Rabu, 03 Juni 2020

Tuhan Itu Adalah Pribadi Spiritual

Tuhan itu adalah pribadi spiritual.
============================
 Tuhan itu pribadi spiritual,artinyaTuhan itu adalah manusia,manusia sebagai realitas sejatinya. Dengan berwujud manusia lah maka kalimat kalimat kebenaran keluar dari lidahnya, dgn berwujud sebagai manusia inilah perbuatan kasih dan sayang menebar ke seantero alam. Manusia bisa melihat pribadi sepiritualnya itu maha melihat ,manusia bisa berkata - pribadi sepiritualnya itu pun maha berkata, manusia bisa mendengar - pribadi spiritualnya pun maha mendengar. Malaikat Gabrail atau Jibril itu adalah lidah kita,dari lidahlah kita sendiri lah kita belajar kebenaran tentang kehidupan dan kematian. Nabi muhammad selalu mendapatkan wahyu dari jibril, tak lain dari lidahnya sendiri . Lidahnya pribadi spiritual muhammad SAW. Kenapa kita selalu membayangkan jibril adalah sesosok mahluk yg gedebuk turun dari langit, oh tidak. Setiap manusia mempunyai potensi jibril di lidahnya.

Saya mendengar seorang kawan di status facebooknya berkata "semua nabi dan rasul itu adalah pembohong,mereka mendapat wahyu dari arwah dari para leluhurnya ,kemudian berita itu disampaikan kepada masyarakat" sekilas, tak ada yg salah dengan komentar itu, karna memang pribadi spiritual itu bisa juga disebut adalah para leluhur kita yg sudah mendahului kita. Mereka yg telah wafat secara jasmaniyah disebut pribadi spiritual yg tinggi, disebut juga para orang tua batin kita, ayah dan ibu batin kita. Masalah kenapa menjadi menuhankan arwah leluhur karena didapatkan berbagai kesaktian dan kanuragan adalah semuanya dikembalikan kepada dirinya sendiri, tetapi bila sudah memiliki pondasi pemahaman yg kuat tentang kebenaran, maka segala keistimewaan/ kewaskitaan/ karomah itu hanya akan dipakai di jalan kebenaran, atau di jalan yg tidak bertentangan dengan hukum sebab akibat dan hukum alam.

Berguru kepada Allah adalah berguru kepada pribadi spiritualnya sendiri, yg bersemayam di dalam jiwanya sendiri. Guru sejati itu pribadi spiritualnya sendiri, dan untuk menjadikan diri kita sebagai gurunya sendiri, tentu yg harus ditempuh adalah memerdekakan akal pikiran kita dari berbagai macam dogma dan doktrin yg membelit pikiran kita sendiri sehingga tidak bisa berpikir waras dan mengaktifkan rasa sejati kita. Faktor lain adalah keberanian diri kita untuk mendobrak masalah keyakinan yg sudah tumbuh subur puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun di sekeliling kita. Semua itu batu karang- batu karang yg harus diratakan sehingga kita bisa berjalan dengan mudah menuju sosok pribadi spiritual. Jadi sangat tidak elok bila kita beragama saling mengejek para Nabi nya masing masing. Nabi itu adalah gelar untuk orang yg sudah mencapai pribadi spiritual tertinggi. Sekarang jaman sudah lain tidak perlulah memiliki gelar tersebut, gelar itu justru akan menimbulkan efek negatif yaitu pengkultusan kepada seseorang secara membabi buta. Menjadi pribadi spiritual adalah membebaskan segala simbol simbol dalam diri kita, simbol yg diciptakan manusia, ajaran agama dan berita kitab suci itu semuanya adalah berbicara dengan menggunakan simbol, simbol itu bisa dibuka oleh otak kita sendiri dengan selalu berpikir, why ?...why ?mengapa kita dari kecil sampai akhir hayat hidup dengan berpatokan kepada simbol, sangat benar dikatakan bahwa " dunia ini adalah alam kubur " , dunia ini adalah penjara", dunia ini adalah tempat senda gurau belaka", dunia ini adalah fatamorgana ",...yg sejati itu tidak bisa disimbolkan, yg sejati itu Maha pasti, realitas nyata. Menjadi tidak pasti dan tidak nyata karena pikiran kita meyakini sendiri terhadap simbolisasi tersebut. Pribadi spiritual yg tinggi dicapai setelah diri kita berguru kepada pribadi spiritual yg ada di diri kita sendiri, kemudian belajar kepada alam, kepada sesama manusia, kepada fenomena, kepada pengalaman hidup, kepada alam terbentang. Sehingga keluar dari perbuatan, ucapan kita adalah realitas sifat Tuhan yaitu yg mengasihi dan menyayangi, welas asih.
SALAM.
======================


https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( Posting 26 Sept 2019) 
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar  hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel

Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)

Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar  dan dan sejenisnya

Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG  ini dibuka  dari  HP, kurang maksimal, saran  buka dari Laptop/Komputer/PC)
      BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI

        HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT


Tidak ada komentar:

Posting Komentar