YEN PENDEKAR SEJATI MESTINE KUDU PAHAM BABAGAN TITI MONGSO TAUN.
*Kalender Pranata Mangsa*
Pembagi tahunan dalam periode berdasar pola musim & siklus alam (seperti kalender Masehi pada suatu tingkatan tertentu)
Bagi masyarakat agraris di Pulau Jawa, Satuan waktu terkecil adalah hari: Matahari terbit-terbenam.
Bulan/Mangsa bervariasi antara 23 - 43 hari, dikarenakan posisi Jawa yang sekitar 7 derajat Selatan.
Siklus tahun terbagi menjadi empat Mangsa Utama (Ketigo, Labuh, Rendheng, & Mareng) yang panjangnya berbeda-beda, dengan pola 6 bulan serta 6 bulan berpola kebalikannya.
Awal Mangsa 1, biasanya dekat dengan Solstice Juni, ditandai dengan Pleiades/Wuluh/Kartika dan Orion/Waluku di Heliacal Rising.
Tengah tahun Mangsa 6 dekat dengan Solstice Desember, kebalikannya yang terjadi.
Sistem kalender Pranatamangsa dalam prakteknya cukuplah rumit, karena tidak hanya mempergunakan panduan benda langit, akan tetapi juga dengan fenomena alam yang menyertainya, meteorologi,ekologi, serta ungkapan sastra yang memperkayanya.
Sebagai contoh, awal mangsa, disebut sebagai Kasa (Kartika), yang merupakan mangsa utama Ketigo(musim kemarau) - Terang, pada rentang waktu di sekitar 22Juni – 1 Agustus (41 hari), memiliki Chandra: Sesotya murca ing embanan (Permata berguguran).
Biasanya ditandai dengan fenomena alam: Daun-daun berguguran, kayu-kayu mengering, belalang membuat liang & bertelur.
Bagi petani merupakan panduan untuk waktunya membakar batang padi/jerami/dami; dan mulai bercocok tanam Palawija.
Biasanya pada masa tersebut akan memasuki musim Kemarau, curah hujan 67,2 mm, lengas udara 60,1%, suhu 27,4?C, sinar Matahari 76%.
Dinaungi oleh Zodiak: Mesa & Dewa Wisnu, berbintang: Sapi gumarah (sumber: Pranatamangsa, Seri Lawasan), dan secara astronomi: Wuluh/Pleiades di Heliacal Rising, Matahari terbit ke Utara terjauh.
Mangsa Mangsa utama Rentang waktu Candra Penciri Tuntunan (bagi petani)
*Kasa (Kartika) Ketiga – Terang 22 Juni – 1 Ags(41 hari)
Sesotya murca ing embanan (“Intan jatuh dari wadahnya” >daun-daun berjatuhan)
Daun-daun berguguran,kayu mengering; belalang masuk ke dalam tanah.
Saatnya membakar jerami; mulai menanam palawija,
*Karo (Pusa) Ketiga – Paceklik 2 Ags – 24 Ags(23 hari) Banta larengka (“bumi merekah”)
Tanah mengering dan retak-retak, pohon randu dan mangga mulai berbunga.
*Katelu (Mangga sri) Ketigo– Semplah 25 Ags– 18 Sept(24 hari) Suta manut ing bapa (“anak menurut bapaknya”)Tanaman merambat menaiki lanjaran, rebung bambu bermunculan Palawija mulai dipanen.
*Kapat (Sitra) Labuh – Semplah19 Sept –13Okt(25hari)
Waspa kumembeng jroning kalbu (“Air mata menggenang dalam kalbu”> mata air mulai menggenang)
Mata air mulai terisi; kapuk randu mulai berbuah, burung-burung kecil mulai bersarang dan bertelur, Panen palawija; saat menggarap lahan untuk padi gagah (pari gogoh).
*Kalima (Manggakala) Labuh – Semplah14 Okt– 9 Nov (27 hari)
Pancuran mas sumawur ing jagad (“Pancuran emas menyirami dunia”)Mulai ada hujan besar, pohon asam jawa mulai menumbuhkan daun muda,ulat mulai bermunculan, laron keluar dari liang, lempuyang dan temu kunci mulai bertunas.
Selokan sawah diperbaiki dan membuat tempat mengaliri air di pinggir sawah, mulai menyebar padi gagah.
*Kanem (Naya) Labuh – Udan10 Nov – 22 Des (43 hari) Rasa mulya, kasuciyan,Buah-buahan (durian, rambutan, manggis dan lain-lainnya) mulai bermunculan, burung belibis mulai kelihatan di tempat-tempat berair.
Para petani menyebar benih padi di pembenihan.
*Kapitu (Palguna) Rendheng – Udan 23 Des – 3 Feb(43 hari) Wisa kentering maruta (“Racun hanyut bersama angin”> banyak penyakit)
Banyak hujan, banyak sungai yang banjir.
Saat memindahkan bibit padi ke sawah.
*Kawolu (Wisaka) Rendheng – Pangarep-arep 4 Feb – 28/29 Feb (26/27hari) Anjrah jroning kayun (“Keluarnya isi hati” >musim kucing kawin) Musim kucing kawin;padi menghijau; uret mulai bermunculan di permukaan.
*Kasanga (Jita) Rendheng – Pangarep-arep1 Mar – 25 Mar(25 hari) Wedharing wacana mulya (“Munculnya suara-suara mulia”> Beberapa hewan mulai bersuara untuk memikat lawan jenis) Padi berbunga; jangkrik mulai muncul; tonggeret dan gangsir mulai bersuara, banjir sisa masih mungkin muncul, bunga glagah berguguran.
*Kasepuluh (Srawana) Mareng – Pangarep-arep 26 Mar – 18 Apr(24 hari) Gedhong mineb jroning kalbu (“Gedung terperangkap dalam kalbu”> Masanya banyak hewan bunting)Padi mulai menguning,banyak hewan bunting, burung-burung kecil mulai menetas telurnya.
*Desta (Padrawana) Mareng – Panen19 Apr– 11 Mei(23 hari) Sesotya sinarawedi (“Intanyang bersinar mulia”)Burung-burung memberi makan anaknya, buah kapuk randu merekah.
Saat panen raya genjah (panen untuk tanaman berumur pendek).
*Sada (Asuji) Mareng – Terang 12 Mei– 21 Juni (41 hari) Tirta sah saking sasana (“Air meninggalkan rumahnya” > jarang berkeringat karenaudara dingin dan kering).
Suhu menurun dan terasa dingin (bediding).
Saatnya menanam palawija: kedelai, nila, kapas dan saatnya menggarap tegalan untuk menanam jagung.
Semoga ulasan belajar dari alam semesta ini bermanfaat.
Trah kinantan.
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart www.jossmart.com
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
*Kalender Pranata Mangsa*
Pembagi tahunan dalam periode berdasar pola musim & siklus alam (seperti kalender Masehi pada suatu tingkatan tertentu)
Bagi masyarakat agraris di Pulau Jawa, Satuan waktu terkecil adalah hari: Matahari terbit-terbenam.
Bulan/Mangsa bervariasi antara 23 - 43 hari, dikarenakan posisi Jawa yang sekitar 7 derajat Selatan.
Siklus tahun terbagi menjadi empat Mangsa Utama (Ketigo, Labuh, Rendheng, & Mareng) yang panjangnya berbeda-beda, dengan pola 6 bulan serta 6 bulan berpola kebalikannya.
Awal Mangsa 1, biasanya dekat dengan Solstice Juni, ditandai dengan Pleiades/Wuluh/Kartika dan Orion/Waluku di Heliacal Rising.
Tengah tahun Mangsa 6 dekat dengan Solstice Desember, kebalikannya yang terjadi.
Sistem kalender Pranatamangsa dalam prakteknya cukuplah rumit, karena tidak hanya mempergunakan panduan benda langit, akan tetapi juga dengan fenomena alam yang menyertainya, meteorologi,ekologi, serta ungkapan sastra yang memperkayanya.
Sebagai contoh, awal mangsa, disebut sebagai Kasa (Kartika), yang merupakan mangsa utama Ketigo(musim kemarau) - Terang, pada rentang waktu di sekitar 22Juni – 1 Agustus (41 hari), memiliki Chandra: Sesotya murca ing embanan (Permata berguguran).
Biasanya ditandai dengan fenomena alam: Daun-daun berguguran, kayu-kayu mengering, belalang membuat liang & bertelur.
Bagi petani merupakan panduan untuk waktunya membakar batang padi/jerami/dami; dan mulai bercocok tanam Palawija.
Biasanya pada masa tersebut akan memasuki musim Kemarau, curah hujan 67,2 mm, lengas udara 60,1%, suhu 27,4?C, sinar Matahari 76%.
Dinaungi oleh Zodiak: Mesa & Dewa Wisnu, berbintang: Sapi gumarah (sumber: Pranatamangsa, Seri Lawasan), dan secara astronomi: Wuluh/Pleiades di Heliacal Rising, Matahari terbit ke Utara terjauh.
Mangsa Mangsa utama Rentang waktu Candra Penciri Tuntunan (bagi petani)
*Kasa (Kartika) Ketiga – Terang 22 Juni – 1 Ags(41 hari)
Sesotya murca ing embanan (“Intan jatuh dari wadahnya” >daun-daun berjatuhan)
Daun-daun berguguran,kayu mengering; belalang masuk ke dalam tanah.
Saatnya membakar jerami; mulai menanam palawija,
*Karo (Pusa) Ketiga – Paceklik 2 Ags – 24 Ags(23 hari) Banta larengka (“bumi merekah”)
Tanah mengering dan retak-retak, pohon randu dan mangga mulai berbunga.
*Katelu (Mangga sri) Ketigo– Semplah 25 Ags– 18 Sept(24 hari) Suta manut ing bapa (“anak menurut bapaknya”)Tanaman merambat menaiki lanjaran, rebung bambu bermunculan Palawija mulai dipanen.
*Kapat (Sitra) Labuh – Semplah19 Sept –13Okt(25hari)
Waspa kumembeng jroning kalbu (“Air mata menggenang dalam kalbu”> mata air mulai menggenang)
Mata air mulai terisi; kapuk randu mulai berbuah, burung-burung kecil mulai bersarang dan bertelur, Panen palawija; saat menggarap lahan untuk padi gagah (pari gogoh).
*Kalima (Manggakala) Labuh – Semplah14 Okt– 9 Nov (27 hari)
Pancuran mas sumawur ing jagad (“Pancuran emas menyirami dunia”)Mulai ada hujan besar, pohon asam jawa mulai menumbuhkan daun muda,ulat mulai bermunculan, laron keluar dari liang, lempuyang dan temu kunci mulai bertunas.
Selokan sawah diperbaiki dan membuat tempat mengaliri air di pinggir sawah, mulai menyebar padi gagah.
*Kanem (Naya) Labuh – Udan10 Nov – 22 Des (43 hari) Rasa mulya, kasuciyan,Buah-buahan (durian, rambutan, manggis dan lain-lainnya) mulai bermunculan, burung belibis mulai kelihatan di tempat-tempat berair.
Para petani menyebar benih padi di pembenihan.
*Kapitu (Palguna) Rendheng – Udan 23 Des – 3 Feb(43 hari) Wisa kentering maruta (“Racun hanyut bersama angin”> banyak penyakit)
Banyak hujan, banyak sungai yang banjir.
Saat memindahkan bibit padi ke sawah.
*Kawolu (Wisaka) Rendheng – Pangarep-arep 4 Feb – 28/29 Feb (26/27hari) Anjrah jroning kayun (“Keluarnya isi hati” >musim kucing kawin) Musim kucing kawin;padi menghijau; uret mulai bermunculan di permukaan.
*Kasanga (Jita) Rendheng – Pangarep-arep1 Mar – 25 Mar(25 hari) Wedharing wacana mulya (“Munculnya suara-suara mulia”> Beberapa hewan mulai bersuara untuk memikat lawan jenis) Padi berbunga; jangkrik mulai muncul; tonggeret dan gangsir mulai bersuara, banjir sisa masih mungkin muncul, bunga glagah berguguran.
*Kasepuluh (Srawana) Mareng – Pangarep-arep 26 Mar – 18 Apr(24 hari) Gedhong mineb jroning kalbu (“Gedung terperangkap dalam kalbu”> Masanya banyak hewan bunting)Padi mulai menguning,banyak hewan bunting, burung-burung kecil mulai menetas telurnya.
*Desta (Padrawana) Mareng – Panen19 Apr– 11 Mei(23 hari) Sesotya sinarawedi (“Intanyang bersinar mulia”)Burung-burung memberi makan anaknya, buah kapuk randu merekah.
Saat panen raya genjah (panen untuk tanaman berumur pendek).
*Sada (Asuji) Mareng – Terang 12 Mei– 21 Juni (41 hari) Tirta sah saking sasana (“Air meninggalkan rumahnya” > jarang berkeringat karenaudara dingin dan kering).
Suhu menurun dan terasa dingin (bediding).
Saatnya menanam palawija: kedelai, nila, kapas dan saatnya menggarap tegalan untuk menanam jagung.
Semoga ulasan belajar dari alam semesta ini bermanfaat.
Trah kinantan.
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart www.jossmart.com
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar