AGAMA ITU ADALAH DIRI KITA SENDIRI.........
Tak bisa
disanggah perdebatan di sana-sini di grup grup FB adalah perdebatan
tentang agama lahirnya, masing-masing pemeluknya unjuk gigi dengan
memegang supporting pendukung kebenaran agama nya seperti kitab kitab
sucinya. Inikah dinamakan agama sebagai pemersatu umat ? Apakah bukan
sebaliknya karena perbedaan persepsi justru agama malah menjadi pemecah
belah umat ? Dan sangat tidak bisa kita mengklaim agama kami paling
benar, dikarenakan suatu alasan hanya satu-satunya dari Tuhan dan bisa
menyatukan umatnya dalam agama tertentu, yang benar itu bila agama bisa
mempersatukan seluruh umat manusia tanpa kecuali dengan fakta yang
terlihat nyata.
AGAMA ITU ADALAH FITRAH ! Itulah kebenaran yang
tidak bisa disanggah, setelah itu berarti sudah melekat kepada siapapun
tanpa pandang bulu agamanya apa, tanpa melihat dia percaya Tuhan atau
tidak. Agama itu adalah diri kita sendiri, bukan suatu bentuk dan kata.
Mengeksplorasi ke dalam diri kita sendiri adalah perjuangan untuk
menjadikan diri kita manusia beragama, siapa itu DIRI KITA ? tak lain
adalah kesadaran tinggi kita, diri kita yang lebih tinggi, yang
bersemayam di dalam jiwa kita. Memang untuk bergerak kearah kesadaran
itu banyak ranjau-ranjau yang harus dihadapinya, salah satu ranjau
terberatnya adalah pikiran kita selama ini sudah turun temurun puluhan
tahun diwajibkan membangun iman kepada doktrinitas agama buatan para
manusia. Dengan kata lain melawan ranjau fanatisme terhadap ajaran/
kepercayaan/ agama yang kini tumbuh subur di tengah-tengah masyarakat.
Kini, zaman sudah berubah masalah spirittual pun mengalami loncatan yg
dahsyat, sekarang untuk mengembalikan kesadaran kepada fitrahnya itu
sesungguhnya sangat banyak cara dan cepat tidak perlu ritual-ritual dan
doa-doa yang memberatkan,karena kini, formasi tentang wilayah Ketuhanan
yang dulu dianggap tabu diceritakan, sekarang banyak dibuka terutama di
dunia maya, tinggal modal open mind saja dan lapang dada saja menerima
berita kebenaran dari orang lain yang berbicara apa adanya itu.
Diri
kita yang lebih tinggi, sering disebut dengan istilah malaikat, roh
kudus, higher spirit adalah nyata, ada, bersemayam dalam diri kita.
Bukan dongeng, bukan takhayul, bukan imajinasi dll. Meskipun anggapan
saya ini sering didebat oleh kaum atheis yang menafikkan hal-hal
kehabisan, tapi biarlah, tak usah didebat karena pemikiran atheis itu
penting untuk memberantas fanatisme dan fundamentalisme. Karena akhir
dari semua perjalanan/ pencarian itu adalah menjadi diri sendiri. Diri
sendiri yang masih lapar, masih haus, sering ngantuk, masih bernafsu sex
dll layaknya manusia biasa. Jadi janganlah terlalu berharap kepada
seseorang yang sudah dianggap suci maka perbuatannya akan terbebas pula
dari kemaksiatan, ooh tidak ! Karena selama masih ada darah mengalir
dalam tubuhnya, berarti dia masih membutuhkan uang dari dunia nyata ini,
dan untuk mendapatkannya tentulah harus bekerja, dan ketika bekerja
maka sama seperti manusia yang lain bersinggungan dengan orang lain.
Apakah kita harus Melepaskanmu ? Hal itu tidak usah dipertanyakan,
yang dibutuhkan adalah perjuangan dan pengorbanan untuk menemukan agama
fitrah yang orisinil yang sudah melekat dalam dirinya sendiri sejak
lahir, maka tinggal sang waktu dan sang ilmu lah yang menentukan arah
dan keputusannya. Janganlah berbangga bangga dengan agama yang dianutnya
karena ketika rasa kebanggan itu tumbuh dalam dirinya sebenarnya itu
adalah ucapan SELAMAT TINGGAL dari Sang Penguasa Alam terhadap dirinya.
Salam
https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( 1 Oktober 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita. Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan, Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.Disini Tidak Melayani Perdebatan.Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.(Buka dari Laptop/Komputer)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar