunakan istilah "alam maya" untuk pengertian-pengertian tertentu. Pengertian dan istilah alam maya yang digunakan Penulis tidak ada hubungannya dengan tulisan atau pengertian orang lain, walaupun sama-sama menggunakan istilah alam maya.
Telah disebutkan sebelumnya dalam tulisan tentang para Dewa, bahwa para dewa mengemban tugas dari Sang Penguasa Alam untuk menuntun dan mengayomi kehidupan manusia di dunia. Para Dewa-lah yang menjaga kerahasiaan kehidupan alam maya ini. Tetapi karena sifat rahasianya, maka tidak semua Dewa mengetahui keberadaan alam maya ini. Hanya Dewa-Dewa tertentu saja yang tahu, beberapa Dewa yang merupakan pemimpin dan pemuka bangsa Dewa, dewa-dewa tertentu yang Tuhan berkenan.

Secara alami semua mahluk halus bisa melihat "kedepan", entah seberapa jauhnya, tapi itu tidak berarti bahwa mereka bisa melihat alam maya itu. Dimensi kehidupan alam maya ini luar biasa tinggi, sehingga tidak ada satu pun manusia dan mahluk halus yang dapat mengetahui keberadaannya dan mampu melihatnya, kecuali yang mendapat perkenan para Dewa. Bahkan juga tidak semua Dewa dapat mengetahui keberadaannya. Termasuk juga para mahluk halus yang berdimensi tinggi dan lebih sakti dari Dewa sekalipun.

Sebagai penggambarannya, ada 2 macam kehidupan, yaitu :
A. Kehidupan Alam Nyata, dan
B. Kehidupan Alam Maya.
A. Kehidupan Alam Nyata

Semua yang dialami / dijalani semua mahluk dalam kehidupan sehari-hari adalah Kehidupan Alam Nyata, yaitu kehidupan nyata manusia dan kehidupan nyata mahluk halus. Kehidupan alam nyata manusia dan mahluk halus dibatasi oleh garis putus-putus. Artinya, sekalipun masing-masing hidup di dunianya sendiri-sendiri, tetapi selalu terbuka peluang untuk manusia dan mahluk halus saling berinteraksi.
"Manusia dan mahluk halus hidup di masa kini.
"Masa lalu adalah sejarah.
"Masa depan masih sebatas prediksi / ramalan.

B. Kehidupan Alam Maya
Kehidupan Alam Maya bukanlah kehidupan nyata. Kehidupan Alam Maya tidak sungguh-sungguh diisi oleh mahluk hidup dan tidak sungguh-sungguh terjadi. Kehidupan Alam Maya hanyalah cermin yang menggambarkan kehidupan nyata yang telah terjadi, sedang terjadi dan akan terjadi.

Gambaran yang ada di dalam kehidupan alam maya seolah-olah adalah kehidupan paralel dari kehidupan di alam nyata. Semua mahluk di dunia manusia dan di dunia mahluk halus, semua yang ada di alam nyata, semuanya tergambar di alam maya. Apa yang telah mereka lakukan, yang sedang mereka lakukan dan yang akan mereka lakukan, semuanya tergambar di alam maya.

Dengan mengetahui yang tergambar di alam maya, Dewa-Dewa tertentu dapat mengetahui semua kejadian di alam nyata pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa yang akan datang.

Dengan mengetahui yang tergambar di alam maya juga para Dewa dapat mengetahui tentang akan lahir atau matinya seorang tokoh manusia yang mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Dan dengan itu pula para Dewa dapat menentukan kepada siapa wahyu-wahyu dewa akan diberikan, sebelum si manusia lahir.

Bagaimana hubungan alam maya dengan alam nyata ?
Semua yang dilakukan dan terjadi di alam nyata adalah perbuatan dan kehendak dari semua pelakunya.

Alam maya sama sekali tidak mempengaruhi kehidupan di alam nyata. Alam maya hanyalah gambaran saja apa yang telah, sedang dan akan terjadi, di alam nyata. Tetapi bila masa depan yang ada di alam nyata dirubah, maka yang terjadi di alam maya juga akan berubah, tidak sesuai lagi dengan aslinya yang seharusnya terjadi. Alam maya hanyalah gambar cermin dari alam nyata. Satu-satunya cara untuk merubah masa depan di alam maya hanyalah dengan merubah yang terjadi di alam nyata, melalui perilaku dan perbuatan manusia dan mahluk halus yang menjadi pelaku-pelakunya.
Dengan mengetahui yang tergambar di alam maya, para Dewa dapat mengetahui semua kejadian di alam nyata pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa yang akan datang, dan menjadi dasar untuk merubah hal-hal tertentu pada masa depan di alam nyata. Tetapi hanya kejadian-kejadian tertentu saja, atau kejadian-kejadian terhadap orang-orang tertentu saja yang boleh diubahnya. Tidak semuanya boleh diubah, dan yang boleh diubah pun hanya sebatas kejadian-kejadian kecil yang menghasilkan kebaikan saja bagi manusia. Itulah aturannya, dan mereka tahu sendiri akibat yang harus mereka tanggung bila mereka melanggar aturan itu. Ubahan besar hanya dapat dilakukan langsung oleh Tuhan dengan "tangan"- Nya.

Salah satu yang boleh diubah para Dewa adalah membuka jalan hidup seseorang, membuka peluang-peluang dan kesempatan untuk dimanfaatkannya, sehingga orang tersebut terangkat kehidupannya dan dapat mencapai kemuliaan hidup. Termasuk juga mengangkat kehidupan seorang manusia biasa menjadi raja atau pemimpin manusia. Walaupun dengan berubahnya jalan hidup seseorang akan ada banyak hidup orang lain yang terhubung dengan orang itu ikut berubah juga, tetapi bisa dipastikan bahwa semuanya menghasilkan suatu kehidupan yang lebih baik. Semua peluang dan kesempatan adalah berkah karunia bagi manusia yang harus dimanfaatkannya secara bertanggung jawab dan penuh syukur. Dan apa pun yang kemudian dilakukan oleh manusia-manusia itu adalah mutlak perbuatan dan tanggung jawab mereka sendiri.

Cara lain yang dilakukan para Dewa yang berhubungan dengan alam maya dan alam nyata adalah menurunkan wahyu spiritual kepada orang-orang tertentu. Orang-orang yang menerima wahyu spiritual tersebut mendapatkan gambaran (penglihatan gaib) tentang kehidupan manusia di manapun di bumi ini, di masa depan, masa kini maupun masa lalu, bahkan bisa sampai ratusan tahun ke depan atau ratusan tahun ke belakang. Dengan wahyu tersebut orang bisa menceritakannya atau menuliskannya dalam bentuk peringatan-peringatan, ramalan-ramalan atau dalam bentuk cerita, termasuk cerita fiksi sejarah dan fiksi futuristik. Wahyu itu juga menginspirasi orang untuk menggali sejarah masa lalu atau menginspirasi untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi untuk kehidupan masa depan manusia yang lebih baik.

Cara lainnya lagi adalah memberikan “pendaran-pendaran cahaya” atau "pembocoran" sedikit rahasia, tentang rahasia kehidupan yang berasal dari dunia maya di atas, sehingga manusia dan mahluk halus yang dapat menangkap "sinyal'- nya seolah-olah memiliki kemampuan "meramal" tentang masa kini, masa depan, atau tentang sesuatu yang sedang diperbuat oleh seseorang di tempat lain. Walaupun dengan cara pembocoran rahasia itu para Dewa bermaksud baik, untuk kebaikan manusia sendiri, supaya manusia dapat memperbaiki kehidupan yang kurang baik, supaya manusia dapat membangun kehidupan yang lebih baik lagi dan lebih maju, tetapi seringkali disalahgunakan oleh manusia dan menjadi bahan kesombongan.

Semua itu dilakukan para Dewa untuk mempengaruhi manusia supaya hidup dengan lebih baik dan lebih maju, dan sebagai peringatan-peringatan supaya manusia memperbaiki perilakunya dan menghentikan perbuatan-perbuatan yang berakibat tidak baik bagi kehidupan manusia sendiri. Dan semua peluang, kesempatan, bantuan dan keberuntungan, sifatnya adalah berkah bagi manusia. Dengan cara-cara ini para Dewa membantu kehidupan manusia secara tidak langsung dan tak kelihatan mata. Karena itu semua perbuatan Dewa, secara langsung maupun tidak langsung, di dalam kehidupan manusia, adalah karena adanya tujuan tertentu supaya kehidupan manusia menjadi lebih baik. Tetapi manusia memiliki akal budi dan kehendak bebas, maka apa pun yang dilakukan oleh manusia kemudian adalah mutlak tanggung jawabnya sendiri.

Begitu juga yang dilakukan Tuhan dalam kehidupan manusia. Tuhan tidak merubah jalan hidup manusia secara langsung, kecuali terhadap orang-orang tertentu saja yang terpilih. Semua berkat kehidupan yang dicurahkanNya ke seluruh penjuru bumi adalah perbuatan Tuhan yang bersifat tidak langsung, untuk membantu semua kehidupan supaya menjadi lebih baik. Dalam hal ibadah pun Tuhan tidak memaksa manusia, apalagi dengan kekerasan, tetapi Tuhan melakukan cara-cara yang tidak langsung kepada manusia, yaitu dengan mengirimkan Nabi-Nabi untuk menyadarkan manusia akan "kesejatian" Tuhan dan memberikan “Cahaya” – Nya kepada orang-orang yang mencari-Nya, untuk menyadarkan manusia, supaya manusia mengenal Tuhan dan dapat hidup sebagai mahluk yang telah mengenal Tuhan, agar tidak lagi hidup dan berperilaku seperti mahluk yang tidak mengenal Tuhan, dan dapat membentuk diri menjadi pribadi yang mulia, seperti yang dikehendaki Tuhan. Semua yang dilakukan manusia dalam kehidupannya adalah perbuatannya sendiri dan mutlak menjadi tanggung jawab manusia itu sendiri. Itulah yang menentukan kualitas seseorang atau mahluk di hadapan Tuhan yang akan menentukan apakah nantinya akan dimasukkanNya ke dalam Kemuliaan-Nya, ataukah akan dibuangNya ke tempat sampah dan dibakar bersama dengan sampah-sampah yang lain.

Tetapi orang-orang yang telah Manunggal dengan Tuhan (baca: Olah Roh, Manunggaling Kawula Lan Gusti) tidak memerlukan pengetahuan tentang rahasia dunia maya ini. Mereka dengan Kuasa-Nya dapat menjadikan suatu kejadian. Mereka tidak meramal ataupun merubah kejadian, tetapi menjadikan kejadian. Atas setiap kejadian yang dijadikannya, melalui perkataan ataupun perbuatan-perbuatan dan tanda-tanda dari Tuhan, kondisi di alam nyata dan alam maya otomatis langsung berubah mengikuti perbuatan dan perkataan-perkataan mereka, termasuk masa depan pun ikut berubah mengikuti perkataan mereka. Itulah Kuasa Tuhan yang dinyatakan melalui manusia yang manunggal denganNya.

Tidak seperti yang diketahui manusia pada umumnya bahwa penciptaan dunia ini sangat sederhana, ternyata mekanisme penciptaan Tuhan atas kehidupan adalah sungguh luar biasa. Penciptaan tanah, air, udara, mahluk hidup di dunia manusia, mahluk hidup di dunia mahluk halus, Dewa-Dewa dan Wahyu Dewa, dan cermin kehidupan alam maya, yang mencakup semua kehidupan di dunia, sejak masa dulu, kini, hingga masa depan, adalah penciptaan kehidupan yang saling terkait satu dengan lainnya, sungguh luar biasa. Jauh sekali di atas kejeniusan manusia yang hidup modern, yang mampu menciptakan alat-alat modern, tetapi sifatnya hanya dunia kecil manusia.

Bila kita renungkan kembali 2 dunia di atas, kehidupan alam nyata dan alam maya, Dewa-Dewa dan Wahyu Dewa, apakah pertanyaan di atas masih layak diributkan :
Benarkah manusia dapat mendahului kehendak Tuhan ?
Terpujilah yang memberikan hikmat kepada manusia yang bijaksana
dan memberikan pengetahuan kepada mereka yang berpengertian !
Semoga kita sadar.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
 https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com