MENJADI DIRI SENDIRI,APA ADANYA.
==============================
Diriwayatkan oleh ibnu abas AKU SUDAH MEMILIKI DUA KARUNG ILMU , SATU
KARUNG SUDAH AKU SEBARKAN SEDANGKAN SATU KARUNG LAGI AKU SIMPAN, KARENA
BILA AKU SEBARKAN MAKA LEHERKU AKAN DIPENGGAL.
Nah, akibat hadis
ini
saya perhatikan banyak orang merasa, bahkan mengklaim memiliki ilmu yg
satu karung lagi yg tidak disebar oleh nabi muhammad itu. Dengan metoda
dan tarekat yg dimilikinya mereka menganggap/mengklaim golongannya lah
pewaris utama ilmu rahasia nabi tersebut. Sehinga sekarang fenomena
belajar spiritual khususnya di kalangan umat islam selalu di lorong
lorong gelap, agar tidak diketahui oleh khalayak ramai. Benarkah
demikian ?.. menurut saya selama masih ada darah yg mengalir di tubuhnya
tidaklah bijaksana bila ilmu yg di anggap rahasia itu ditutup tutup
sehingga berhenti untuk belajar lagi, karena sama saja hal ini mematikan
kerja otak untuk terus berpikir. Apakah iya ilmu yg dimiliki ini sesuai
dgn ilmu yg di simpan oleh Nabi ? Apakah iya teknik bertemu Tuhan
dengan ragam metoda itu adalah teknik mi'raj yg sesungguhnya ? Apakah
iya dengan kemampuan membaca ayat ayat mutasabihat di alquran dianggap
sudah menerima ilham dari Tuhan ?
Apakah iya dengan memiliki ilmu hikmah
kesaktian dan kanuragan sebagai ilmu laduni dari Tuhan ? Apakah iya
dengan berpengetahuan tasawuf dan makrifat sudah dianggap sebagai
manusia sempurna ? dan banyak lagi pertanyaan pertanyaan yg sesungguhnya
hanya mengumbar sisi emosional saja. Di atas langit ada langit"itu
adalah banner yg pernah saya lihat terpampang di jalanan jakarta ,arti
peribasa itu sangatlah luas dan bisa diartikan"diatas ilmu ada ilmu", di
atas kesaktian ada kesaktian", di atas laduni ada laduni", jadi belajar
ilmu Ketuhanan itu tidaklah berhenti dan puas disatu maqamat saja,
tidaklah cukup dengan pemahaman dan pengalaman gaib seperti bisa
telepati, rogosukmo, astral travelling dll. Semua pemahaman dan
pengalaman itu masih memerlukan evolusi bahkan revolusi diri yg terus
menerus tanpa henti, yg mana sebagai motor penggeraknya adalah OTAK.
Bila ada saja penolakan dalam hati tentang hal ini maka itu menandakan
dalam dirinya energi kundalini {istilah budhis} belum berhasil
memecahkan cakra cakra kesadaran dalam batinnya sendiri. Gejala
penolakan itu adalah rasa malas, ngantuk, khawatir, takut, cemas,dan
sombong. Gejala gejala psikis ini timbul karena batinnya belum lah kuat
dan raganya belum lah siap untuk menerima santapan dari langit' atau
menerima pelajaran yg baru dan tinggi. Jadi ilmu/pemahaman/pengalaman yg
dimilikinya belumlah mampu meredam gejolak batin dalam dirinya,hal ini
menunjukkan masih diperlukannya proses belajar lebih lanjut. Jadi untuk
apa ilmu yg dimiliki itu disimpan rapat rapat, bukankah itu artinya
MEMBERHALAKAN ILMU ?
Iman atau kepercayaan yg modern itu adanya di
otak bukan dihati ,dan bukan juga kita menghilangkan peran hati, karena
hati akan mengikuti kerja otak, hati akan menyelaraskan dengan otak,
hati akan berdaya guna tinggi bila otaknyapun berdayaguna tinggi. Otak
itu adalah tempat yg tinggi, dada itu adalah tengah tengah dan perut itu
adalah tempat yg rendah. Otak itu al a raaf {tempat yg tinggi} perut
itu al an'am { tempat yg rendah }. Tidak salah Nabi muhammad menyuruh
umatnya untuk sering berpuasa, hal ini untuk meredam binatang binatang
ternak {al an'am } yg bersarang diperutnya. Ini adalah symbolik dari
untuk meredam hawa nafsu yg halus, sedang maupun liar. Orang berpuasa
itu bila tidak dibarengi dengan otak untuk berfikir maka puasanya
hanyalah untuk menahan lapar dan minum saja dan pikirannya dihipnotis
dengan angan angan kosong seperti syurga dan pahala. Tetapi kalau
dibarengi dengan otak maka puasanya akan menjadikan dirinya tambah yakin
pada keyakinannya sendiri tanpa iming iming syurga, pahala, kesaktian
apapun. Diperlukan adanya pemberontakan atau makar terhadap dirinya
sendiri, tanpa adanya keberanian dan sikap itu maka selamanya akan sulit
dan pikirannya akan diselimuti oleh rasa rasa yg ber aroma negatif, yg
akan ahirnya akan menggiring dirinya ke tempat yg sesuai dengan rasa yg
dimilikinya sendiri juga. Selama iman di tepatkan didalam hati maka
pemberontakan jiwa itu akan terhalang, akan menembus benteng yg kuat
dan kokoh. Karena iman akan berbisik dalam hati dengan suara suara halus
yg berwujud dalam rasa seperti" rasa tidak enak sama teman" ," rasa
tidak enak sama guru", rasa tidak ukhuwah islamiyah"dll. Semua rasa itu
andalah NEGATIF meskipun terkesan baik dan islami, tapi tetap saja
negatif karena tidak mendorong kepada dirinya untuk berpikir lebih
tinggi. Inilah yg disebut cara kerja pion pion syetan ketika membisiki
hati manusia. Bila kita terus berpikir dan merealisasikan
pemberontakan,maka pion pion syetan itu akan berubah menjadi mentri
mentri syetan, raja raja syetan dengan kata lain proses penggagalan
manusia untuk berpikir ke yg lebih benar dan tinggi akan terus dihalangi
oleh dirinya sendiri yg lebih rendah, yaitu nafsu nafsu negatif atau
binatang ternak, liar dan ganas didalam perutnya.
Ahirnya ahir dari
pemberontakan jiwa itu adalah kita menjadi bebas ! manusia yg percaya
dan yakin terhadap dirinya sendiri, manusia yg tidak lagi dibelenggu
aturan main yg diciptakan oleh manusia. Dan bukan berarti pula bebas itu
adalah melanggar batas hukum hukum kemanusiaan dan negara tapi bebas
itu adalah ada pemikirannya. Sesudah bebas maka akan lah yakin bahwa
ternyata Tuhan itu adalah wujud/Realitas Nyata yg menemani dimanapun
kita berada, sehingga kehidupan di dunia ini tak lain untuk menjadi DIRI
SENDIRI.
SALAM
https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( Posting 4 Agusutus 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar