MANUSIA IBARAT MATAHARI....
===================<<======
Sempurnanya jiwa manusia itu bukan terletak di ketaatan banyak
menjalankan ibadah agamanya, tapi terletak pada kesadaran dirinya dalam
memandang kebenaran hidup.
Kebenaran kehidupan itu adalah menyadari bahwa hidup di dunia adalah prosesi terahir untuk meyempurnakan jiwanya.
Menyadari bahwa menjalani kehidupan didunia ini adalah jalan untuk
meretas ke kehidupan yg sebenarnya /sejati. Menyadari semua persoalan
hidup yg di alami adalah amunisi untuk memperkuat dirinya sendiri untuk
menyongsong di kehidupan yg sebenarnya/sejati. Kehidupan yg
sebenarnya/sejati itu adalah bukanlah kehidupan yg omong kosong dan
tahayulisasi, karna tak lain dan tak bukan kehidupan itu adanya dimuka
bumi ini.
Tak ada yg terlahir dimuka bumi ini suatu kebetulan, dan tak ada tempat setiap sudut bumi ini yg tidak ada sumber kebenaran.
Sumber kebenaran itu bukan di Arab, Amerika, Cina, India, Jawa, Eropa dll. Sumber kebenaran ada di dalam diri kita sendiri.
Seorang satrio piningit yg diramalkan lahir dari Timur, itu bukanlah
Timur tengah, timur jauh dan bukan Indonesia jawa melainkan lahir dari
Timur Matahari '. Seorang satrio piningit atau pembebas itu adalah
manusia berasal dari matahari. Suatu analogi kenapa Matahari?....
Karna matahari adalah sumber segala sumber kehidupan dan cahayanya terus
menerus menyirami alam semesta tanpa henti dan pilih kasih. Menjadi
satrio piningit adalah hak setiap manusia di muka bumi ini tanpa
terkecuali, tidak harus keturunan Nabi, Raja dan Wali.
Siapapun yg
secara sadar penuh tentang menjalani hidup yg benar untuk membersakan
jiwanya, maka bersiap siaplah menjadi manusia yg terbit dari Timur
Matahari.
Sempurnanya jiwa terbentuk dari pikiran yg terbuka bukan
pikiran yg terkungkung, jangan salahkan orang yg sekarang ini sudah muak
melihat kemunafikan terhadap agama, jangan salahkan kini orang semakin
berani bicara lantang melecehkan Tuhan dan Agama tertentu. Mereka
berteriak itu bukan bentuk dari kesombongan dan kedurhakaan tapi wujud
kemuakan terhadap segala bentuk penjajahan Pikiran. Mereka sudah muak
dgn segala retorika dan ritual yg penuh kepalsuan dan kebodohan.
Sempurnanya jiwa juga terbentuk dari hasil olah batinnya sendiri yg
mampu berdialog dgn dirinya sendiri yg tinggi. Sempurnana jiwa itu juga
terbentuk dari prilaku keseharian yg benar benar dilandasi kesadaran yg
maksimal . Sempurnanya jiwa juga terbentuk dikarenakan dirinya sudah
mengatur dan memerintah kepada dirinya sendiri.
Jadi untuk apa
sebenarnya agama itu ada dimuka bumi ?...itu semua adalah pendidikan
moralitas , amat sangat jauh dijadikan patron sebagai ukuran ber
Ketuhanan .
Bila ingin melalui jalur agama untuk berketuhanan, maka
dirinya harus siap dan gagah berani menerima segala resiko penjungkir
balikan paradigma Ketuhanan.
Dirinya harus siap dikucilkan oleh umat
dan sareatnya sendiri, karena ketika dia membuka tirai-tirai
/simbul-simbul keagamaan maka secara perlahan tapi pasti perjalanan dan
pencariannya akan berahir di diri sendiri secara mutlak. Kalau sudah
berahir di dirinya sendiri maka yg berfatwa dan berdalil itu adalah
suara hati nya sendiri , tidak ada lagi dogmatisasi dari luar dirinya,
meskipun itu adalah doktrin ktab suci. Sekali lagi, jiwa yg sempurna
terbangun dari pemikiran terbuka luas bukan pikiran terkungkung !...
Jiwa yg tercerahkan adalah pemikiran yg memancarkan kata-kata kebenaran
tanpa henti layaknya matahari .
Hak saya, anda, kita semua untuk
bisa hidup menjelma sebagai manusia yg lahir dari Timur Matahari .
Semuanya diri kita sendiri yg memutuskan dan memilih, bukan Tuhan dan
Terserah tuhan.......
Salam.....
Sumber : https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 (posting 25 April 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita. Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan, Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.Disini Tidak Melayani Perdebatan.Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.(Buka dari Laptop/Komputer)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar