Tuhan itu adalah pribadi spiritual.
============================
Tuhan itu pribadi spiritual,artinyaTuhan itu adalah manusia,manusia
sebagai realitas sejatinya. Dengan berwujud manusia lah maka kalimat
kalimat kebenaran keluar dari lidahnya, dgn berwujud sebagai manusia
inilah perbuatan kasih dan sayang menebar ke seantero alam. Manusia bisa
melihat pribadi sepiritualnya itu maha melihat ,manusia bisa berkata -
pribadi sepiritualnya itu pun maha berkata, manusia bisa mendengar -
pribadi spiritualnya pun maha mendengar. Malaikat Gabrail atau Jibril
itu adalah lidah kita,dari lidahlah kita sendiri lah kita belajar
kebenaran tentang kehidupan dan kematian. Nabi muhammad selalu
mendapatkan wahyu dari jibril, tak lain dari lidahnya sendiri . Lidahnya
pribadi spiritual muhammad SAW. Kenapa kita selalu membayangkan jibril
adalah sesosok mahluk yg gedebuk turun dari langit, oh tidak. Setiap
manusia mempunyai potensi jibril di lidahnya.
Saya mendengar seorang
kawan di status facebooknya berkata "semua nabi dan rasul itu adalah
pembohong,mereka mendapat wahyu dari arwah dari para leluhurnya
,kemudian berita itu disampaikan kepada masyarakat" sekilas, tak ada yg
salah dengan komentar itu, karna memang pribadi spiritual itu bisa juga
disebut adalah para leluhur kita yg sudah mendahului kita. Mereka yg
telah wafat secara jasmaniyah disebut pribadi spiritual yg tinggi,
disebut juga para orang tua batin kita, ayah dan ibu batin kita. Masalah
kenapa menjadi menuhankan arwah leluhur karena didapatkan berbagai
kesaktian dan kanuragan adalah semuanya dikembalikan kepada dirinya
sendiri, tetapi bila sudah memiliki pondasi pemahaman yg kuat tentang
kebenaran, maka segala keistimewaan/ kewaskitaan/ karomah itu hanya akan
dipakai di jalan kebenaran, atau di jalan yg tidak bertentangan dengan
hukum sebab akibat dan hukum alam.
Berguru kepada Allah adalah
berguru kepada pribadi spiritualnya sendiri, yg bersemayam di dalam
jiwanya sendiri. Guru sejati itu pribadi spiritualnya sendiri, dan untuk
menjadikan diri kita sebagai gurunya sendiri, tentu yg harus ditempuh
adalah memerdekakan akal pikiran kita dari berbagai macam dogma dan
doktrin yg membelit pikiran kita sendiri sehingga tidak bisa berpikir
waras dan mengaktifkan rasa sejati kita. Faktor lain adalah keberanian
diri kita untuk mendobrak masalah keyakinan yg sudah tumbuh subur
puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun di sekeliling kita. Semua itu batu
karang- batu karang yg harus diratakan sehingga kita bisa berjalan
dengan mudah menuju sosok pribadi spiritual. Jadi sangat tidak elok bila
kita beragama saling mengejek para Nabi nya masing masing. Nabi itu
adalah gelar untuk orang yg sudah mencapai pribadi spiritual tertinggi.
Sekarang jaman sudah lain tidak perlulah memiliki gelar tersebut, gelar
itu justru akan menimbulkan efek negatif yaitu pengkultusan kepada
seseorang secara membabi buta. Menjadi pribadi spiritual adalah
membebaskan segala simbol simbol dalam diri kita, simbol yg diciptakan
manusia, ajaran agama dan berita kitab suci itu semuanya adalah
berbicara dengan menggunakan simbol, simbol itu bisa dibuka oleh otak
kita sendiri dengan selalu berpikir, why ?...why ?mengapa kita dari
kecil sampai akhir hayat hidup dengan berpatokan kepada simbol, sangat
benar dikatakan bahwa " dunia ini adalah alam kubur " , dunia ini adalah
penjara", dunia ini adalah tempat senda gurau belaka", dunia ini
adalah fatamorgana ",...yg sejati itu tidak bisa disimbolkan, yg sejati
itu Maha pasti, realitas nyata. Menjadi tidak pasti dan tidak nyata
karena pikiran kita meyakini sendiri terhadap simbolisasi tersebut.
Pribadi spiritual yg tinggi dicapai setelah diri kita berguru kepada
pribadi spiritual yg ada di diri kita sendiri, kemudian belajar kepada
alam, kepada sesama manusia, kepada fenomena, kepada pengalaman hidup,
kepada alam terbentang. Sehingga keluar dari perbuatan, ucapan kita
adalah realitas sifat Tuhan yaitu yg mengasihi dan menyayangi, welas
asih.
SALAM.
======================
https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( Posting 26 Sept 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar