Jumat, 19 April 2019

Lelaku 3 Hari Sama Dengan Lelaku 40 Hari

 
 
LELAKU 3 HARI = LELAKU 40 HARI

PENTING :
Kebanyakan do'a mantera, aji-aji, hizib, wirid, aurad, ngelmu dan lain-lain sejenisnya, itu semua membutuhkan lelaku. Ada yang satu hari semalam, ada yang tiga hari semalam, ada yang tujuh hari semalam, ada pula yang sampai empat puluh hari semalam, bahkan terlebih lagi ada yang lelaku sampai satu tahun.

Oleh sebab itu, bagi yang lelaku sebuah ilmu membutuhkan persyaratan hingga 40 hari dan satu tahun tadi terlalu berat dan memberatkan sekali. Maka atas wejangan Kanjeng Sunan Kalijaga (Wali di Tanah Jawa yang tersohor ke-Ilmuannya di antara Wali Songo)memberi anjuran bahwa lelaku tirakat yang membutuhkan persyaratan selama 40 hari dan setahun tersebut dapat diringkas menjadi lelaku tirakat yang hanya cukup 3 hari.

Artinya, lelaku tirakat 3 hari sama dengan lelaku tirakat selama 40 hari, dengan catatan harus pandai-pandai memilih waktu yang 3 hari tersebut jumlah neptu ke tiga hari tersebut harus 40.

CATAT BILA PERLU :
1. Pilih hari = Kamis wage,Jum'at Kliwon, dan Sabtu legi(Jumlah neptu 40)
2. Pilih hari = Jum'at Paing, Sabtu Pon, dan Minggu Wage (Jumlah neptu 40)
3. Pilih hari = Sabtu Kliwon, Minggu Legi, dan Senin Pahing (Jumlah neptu 40)
4. Pilih hari = Selasa Kliwon, Rabu Legi, dan Kamis Pahing (Jumlah neptu 40)
5. Pilih hari = Rabu Pon, Kamis Wage, dan Jum'at Kliwon (Jumlah neptu 40)

Hari-hari pada ke lima nomor tersebut, dapat dipilih salah satu sesuai dengan kebutuhan waktu lelaku tirakat anda. Apabila anda melaksanakan lelaku tepat pada hari-hari yang ada di dalam daftar tersebut, sama saja anda telah melaksanakan lelaku selama 40 hari.
Sedangkan untuk lelaku yang membutuhkan waktu 1 tahun atau perawatan khusus pada sebuah ilmu, dapat dilakukan dengan puasa 3 hari sesuai waktu pada daftar tersebut di atas sebanyak enam kali berturut-turut.

NEPTU HARI DAN PASARAN LIMA :
HARI :
1. Minggu neptunya 5
2. Senin neptunya 4
3. Selasa neptunya 3
4. Rabu neptunya 7
5. Kamis neptunya 8
6. Jum'at neptunya 6
7. Sabtu neptunya 9

PASARAN :
1. Paing neptunya 9
2. Pon neptunya 7
3. Wage neptunya 4
4. Kliwon neptunya 8
5. Legi neptunya 5

Misal :
Selasa Kliwon berneptu = 3 + 8 = 11 (Sebelas)
Rebu Legi berneptu = 7 + 5 = 12 (Dua Belas)
Kamis Pahing berneptu = 8 + 9 = 17 (Tujuh Belas)
---------------------------- +
Jadi Jumlah neptu ke 3 hari = 40 (Empat Puluh)


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Petruk Dadi Ratu


PETRUK DADI RATU


Banyak yang mengartikan lakon Petruk Dadi ratu sebagai sebuah simbol ketidak becusan seorang pemimpin, atau seorang yang tidak layak menjadi pemimpin dijadikan pemimpin wal hasil adalah kekacauan. Bisa juga di artikan sebagai khayalan yang berlebih, lha masak Petruk pengen jadi pemimpin ?, jongos mau jadi Raja.

Meski sebenaranya hal itu tidaklah tepat, karena pada dasarnya Petruk adalah bukan manusia biasa, Petruk merupakan cerminan dari salah satu pribadi Semar. Kesaktian Petruk melebihi kesaktian para Dewa dan Penguasa mayapada Baca Tentang Siapa Petruk. Lantas apa yang mendasari kemudian keluarnya lakon Petruk Dadi ratu ?, jawabannya adalah kekacauan dan ketidakseimbangan.

Segalanya berjalan sudah tidak pada fitrahnya, sudah tidak pada tempatnya. Dimana Pebisnis menjadi pejabat, dimana pemuka agama menjadi wakil rakyat, dimana pelawak menjadi wakil rakyat.
Apa yang terjadi jika kuda makan sambal, bahkan doyan sambal ? yang terjadi adalah keliaran, sang kuda ngamuk. Apa yang terjadi jika kambing suka makan daging ? yang terjadi adalah kambing menjadi buas. Apa yang terjadi ketika harimau memakan rumput ? yang terjadi adalah harimau menjadi pengecut.

Dalam dunia pewayangan, saat gonjang-ganjing sudah sampai pada taraf yang sangat tidak wajar, para punakawan—Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong—mulai membangkang.
 Puncak pembangkangan terjadi ketika Petruk melabrak Kahyangan Jonggring Saloko (istana para penguasa), mengobrak-abrik dan mendekonstruksi tatanan yang selama ini dipakai para penguasa serta para elite untuk berselingkuh dan melakukan manipulasi.

Arjuna, sang sang pimpinan yang biasanya dilayani punakawan, dipaksa mematuhi titah Petruk, sang raja baru. Saat itulah Petruk membuka seluruh aib para penguasa. Yang perlu disingkapi dalam lakon ini adalah bukan khayalan seperti versi umum, melainkan adalah Petruk sebagai pemimpin Revolusi yang menjungkir balikan tatanan khayangan yang pada saat itu memang sudah sangat kacau. Petruk merevolusi semua tatanan agar kembali pada tempat yang semestinya.

Dan itu hanya dilakukan oleh Petruk dalam 1 malam, hal ini menyiratkan bahwa Petruk adalah pribadi yang sadar akan peranannya, setelah semua baik, semua berjalan normal, maka Petruk kembali kepada peranan awalnya menjadi seorang pengabdi Episode Petruk Dadi Ratu Ini ditutup dengan turunnya Semar mengatasi kondisi :

………Petruk tersenyum mengingat peristiwa itu. “Ah… hanya Hyang Widi yang perlu tahu apa isi hatiku, selain Dia aku tak perduli”
Kembali dia mengayunkan “pecok”nya membelah kayu bakar. Sambil bersenandung tembang pangkur:
“Mingkar-mingkuring angkoro, akarono karanan mardisiwi, sinawung resmining kidung, sinubo sinukarto….”

(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Pelajaran Dari Semut

  
 
PELAJARAN DARI SEMUT.

Manusia adalah makhluk yang sempurna, ALLAH menciptakan makhluk lain di dunia ini untuk menjadikan pelengkap ciptaan lainnya dan untuk di jadikan pelajaran hidup diantara makhluk lainnya. Demikian juga dengan semut, sebagai makhluk ciptaan ALLAH SWT, kita bisa tarik pelajaran hidup dari kehidupan semut.

Diantaranya adalah...
1. Semut merupakan makhluk yang tidak sombong.
Perhatikan pada saat seekor semut ketemu temen lainnya mereka akan saling sapa dengan mendekat dan bertegur sapa.. ( sok tahu aja emang tahu bahasa semut??? Ya emang ngga tahu sih tapi perhatikan mereka pada saat bertemu pasti mendekat dan berhenti )
Disini kita diajarkan untuk dapat saling tegur sapa dan tidak sombong terhadap sesama manusia.

2. Pekerja keras.
Semut seringkali membawa barang atau makanan yang besarnya diatas besar tubuh semut itu sendiri. Pelajaran yang dapat kota petik adalah bahwa hidup membutuhkan kerja keras dan tidak perlu berkeluh kesah, jalani hidup dengan ikhlas dan bersyukur.

3. Tidak egois, yakni mendahulukan kepentingan kelompok daripada kepentingan pribadi. Semut apabila memperoleh makanan tidak langsung dimakan saat itu juga melainkan akan di bawa menuju sarangnya untuk di makan ramai ramai. Pelajaran yang dapat kita petik adalah kepentingan bersama lebih didahulukan daripada kepentingan pribadi kita.

4. Kerjasama teamwork.
Semut apabila melihat atau mendapat makanan selalu memanggil kelompoknya untuk di ajak membawa makanan atau memakan makanan tersebut.
Pelajaran hidup yang kita petik adalah hidup ini kita saling membutuhkan pertolongan satu sama lain jadi berbaik baiklah diantara sesama jangan saling sikut dan saling sikat.

5. Transparan, disiplin dan mengutamakan kebersamaan.
Semut apabila menemukan makanan akan bersama dengan "team" nya membuat jalan yang di tandai dan di lewati dan mereka disiplin lewat jalan tersebut tanpa membuat atau ngumpet lewat jalan lain.
Pelajaran yang kita petik, apabila kita telah sepakat berjanji dengan siapapun hendaknya tepati janji tersebut jangan malah membuat alasan yang tidak perlu.

6. Bertanggung jawab.
Mesti mau nyeletuk sok tahu deh ... Kalau kta amati dengan jelas semut itu sangat bertanggung jawab dan berkomitment, lhoo kok bisa?????? Coba perhatikan ada nggak pada saat membawa makanan yang lebih besar dari tubuh semut saat itu diantara semut yang lain merokok? Atau malah ngopi??? ( Hehehehehhee ) ngga ada mereka kompak dan bekerja bersama.
Pelajaran hidup dari sini bekerja bersama untuk kepentingan bersama bukan hanya mencari enaknya saja tapi semua tentang kebersamaan dan tanggung jawab bersama.
Kayaknya segitu aja deh khawatir malah jadi lamunan semakin panjang dan malah semakin membosankan...

Semut adalah makhluk Allah yang istimewa, bahkan untuk membunuhnya saja kita dilarang.

(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com


Pasaran Kedudukan Sang Naga Tidur Bangun Lengah Naga

 Pasaran Kedudukan Sang Naga Tidur Bangun Lengah Naga
1 Minggu Pon Timur Laut 09.00 00.00 10.00 – 22.00

2 Senin Wage Barat Laut 08.00 23.00 09.00 - 22.00

3 Selasa Kliwon Timur 12.00 16.00 13.00 - 15.00

4 Rabu Legi Timur Laut 08.00 23.00 09.00 - 22.00

5 Kamis Pahing Timur Laut 08.00 15.00 09.00 – 15.00

6 Jum’at Pon Barat Laut 11.00 00.00 12.00 - 23.00

7 Sabtu Wage Barat Laut 08.00 00.00 19.00 - 23.00

8 Minggu Kliwon Barat Laut 09.00 00.00 10.00 - 22.00

9 Senin Legi Barat daya 08.00 23.00 09.00 - 22.00

10 Selasa Pahing Timur Laut 12.00 16.00 13.00 – 16.00

11 Rabu Pon Barat Daya 08.00 23.00 09.00 - 22.00

12 Kamis Wage Timur Laut 08.00 15.00 09.00 – 14.00

13 Jum’at Kliwon Barat Daya 11.00 00.00 12.00 – 23.00

14 Sabtu Legi Barat Daya 08.00 00.00 09.00 - 23.00

15 Minggu Pahing Barat Daya 09.00 00.00 10.00 - 23.00

16 Senin Pon Timur 08.00 23.00 09.00 - 22.00

17 Selasa Wage Timur Laut 12.00 16.00 13.00 - 15.00

18 Rabu Kliwon Tenggara 08.00 23.00 09.00 - 22.00

19 Kamis Legi Barat Laut 08.00 16.00 09.00 - 15.00

20 Jum’at Pahing Tenggara 11.00 00.00 12.00 – 23.00

21 Sabtu Pon Timur 08.00 00.00 09.00 – 23.00

22 Minggu Wage Barat Daya 09.00 00.00 10.00 – 23.00

23 Senin Kliwon Timur Laut 08.00 23.00 09.00 – 22.00

24 Selasa Legi Barat Laut 12.00 16.00 13.00 - 15.00

25 Rabu Pahing Timur 08.00 23.00 09.00 – 22.00

26 Kamis Pon Tenggara 08.00 15.00 09.00 - 14.00

27 Jum’at Wage Tenggara 11.00 00.00 12.00 – 23.00

28 Sabtu Kliwon Timur Laut 08.00 00.00 09.00 – 23.00

29 Minggu Legi Tenggara 09.00 00.00 10.00 – 23.00

30 Senin Pahing Barat Laut 08.00 23.00 09.00 - 22.00

31 Selasa Pon Tenggara 12.00 16.00 13.00 – 15.00

32 Rabu Wage Timur 08.00 23.00 09.00 – 22.00

33 Kamis Kliwon Timur 08.00 23.00 09.00 – 22.00

34 Jum’at Legi Timur 11.00 00.00 12.00 – 23.00

35 Sabtu Pahing Timur 08.00 00.00 09.00 – 23.00

Penjelasan Kedudukan Sang Naga
Apabila dihitung Neptu hari da pasarannya sbb :
7, 12, 17 : Naga berada di Timur Laut8, 13 : Naga berada di Barat Laut9, 14 : Naga berada di Barat Daya10, 15 : Naga berada di Tenggara11, 16, 18 : Naga berada di Timur
Rotasi Waktu Pancaran Daya
Rotasi Jam
Malam18-2020-2121-2323-0101-0303-0404-06
Siang06-0808-0909-1111-1313-1515-1616-18
Hari1234567MingguKuningHitamHijauPutihMerahPutihMerahSeninHitamHijauPutihMerahPutihMerahKuningSelasaHijauPutihMerahPutihMerahKuningHitamRabuPutihMerahPutihMerahKuningHitamHijauKamisMerahPutihMerahKuningHitamHijauPutihJum’atPutihMerahKuningHitamHijauPutihMerahSabtuMerahKuningHitamHijauPutihMerahPutih
Pasaran1234567PonKuningHitamHijauPutihMerahKuningHitamWageHitamHijauPutihMerahKuningHitamHijauKliwonHijauPutihMerahKuningHitamHijauPutihLegiPutihMerahKuningHitamHijauPutihMerahPaingMerahKuningHitamHijauPutihMerahKuning
Kuning : Ego, Harga Diri, Kederajatan
Hitam : Lumawah, nafsu, kebendaan, uang
Hijau : Kasih sayang, Mulhimah, nafsu ingin tahu
Putih : Kesucian, Kepandhitaan, Spiritual, Diam
Merah : Amarah keserakahan, galak, dan pemberani
Membuka suatu usaha : warnanya hitam-hitam ( banyak uang )Membuka kantor : waktunya adalah kuning-kuning ( sukses )Membuka Badan Sosial : Warnanya hijau putih( kasih dan suci )Mendirikan sesuatu bersifat keamanan : Merah-merah ( wibawa )

Bawana Ageng dan Bawana Alit
1. Warna Kuning berada di Paru-paru, hari Minggu pasaran Pon
2. Warna Hitam berada di Perut, hari Senin pasaran Wage
3. Warna Hijau berada di Jantung, hari Selasa pasaran Kliwon
4. Warna Putih berada di Buah Pinggang, hari Rabu pasaran Legi
5. Warna Merah berada di Hati/Lever, hari Kamis pasaran Paing
6. Warna Putih berada di Ginjal, hari Jum’at pasaran Legi
7. Warna Merah berada di Hati ( perut bgn kanan ), hariSabtu pasarannya Paing

Mengetahui Jalannya Hitungan Hari Mingguan
Bila hari “Ahad” hitungannya bertemu “lima”, utara tempatnya , rupanya kelabu dan Nabinya Nuh

Bila hari “ Senin” hitungannya bertemu “empat” penghidupannya selatan, rupanya kuning, Nabinya Musa

Bila hari “Selasa” hitungannya bertemu “tiga” penghidupannya selatan barat, rupanya merah kuning, Nabinya Isa

Bila hari “Rabu” hitungannya bertemu “tujuh” penghidupannya selatan timur, rupanya hitam putih, Nabinya Ibrahim

Bila hari “Kamis” hitungannya bertemu “delapan” penghidupannya di timur persis, rupanya merah, Dewi Fatimah

Bila hari “Jum’at” hitungannya bertemu “enam” penghidupannya di barat persis, rupanya hitam, Nabinya Muhammad

Bila hari “Sabtu” hitungannya bertemu “Sembilan” penghidupannya utara barat, rupanya putih, Nabinya Yusuf

Mengetahui Jalannya Hitungan Hari Pasaran;
Bila hari “Legi” hitungannya bertemu “lima”, timur tempatnya, rupanya putih, kotanya selaka, lautnya santan kelapa, burungnya bangau, kayunya sekar petak, wayangnya Narada

Bila hari “Pahing” hitungannya bertemu “sembilan” selatan tempatnya, rupanya merah, kotanya tembaga, lautnya darah, burungnya kuning, kayunya ingas, wayangnya Batara Brahma

Bila hari “Pon” hitungannya bertemu “tujuh” , barat tempatnya, rupanya kuning, kotanya kencana, lautnya madu, burungnya kepodang, kayunya kemuning wayangnya Batara Kamajaya

Bila hari “ Wage” hitungannya bertemu “empat” utara tempatnya, rupanya hitam, kotanya besi, lautnya nila, burungnya dandang, kayunya telasih, wayangnya batara Wisnu

Bila hari “Kliwon” hitungannya bertemu “delapan” tengah persis tepatnya, rupanya ada putih ada merah, ada kuning majupat, kotanya selaka, tembaga, kencana, besi, lautnya majupat timur santan kelapa, selatan darah, barat madu, utara nila sedangkan burungnya bayan dengan ules bermacam-macam.

Pertemuan Hari Pasaran;
Bila bertemu “Tujuh” maka itu jelasnya Bumi

Bila bertemu “ Delapan “ maka itu jalannya Api

Bila bertemu “Sembilan” maka itu jalannya ‘Arsy empat

Bila bertemu “Sebelas” maka itu jalannya Bunga

Bila bertemu “ Duabelas” maka itu jalannya Syetan

Bila bertemu “ Tigabelas” maka itu jalannya Bintang

Bila bertemu “ Empatbelas” maka itu jalannya Bulan

Bila bertemu “Limabelas” maka itu jalannya Matahari

Bila bertemu “ Enambelas” maka itu jalannya Air

Bila bertemu “Tujuhbelas” maka itu jalannya Bumi

Bila bertemu “Delapanbelas” maka itu jalannya Api



Masalah Hari untuk mencari Sandang Pangan;
Bila hari Jum’at Kliwon, maka sandang berada di barat , pangan di selatan, sakit berada di selatan

Bila hari Sabtu Legi, maka sandang berada di selatan , pangan dan sakit di barat, pati berada di Timur

Bila hari Ahad Pahing, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan timur, pati berada di utara

Bila hari Senen Pon, maka sandang berada di utaras , pangan di selatan, sakit berada di timur dan pati di barat

Bila hari Selasa Wage, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di timur, pati berada di barat

Bila hari Rabu Kliwon, maka sandang berada di utara , pangan di timur, sakit berada di barat dan pati di selatan

Bila hari Kamis Legi, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Jum’at Pahing, maka sandang berada di barat , pangan di barat, sakit dan pati berada di selatan

Bila hari Sabtu Pon, maka sandang berada di selatan , pangan di timur, sakit berada di barat dan pati di utara

Bila hari Ahad Wage, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan, dan pati di utara

Bila hari Senen Kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di timur, sakit berada di barat dan pati di utara

Bila hari Selasa Legi, maka sandang berada di utara , pangan di selatan, sakit berada di timur dan pati di utara

Bila hari Rabu Pahing, maka sandang berada di utara , pangan di barat, sakit berada di timur dan pati di selatan

Bila hari Kamis Pon, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Jum’at Wage, maka sandang berada di barat , pangan di selatan, sakit berada di utara dan pati di timur

Bila hari Sabtu kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di barat, sakit berada di timur dan pati di utara

Bila hari Ahad Legi, maka sandang berada di timur , pangan dan sakit berada di utara dan pati di selatan

Bila hari Senen Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di timur dan pati di utara

Bila hari Selasa Pon, maka sandang berada di timur , pangan di barat, pati berada di utara

Bila hari Rabu Wage, maka sandang berada di utara , pangan di barat, sakit berada di timur dan pati di barat

Bila hari kamis Kliwon, maka sandang berada di timur , pangan di selatan, sakit berada di barat dan pati di utara

Bila hari Jum’at Legi, maka sandang dan pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Sabtu Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di timur dan pati barat



 Pasaran Kedudukan Sang Naga Tidur Bangun Lengah  Naga

Bila hari Ahad Pon, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati utara

Bila hari Senen Wage, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di timur dan pati barat

Bila hari Selasa Kliwon, maka sandang berada di selatan , pangan di timur, sakit berada di barat dan pati di utara

Bila hari Rabu Legi, maka sandang berada di utara , pangan di selatan, sakit berada di barat dan pati di timur

Bila hari Kamis Pahing, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Jum’at Pon, maka sandang berada di barat , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Sabtu Wage, maka sandang berada dan pangan di selatan, sakit berada di timur dan pati di baratBila hari Ahad Kliwon, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari Senen Legi, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di timur dan pati barat

Bila hari Selasa Pahing, maka sandang berada di selatan , pangan di utara, sakit berada di barat dan pati di timur

Bila hari Rabu Pon, maka sandang berada di utara , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara

Bila hari kamis Wage, maka sandang berada di timur , pangan di barat, sakit berada di selatan dan pati di utara


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Beberapa Hitungan Hari Dalam Puasa Weton

 Beberapa Hitungan Hari Dalam Puasa Weton


Beberapa hitungan hari dalam puasa weton sbb :

1. Puasa weton sehari.
Puasa weton sehari ini adalah yang secara umum dilakukan orang dalam budaya Jawa.
Puasanya 1 hari Jawa (sehari semalam, 24 jam).
Misalnya hari kelahirannya adalah Selasa Pahing,
maka puasanya dimulai pada hari sebelumnya, yaitu hari Senin pk.5 sore dan berakhir pada hari Selasa
Pahing tersebut pk.5 sore.

2. Puasa weton 3 hari (puasa apit weton - hari weton diapit di tengah).
Puasa weton 3 hari biasanya dilakukan untuk harapan terkabulnya suatu keinginan khusus yang kejadiannya
tidak terjadi setiap hari.
Puasa weton 3 hari dilakukan selama 3 hari jawa terus-menerus tanpa putus, yaitu puasa pada hari wetonnya
ditambah 1 hari sebelumnya dan 1 hari sesudahnya, sehingga total puasa menjadi 3 hari jawa terus-menerus
(3 x 24 jam). Hari wetonnya diapit di tengah.
Puasa weton 3 hari (puasa apit weton) ini mempunyai efek kegaiban mirip seperti puasa ngebleng 3 hari.
Misalnya kelahiran Rabu Kliwon,
maka puasanya dijalankan selama 3 hari, yaitu Selasa, Rabu Kliwon dan Kamis terus-menerus tanpa putus.
Hari Selasa dimulai pada hari sebelumnya, yaitu hari Senin pk.5 sore.
Hari Kamis berakhir pada pk. 5 sore hari.
Jadi puasa weton Rabu Kliwon 3 hari itu dimulai pada hari Senin pk.5 sore dan berakhir pada hari Kamis
pk.5 sore. Puasanya terus-menerus tanpa putus siang dan malam. Berbuka puasanya hari Kamis pk.5 sore.

3. Puasa weton 3 hari selama 7 kali berturut-turut (7 kali puasa apit weton).
Artinya, puasanya dijalankan selama 3 hari jawa terus-menerus tanpa putus dan dilakukan selama 7 kali
berturut-turut tanpa putus (selama 7 bulan jawa berturut-turut).
Jenis puasa ini biasanya dilakukan untuk harapan terkabulnya suatu keinginan khusus yang bukan sesuatu
yang biasa terjadi sehari-hari dan waktu pencapaiannya agak panjang (pada masa depan), atau untuk
keinginan terkabulnya suatu keinginan khusus yang berat, yang kadarnya tinggi, yang bagi seseorang sulit
untuk dicapai dengan usaha yang normal (biasanya disertai nazar), sehingga diperlukan suatu laku tambahan
demi terkabulnya keinginannya itu, yaitu puasa ngebleng 3 hari 3 malam pada hari weton kelahirannya dan
dilakukan selama 7 kali (7 bulan jawa) berturut-turut tanpa putus dan ditutup dengan suatu ritual dan sesaji
penutup (tumpengan), selametan atau syukuran atas berhasilnya dirinya menunaikan hajat berpuasa itu.
Sesudah puasa 7 kali itu tercapai, bulan-bulan berikutnya tetap puasa wetonan.
Misalnya kelahiran Rabu Kliwon,
maka puasa weton 3 hari setiap Rabu Kliwon itu dilakukan terus-menerus selama 7 kali berturut-turut (7 bulan
jawa) tanpa putus.

Sesuai ajaran kejawen, saat memulai puasa weton dan pada malam hari selama berpuasa berdoalah menghadap ke timur di luar rumah kepada Tuhan di atas sana. Setelah selesai berpuasa berdoa juga mengucap syukur karena telah diberi kekuatan sehingga dapat menyelesaikan puasanya. Mudah-mudahan Tuhan memberkahi.

Puasa weton menjadi sempurna bila dimulai dengan mandi keramas (dengan shampo) dan pada penutupan puasanya dilakukan pemberian sesaji untuk roh sedulur papat dan pancer sebagai berikut (salah satu) :
1. Terbaik, mandi kembang telon atau kembang tujuh rupa, guyuran basah semua dari kepala sampai ke kaki.
2. Kedua terbaik, makanan / kue jajan pasar 7 macam, dimakan sebagai makanan berbuka puasa.
3. Ketiga terbaik, bubur merah putih, yaitu bubur tepung beras (bubur sumsum) yang diberi gula jawa cair,
dimakan sebagai makanan berbuka puasa.

Dengan demikian yang disebut puasa weton (wetonan) itu adalah satu kesatuan puasa weton + mandi kembang telon atau sesaji lain seperti disebutkan di atas.
Tetapi wetonan tanpa mandi kembang telon / tujuh rupa atau jajan pasar tidak apa-apa, boleh-boleh saja.

Sesaji kembang telon / tujuh rupa atau jajan pasar itu bukanlah keharusan. Itu hanya diperlukan bila kita menginginkan kesempurnaan dari laku kita itu. Karena itu bila diinginkan kesempurnaan dari anda menjalankan puasa weton sebaiknya pada penutupan puasanya anda memberikan sesaji untuk roh pancer dan sedulur papat anda supaya kegaiban wetonan anda itu lebih sempurna, bukan sekedar berpuasa saja.

Puasa weton adalah salah satu sarana pemberian perhatian seseorang kepada roh sedulur papatnya dan menjadi sarana memperkuat kesatuan antara seseorang (pancer) dengan roh sedulur papat dan roh para leluhurnya.

Mandi kembang menjadi sarana pemberian perhatian seseorang kepada roh sedulur papatnya, "memandikan" / membersihkan roh pancer dan sedulur papatnya yang hasil akhirnya akan juga "membersihkan" orang itu sendiri dari aura-aura negatif tubuh dan sukmanya dan "membersihkan" hidupnya dari kesulitan-kesulitan yang berasal dari dirinya sendiri. Kegaiban yang berasal dari kesatuannya dengan roh sedulur papatnya akan membantu membukakan jalan hidupnya dan membuat keinginan-keinginannya menjadi semakin mudah terwujud.

Bagi yang niat wetonan, tapi tidak sempat menjalankan puasanya atau berhalangan, cukup mandi kembang saja, bisa pagi hari, bisa siang atau sore hari, dan berdoa tulus kepada Tuhan di luar rumah menghadap ke timur.

Puasa weton terkait dengan kepercayaan pada kegaiban sukma (kepercayaan pada kesatuan dan kebersamaan pancer dan roh sedulur papat). Biasanya dijalankan untuk menjaga kedekatan hubungan orangnya dengan para roh sedulur papatnya, supaya kuat sukmanya, selalu peka rasa dan batin, peka firasat, dan untuk mendapatkan restu pengayoman dari para leluhurnya, supaya hidupnya keberkahan dan lancar segala urusannya, atau untuk terkabulnya suatu keinginan yang sifatnya penting. Puasa weton tidak bisa disamakan, digantikan atau ditukar dengan puasa bentuk lain, karena sifat dan kegaibannya berbeda.

Puasa weton (wetonan) adalah salah satu laku budaya kebatinan yang sudah umum dilakukan dalam masyarakat jawa. Tetapi sehubungan dengan adanya pengaruh budaya Islam dalam masyarakat jawa, orang-orang jawa saat ini yang masih melakukan puasa weton ini sudah tidak lagi menjalankannya sesuai aslinya ajaran jawa, yaitu dengan puasa ngebleng, tetapi melakukan puasanya sama dengan puasa biasa saja, yaitu puasa dari subuh sampai mahgrib saja. Sekalipun laku puasa weton yang dipengaruhi budaya Islam itu masih memberikan kegaiban, tetapi sudah tidak lagi besar seperti seharusnya, bahkan banyak orang yang tidak lagi dapat merasakan kegaibannya sehingga kemudian tidak lagi melakukannya, kemudian digantikannya dengan puasa Senin - Kamis, puasa mutih, atau puasa berpantang makanan tertentu saja.

(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Jika Sebuah Telur Dipecahkan Oleh Kekuatan Dari Luar, Maka Kehidupan Di Dalam Telur Akan Berakhir.


 

 JIKA sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari luar, maka kehidupan di dalam telur akan berakhir.


TETAPI, jika sebuah telur dipecahkan oleh kekuatan dari dalam, maka kehidupan baru telah lahir, dan hal-hal besar selalu dimulai dari dalam.
ALLAH tidak pernah menjanjikan :
Langit itu selalu biru,
Bunga selalu mekar, dan
Mentari selalu bersinar.
Tapi ketahuilah bahawa ALLAH selalu memberi :
Pelangi di setiap badai,
Senyum di setiap air mata,
Hikmah di setiap cobaan,
Jawaban di setiap doa, dan
Jangan pernah menyerah sahabat...
 

Life is so beautiful....
*Jika hidup bukanlah suatu tujuan melainkan perjalanan, nikmatilah.
*Jika hidup adalah tantangan, hadapilah.
*Jika hidup adalah anugerah, terimalah.
*Jika hidup adalah tugas, selesaikanlah.
*Jika hidup adalah cita-cita, capailah.
*Jika hidup adalah misteri, singkapkanlah.
*Jika hidup adalah kesempatan, ambillah.
*Jika hidup adalah lagu, nyanyikanlah.
*Jika hidup adalah janji, penuhilah.
*Jika hidup adalah keindahan, bersyukurlah.
*Jika hidup adalah teka-teki, pecahkanlah.


Satu hal yang membuat kita bahagia adalah CINTA.
Satu hal yang membuat kita bertambah dewasa adalah MASALAH.
Satu hal yang membuat kita hancur adalah PUTUS-ASA.
Satu hal yang membuat kita maju adalah USAHA.
Satu hal yang membuat kita kuat adalah DOA.


Mudah2an bermanafaat buat kita semua, 


Ayooo selalu semangat !!!



 (Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Pesan Dibalik Usia

 
Renungan


"PESAN DIBALIK USIA"


karena Allah sedang mendidik kita agar melepaskan cinta dunia.

Semakin bertambah usia semakin lemah tangan menggenggam,
Semakin bertambah usia semakin kabur matanya, Karena Allah sedang mencerahkan mata hati untuk melihat akhirat.

Semakin bertambah usia semakin sensitif,
karena Allah sedang mengajarkan bahwa pautan hati dengan makhluk senantiasa menghampakan,
namun hati yang berpaut kepada Allah, tiada pernah mengecewakan.

Semakin bertambah usia semakin gugur gigi giginya ,
karena Allah sedang mengingatkan bahwa suatu hari kita akan gugur kedalam tanah selamanya.

Semakin bertambah usia semakin ditarik nikmat kekuatan tulang dan sendi,
karena Allah sedang mengingatkan bahwa tak lama lagi nyawa akan ditarik.

Semakin bertambah usia semakin rambut putih. karena Allah sedang ingatkan kain kafan yang putih.
Begitu juga hati,

semakin bertambah usia semakin sepi dan ingin bersendirian.
karena Allah sedang mendidik kita untuk melepaskan cinta manusia.

Akhirnya,
hanya cinta Allah yang kekal sebagai bekal menuju akhirat.
selamat ....
Salam damai sejahtera


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com
 

Tidak Ada Hal Benar, Di Mata Orang-Orang Yang Salah



*TIDAK ADA HAL BENAR, DI MATA ORANG-ORANG YANG SALAH*

Suatu hari ada seorang siswa setingkat SMA di kota Madinah Al Munawaroh yang datang dan bertanya kepada Guru yang dicintai para muridnya...

_"Wahai Syech mengapa ya kok ada orang yang kerjanya setiap hari itu menghujat orang lain dengan kata-katanya yang pedas dan kasar ya..???_

_Mengapa saya tidak pernah mendengar sekalipun ia memuji orang lain, kalaupun memuji itu malah bentuknya seperti sindiran yang menyakitkan..."_

Dengan lembut Syech tuan guru yang bijak berkata...

_"Begini ya nak, jika kamu hanya punya buah kurma, maka yang kamu bisa berikan pada orang lain itu ya rasa kurma yang manis...._

_Begitu pun jika kamu cuma punya cabai atau sambal, maka yang kamu bisa berikan pada orang lain itu ya cuma sambal yang pedas itu tadi...._

_Jadi jika ada orang yang selalu berkata-kata pedas pada orang lain, mungkin yang dia punya ya cuma itu...!!!_ _Dan tidak ada yang lainnya lagi yg bisa dia berikan pada orang lain._

_Nah *pertanyaannya,* kamu sendiri sekarang punya apa yang ingin kamu bagi dan berikan pada orang lain...?_

_Kata-kata yang manis atau yang pedas ?_

_Karena sesungguhnya kamu tidak bisa membagi atau memberi apa yang kamu tidak miliki dalam diri dan pikiran kamu..."_

Murid cerdas itu tiba-tiba saja terdiam..... dan merenungkan apa yang baru saja dia dengar dari Syech yang bijak...

Ia pun berusaha bertanya pada batin kecilnya, terutama pada bait...

_"Nah pertanyaannya,_
*_KAMU SENDIRI SEKARANG PUNYA APA YANG INGIN KAMU BAGI & BERIKAN PADA ORANG LAIN...?"_*

_"Kata-kata yang MANIS atau yang PEDAS ?"_

_*"Karena sesungguhnya kita TIDAK BISA membagi atau memberi apa yang kita TIDAK MILIKI dalam diri dan pikiran kita."*_

PESAN MORALNYA :
Mari kita bersihkan HATI & PIKIRAN kita dari Rasa IRI, BENCI, DENGKI & SERAKAH.
Maka semuanya akan mengalir & ter-IMPLEMENTASI dengan sendirinya TANPA adanya PAKSAAN atau KEMUNAFIKAN.

Mari kita jalani semuanya dengan ikhlas dan sabar.
Suka atau tidak suka
Apa yang kita tebar itulah diri kita & nantinya akan kita petik.
Janganlah kita menyimpan
Kecewa, Kesal, Kepahitan, Kebencian, Kemarahan dan Dendam masa lalu karena hanya akan menjadi
" PENYAKIT " dan berbau Busuk dan akan selalu berkata kata PEDAS dan MENYAKITKAN

"Hidup dalam Kemarahan dan Kebencian di Hati kita.....Hanya akan menyakiti diri kita sendiri lebih dari orang yang kita Benci."

*"Menaklukkan Diri Sendiri sesungguhnya jauh Lebih baik daripada Menaklukkan Orang Lain.*
*Ia yang dapat mengendalikan diri sendiri akan mampu Mengendalikan perbuatannya."

 (Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Sempurna






*SEMPURNA*

*_1. Dalam hal kedermawanan dan memberi pertolongan, jadilah seperti_* *SUNGAI*
 *_( Biarkan mengalir tak henti-henti dan tanpa mengharap kembali )_*

*_2. Dalam kasih sayang dan ketulusan, jadilah seperti_* *MATAHARI*
*_( Berilah kehangatan kepada siapa saja tanpa diskriminasi )_*

*_3. Dalam menutupi aib orang lain jadilah seperti_* *MALAM*
*_(Tutupi semua aib rapat-rapat tanpa pernah membocorkannya )_*

*_4. Dalam keadaan marah jadilah seperti_* *ORANG MATI*
*_( Diamlah jangan lakukan apa pun agar tidak menimbulkan kesalahan dan menyesal kemudian )_*

*_5. Dalam hal kesederhanaan dan kerendahan hati, jadilah seperti_* *BUMI*
*_( Selalu menempatkan diri di bawah dan meninggikan yang lain )_*

*_6. Dalam hal toleransi_*
*_jadilah seperti_* *SAMUDERA YG LUAS*
*_( Berlapang dada_* *_berwawasan seluas-luasnya_*
*_dan siap menampung pandangan-pandangan yang berbeda )_*

*_7. Kenalilah diri sejatimu niscaya engkau akan kenali_* *TUHANMU*
*_(Didalam jasad ada rohani, dlm rohani ada nurani, dlm nurani ada Nur 'alaannuur)_*

*PRIBADI SEJATI*
AMIN..


 (Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Makna Sakit

 
Berfikir positif


*MAKNA SAKIT*

Sungguh luar biasa makna dari sakit, ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita,,itu mendatangkan berbagai kebaikan.
Bahkan sebagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit dipastikan orang tersebut sedang dicintai Allah...

Sakit kalau kita sikapi dengan positif :

~ *Sakit itu "Zikrullah"*
Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

~ *Sakit itu "Istighfar"*
Orang yang sedang sakit akan teringat dosa -dosa yang pernah diperbuat sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah.

~ *Sakit itu "Tauhid"*
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

~ *Sakit itu "Muhasabah"*
Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung - hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

~ *Sakit itu "Jihad"*
Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah akan tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

~ *Sakit itu "Ilmu"*
Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri utk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

~ *Sakit itu "Nasihat"*
Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.

~ *Sakit itu "Silaturrahim"*
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membezoek, penuh senyum dan rindu mesra ?
Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

~ *Sakit itu "Penggugur Dosa"*
Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokan dosa-dosa.

~ *Sakit itu "Mustajab Do'a"*
Sesungguhnya doa orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menengok yang sakit disamping kita mendoakan maka mintalah doa nya.
Imam As-Suyuthi selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

~ *Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"*
Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau. Dosa yang lalu disesali dan mohon ampunan.

~ *Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis"*
Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

~ *Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah"*
Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.

~ *Sakit itu memperbaiki "Akhlak"*
Kesombongan terikikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan Tawadhu'.

~ Dan pada akhirnya *"SAKIT"* membawa kita untuk selalu ingat akan *"KEMATIAN"*


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Menasehati Bukan Berarti Terbebas Dari Dosa

 
MENASEHATI BUKAN BERARTI TERBEBAS DARI DOSA
 
Menasihati bukan berarti Terbebas dari dosa ( maksum ), jika benar begitu keadaannya, maka hanya Rasulullah SAW yg bisa memberikan nasihat

Menasihati bukan berarti soleh, tapi bentuk kecintaan sesama saudara muslim , karena tidak sempurna iman seseorang jika belum mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya

Menasehati bukan berarti suci, tapi bentuk perhatian sesama muslim, karena tidak sempurna iman seseorang jika belum menginginkan kebaikan yg dirasakannya ,dirasakan juga oleh saudaranya
Menasihati bukan berarti yakin masuk syurga, hanya saja berusaha melakukan amalan penduduk syurga. Dan jika benar begitu keadaannya, dia menginginkan masuk syurga bersamamu wahai saudaraku.

Menasihati bukan berarti sempurna, karena kesempurnaan hanya milik ALLAH, dan yang ALLAH yang maha sempurna yang memerintahkan untuk saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran agar tidak dalam keadaan merugi

 (Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Kenapa Kepala Kita Hanya Bisa Menoleh Kebawah Kedepan Keatas Kekanan Dan Kekiri ? Kenapa Tidak Bisa Menoleh Kebelakang ?

*Kenapa Kepala Kita Hanya Bisa Menoleh Kebawah, Kedepan, Keatas, Kekanan Dan Kekiri ? Kenapa Tidak Bisa Menoleh Kebelakang ?*


Sebuah pertanyaan sepele yang tidak pernah kita pertanyakan dan tidak pernah kita berusaha mencari tahu jawabannya.

Kenapa pertanyaan yang sepele seperti itu tidak pernah kita pertanyakan ?

Jawabannya karena kita tidak pernah berusaha belajar membaca yang tersirat...!!! 🙏

Lantas apa makna yang tersirat dari gerakan kepala kita tersebut ?

*Kebawah*, memiliki makna jika kita menghadapi cobaan hidup maka lihatlah kebawah, masih banyak orang lain yang lebih menderita dari kita, masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita jadi janganlah kita merasa terlalu bersedih dengan cobaan hidup ini sehingga kita bisa lebih ikhlas menerima cobaan hidup ini.

*Kedepan*, memiliki makna agar kita tidak takut menghadapi masa depan dan selalu optimis serta semakin menambah keyakinan kita kepada Allah yang Maha Segalanya.

*Keatas*, memiliki makna bahwa masih banyak orang yang memiliki kelebihan dalam berbagai hal dibandingkan dengan kita sehingga hal ini membuat diri kita semakin jauh dari kesombongan dan selalu rendah hati serta selalu berusaha untuk meningkatkan diri kita agar lebih baik dari sebelumnya dalam segala hal.

*Kekanan*, memiliki makna agar kita selalu berusaha berbuat kebaikan dan kebajikan terhadap sesama makhluk ciptaan-NYA tanpa membeda-bedakan.
*Kekiri*, memiliki makna agar kita selalu menjauhi perbuatan yang tidak baik, apapun itu yang sekiranya tidak baik dan merugikan diri sendiri atau orang lain harus kita hindari.

Subhanallah....
Itulah gambaran singkat tentang makna yang tersirat dari gerakan kepala kita, dan mohon maaf jika tidak sesuai atau tidak benar karena keterbatasan dan kelemahan yang saya miliki. 🙏🙏🙏
Salam santun penuh kasih merah putih untuk yang berhati bersih. 🙏🇮🇩


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com


Nang Ning Nong Neng


Nang Ning Nong Neng

Seorang Manusia jawa pada dasarnya mengenal istilah ini, ini adalah falsafah jawa yg dikenalkan oleh salah satu ulama yang sangat berpengaruh saat itu, ( Syeh Siti Jenar )

Orang jawa selalu menghitung dengan kelipatan 4 , seperti arah mata angin.. Makanya yg serba bermakna 4 selalu dijadikan pegangan hidup Orang jawa. Sedulur 4, mocopat juga salah satunya, 4 unsur alam, air, udara, tanah, api,

Begitu juga pegangapan hidup seperti nang, ning, nong, neng.... yang artinya:
NONG / NUNG yang berarti Dunung atau tempat, jadi dikenali dulu tempat kita tinggal atau tubuh kita ini... Apa dan bagaimana tubuh ini, dimana letak jiwa, dimana letak nyawa dll

NING atau hening... Adalah salah satu jalan kita bisa menyibak semuanya dalam keheningan tapa atau zikir tafakur kita menggali semuanya...

NANG atau dimana letak dari sang Guru sejati yang bisa mengajarkan pada kita makna hidup ini..., Siapa sang guru sejati itu sendiri.?

NENG. Atau akan kemana yg berarti. Akan kemana kelak, kemana kita akan berpulang. Dengan siapa kita berpulang, dan kemana tujuan hidup setelah hidup ini...

============================
NING NANG NING GUNG

NING NANG NING GUNG ternyata ada makna yang tersembunyi dari suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut.

“NING” tafsiran dalam bahasa Jawa “Ning kene kito urip” dalam tafsiran bahasa Indonesia “disini kita hidup, maksudnya didunia ini”.

“NANG” tafsiran dalam bahasa Jawa “Nang kunu kito balik” dalam tafsiran bahasa Indonesia “ Disana kita akan kembali, maksudnya dialam Barzah”.

“NING” tafsiran dalam bahasa Jawa “ Ning endi ??” dalam tafsiran bahasa Indonesia ada sebuah pertanyaan disini yang artinya “ Dimana ???”.

“GUNG” tafsiran dalam bahasa Jawa “Nang seng Maha AGUNG” ini adalah jawaban dari pertanyaan diatas dalam bahasa Indonesia “Kepada Yang Maha Agung” yaitu Allah SWT.




(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Ikuti Kemauan Rasa Jangan Mengikuti Rasa Mau

 
Assalamualaikum wr. wb.

*NURUTING KERSANING KAREP, OJO NURUTI KAREPING KERSO*

*( Ikuti kemauan rasa jangan mengikuti rasa mau )*

Jiwa dalam dada membisik lirih...
Mengajak berdzikir menyebut namaNya...
Menyeru tuk kebaikan raga yang fana...
Tuk lakukan kewajiban nan mulia....
Kemurnia jiwa dalam dada...
Janji suci kepada ILLAHI RABBI....
Tuk tetap mengingat ALLAH SWT di setiap waktu..
Setiap hembusan dan tarikan nafas ragawi....
Itulah yang dimaksud *KAREPING KERSO*
Melakukan tindakan berdasar ajakan nurani jiwa dalam raga...
Jiwa yang bertahta dalam raga.....

Sebaliknya...
Jangan ikuti kemauan yang dibisikan oleh pikiran dan nafsu duniawimu......
Yaitu *KAREPING KERSO*

Pabila kulakukan....
Hidupku akan mengejar dunia...
Tanpa berpikir hidup yang akan datang...
Bahwa kehidupan dunia bukan kehidupan abadi..
Kehidupan dunia penuh dengan imagi dan tipu daya....
Sandarkan segalanya pada ALLAH SWT..
Pasti ku dapat ketenangan hidup..

Ikuti *KERSANING KAREP, OJO MELU KAREPING KERSO*
Semoga kita bisa menjalankan yang jadi kehendakNya..
Dan mendapatkan ketenangan jiwa dan raga kita...
Aamiin......
Yaaaaaaaa Rabbal Allaamiin..

Wassalamualaikum wr. wb.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Filosofi Kehidupan

FILOSOFI KEHIDUPAN


Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.

Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu inginkan, Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan
Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.

Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.
Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.

Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup
cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi
manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.
Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya. Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali.

Wanita sulit jatuh cinta, karena lebih baik menunggu pria setia daripada menerima yg datang, tapi bisa pergi kapan saja.

Jangan terburu-buru dalam cinta. Lebih baik menunggu seseorang yg tepat bagi hidupmu selamanya daripada hanya sementara.

Jika dia memilih tuk tinggalkanmu, jgn memohonnya bertahan. Jika dia tak bisa terima kamu apa adanya, temukan seseorang yg bisa!

Jika kamu biarkan masa lalu mengusik hidupmu saat ini, kamu tak akan pernah bisa berikan yg terbaik tuk dapat masa depan yg baik

Belajarlah dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu.

Kadang kamu terlalu memikirkan indahnya masa lalu hingga menutup diri saat ini. Lupakan mereka, temukan bahagiamu.

Kita tdk bs mencegah atau menghapus perasaan. Kita hanya bs mengendalikannya, atau dikendalikan olehnya.

Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan tuk tak terus melangkah ke depan.

Banyak hal dalam hidup ini yg bisa membahagiakanmu, namun tak ada yg lebih bahagia daripada cinta dari seseorang yg kamu cintai.



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Carilah Galihnya Kangkung

GOLEKONO GALIHING KANGKUNG :

dalam arti biasa ini berarti kita harus mencari apa inti atau tengah tengah dari sebuah pohon kangkung, padahal seperti yang kita tahu bahwa pohon kangkung itu sendiri pada saat kita belah menjadi dua maka kita akan melihat bahwa sama sekali tiada tengahnya, yang ada adalah rongga kosong seperti bilah bambu yang kita pecah / belah menjadi dua.
trus apa makna kata kata para sesepuh diatas? apakah para sesepuh sudah GILA ? karena pada saat kita tau sama sekali tidak ada isi ditengah-tengah batang kangkung itu sendiri? trus apa maksudnya?
justru inti dari kata kata diatas adalah ketiadaan itu tadi, seperti halnya SIDARTHA GAUTAMA salah satu tokoh spiritual AGAMA BUDHA mengatakan ISI ADALAH KOSONG, KOSONG ADALAH ISI….. bukan dalam arti beliau GILA.

keduanya memiliki arti yang sama bahwa dibalik semua yang indah didunia ini hanyalah semu, tiada yang pantas dibanggakan karena itu semua hanya titipan yang suatu saat harus kita wariskan pada penerus kita.
sedangkan dibalik semua yang tidak terlihat justru itulah yang sangat diperhitungkan nantinya, seperti: amal ibadah kita, sedekah, rasa ketakwaan kita, dan rasa rasa yang lain yang nanti pada akhir dunia ini sangat diperhitungkan oleh TUHAN dalam menentukan betapa kita menjadi manusia yang mulia atau tidak.

Nah dalam falsafah jawa GOLEKONO GALIHING KANGKUNG memuat makna yang sama bahwa semua itu berawal dari kosong dan akan menjadi kosong pula, begitu juga manusia, dulu kita gak pernah ada karena kita masih dialam SUWUNG kemudian kita dilahirkan besar dewasa dan mati kita akan kembali ke alam SUWUNG itu sendiri.

karena pada saat kita bertanya siapa TUHAN itu? Ya kita bisa jawab Tuhan adalah kekosongan itu sendiri, padahal dalam kekosongan itu TUHAN berkarya dalam menciptakan segalanya.


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Ajaran Penuh Filosofi-Sanepan-Kiasan

 
AJARAN KEJAWEN SARAT DENGAN FILOSOFI KATA KIASAN SANEPAN
 
AJARAN Kejawen itu sarat dengan beraneka filosofi (kata-kata kiasan/sanepan). Salah satu kata-kata kiasan yang sering didengar adalah "Golekana tapake kuntul mabur" (carilah telapak kaki bangau yang terbang). Cobalah Anda melihat bangau yang sedang terbang. Apakah Anda bisa melihat telapak kakinya? Meskipun Anda berkeliling kemanapun, tidak akan pernah melihat telapak kaki bangau jika si bangau sedang terbang. Orang Jawa sendiri menyebut kata-kata seperti itu adalah sanepan.

Meski terlihat remeh, namun kata-kata tersebut cenderung memiliki arti yang dalam. Kata-kata sanepan tersebut termasuk ke dalam Ilmu kasampurnan. Untuk mencari makna kata-kata tersebut harus dicari dengan cara tirakat dan lelaku. Agar bisa menggayuh sanepan "Golekana tapake kuntul mabur" tadi, sangatlah perlu mengosongkan keinginan dan pikirannya.

Pelajaran yang dapat diambil dari filosofi bangau yaitu, bangau adalah jenis burung yang kemampuannya hanya bisa terbang. Kalau kita lihat bangau itu bisa terbang tanpa ada yang menyangganya. Lalu siapa yang menyangganya?

Kalau manusia bisa mengosongkan diri dari semua yang berkaitan dengan kehidupan, jangankan harta, derajat dan pangkat, bahkan pegangan kehidupun pun harus dilepaskan jika manusia itu ingin mengetahui diri pribadi dengan sendirinya, meskipun tidak ada yang memberi petunjuk. Hal itu ibarat burung bangau yang bisa terbang tanpa ada yang menyangga.

Jika manusia mencarinya, maka manusia tadi bisa berkata,"aku bisa merasakan ada yang memberitahu diriku meskipun tidak ada yang memberitahu karena aku sudah mengosongkan diri dari semua keinginanku, aku juga bisa merasakan bahwa aku ini tidak mempunyai apa-apa. Dan aku tidak mengetahui apa-apa. Aku ini bukanlah apa-apa, tetapi aku ini ada".

Telapak kaki burung bangau itu sebenarnya ada kalau ia mendarat. Tetapi kalau sedang terbang, pasti kita setengah mati untuk mencarinya. Itu merupakan sebuah simbol bahwa GUSTI ALLAH itu ada, tetapi kita tidak bisa melihatnya.

Oleh karena itu, kalau kita sudah sampai pada rasa seperti itu, maka kita sudah memasuki kawruh tentang GUSTI ALLAH. Kita akan tahu ternyata GUSTI ALLAH yang memberitahu, membuat kita memiliki apa-apa, bahkan GUSTI ALLAH yang membuat kita menjadi tahu apa-apa.

GUSTI ALLAH juga menjadikan kita menjadi ada, dari tidak ada dan akan menuju ke ketiadaan.

Filosofi "Golekana Tapake Kuntul Mabur" tadi sebenarnya adalah rasa pasrah pada GUSTI ALLAH. Rasa kepasrahan pada GUSTI ALLAH itu adalah dengan cara manembah pada GUSTI ALLAH tan kendhat rino kelawan wengi" dan memberi pertolongan kepada sesama makhluk hidup, saling berbagi serta saling mengasihi sesama.(*)


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com

Sembah Raga Sembah Cipta Sembah Rasa Sembah Jiwa

SEMBAH RAGA SEMBAH CIPTA SEMBAH RASA  SEMBAH JIWA

1.Sembah Raga
Sembah raga bisa juga disebut dengan sembah sarengat (syariat) yang mengutamakan gerakan raga dengan cara yang sudah ditentukan, disertai dengan doa baik dengan suara yang dapat didengar orang lain maupun ucapan di dalam batin yang tidak terdengar. Dalam serat Wedhatama dijelaskan:
Sembah Raga puniku
Pakartining wong amagang laku
sesucine asarana saking warih
Kang wus lumrah limang wektu
Wantu wataking wawaton
(Sembah raga itu, pengertiannya orang yang sedang laku, caranya mensucikan diri dengan air, yang lumrah adalah lima waktu, cara-caranya sudah ditentukan)
Sembah raga ini dimaksudkan untuk membersihkan diri dengan latihan tertentu khususnya latihan jasmani. Semua itu merupakan tahap awal yang harus dilewati oleh seorang pencari kebenaran.

2. Sembah Cipta
Panembah dengan cara ini adalah mendekatkan diri dengan menggunakan sarana ciptanya. Yang dimaksud dengan sembah cipta adalah menghentikan ciptanya supaya menjadi tenang. Caranya adalah dengan berdiam diri, dan berusaha menghentikan ciptanya. Berhentinya cipta seorang manusia itu disebut heneng yang memiliki arti meneng (diam dan tenang).
Mengapa gerakan cipta harus dihentikan? Karena daya cipta manusia merupakan aling-aling (tabir penyekat yang menghalangi manusia dengan dunia ghaib). Dengan menghentikan cipta maka akan terbukalah tabir penyekat tersebut yang memungkinkan manusia masuk ke alam ghaib untuk mendekat pada GUSTI ALLAH.

3. Sembah Rasa
Sembah rasa biasa juga disebut sembah kalbu. Rasa manusia itu ada tiga yaitu rasa luar, rasa dalam, dan rasa sejati. Rasa luar adalah rasa yang terdapat pada kulit kita. Misalnya, rasa sakit, rasa panas yang kita rasakan pada kulit kita. Sedangkan rasa dalam, adalah rasa yang ada dalam diri kita. Misalnya, rasa marah, rasa senang dan lain-lain. Sementara rasa sejati adalah rasa yang dapat menerima dan mengerti aneka macam keghaiban.
Apa saja yang bisa terjadi dalam tataran sembah rasa tersebut? Hal itu bisa disimak dari serat:
Keleme mawa emut,
Lalamatan,
Jroning alam kanyut,
Sanyatane iku kenyataan kaki,
Sejatine yen tan emut
Sayekti tan bisa amor.
(Tenggelamnya dengan selalu ingat, sayup-sayup, berada dalam alam hanyut, kebenarannya itulah kenyataannya, Sejatinya kalau tidak ingat, maka tidak akan bisa bertemu (dengan GUSTI ALLAH))
Panembah rasa ini bisa disebut berhasil jika berada pada tingkat heneng-hening dan dapat mempertahankan kesadaran untuk masuk ke alam ghaib GUSTI ALLAH. Jika sudah begitu, maka juga bisa disebut sumusuping rasa jati (menyusupnya rasa sejati). Hal itu bisa disimak dari tembang pangkur berikut ini:
Tan Samar Pamoring Suksma,
Sinuksmaya winahyua ingasepi,
sinimpen, telenging kalbu,
Pambukaning warana,
Tarlen saking liyep-layaping ngaluyup,
Pindha pesathing supena,
Sumusuping rasa jati.
(Bisa melihat pamornya suksma, yang terlihat maya dan bisa dilihat di dalam sepi, tersimpan dalam dasar kalbu, Pembukaannya lantaran rasa yang liyep yang mirip mengantuk, seperti melesatnya rasa, menyatu dengan rasa sejati)
Namun dalam tataran sembah rasa tersebut, apabila sudah muncul rasa kantuk yang amat sangat maka hendaknya si pelaku spiritual tetap "eling lan waspada". Artinya, jika rasa ngantuk tersebut dibiarkan, maka kita akan langsung tertidur pulas dan gagallah upaya untuk mendekat pada GUSTI ALLAH.

4. Sembah Jiwa
Bagi siapa saja yang sudah bisa melakukan sembah jiwa maka jiwa/suksma manusia tersebut dapat lepas dari raga atau jasmaninya. Peristiwa ini di kalangan masyarakat Kejawen disebut "Ngrogoh Sukmo" atau "Mati Sakjroning urip". Dalam tataran tersebut maka kedekatan hamba dengan GUSTI ALLAH sudah boleh dikatakan dekat. Yang ada hanya rasa nikmat yang tiada taranya. Seperti diungkapkan Syech Siti Jenar bahwa rasa nikmatnya melebihi rasa bersenggama.



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com


 
Partnersupport :  https://jmcclap.blogspot.com

Pesan Moral Tembang Cublak-Cublak Suweng


CUBLAK-CUBLAK SUWENG...

Cublak Suweng artinya Tempat Suweng...Suweng adalah Anting Perhiasan Wanita Jawa
Cublak-Cublak Suweng (Tempat Harta Berharga) yaitu Suweng (Sawung,Sepi,Sejati) atau Harta Sejati

SUWENG TENG GELENTAR...
Suweng Teng Gelentar adalah Suweng Berserakan,Harta Sejati Itu Berupa Kebahagiaan Sejati Sebenarnya Sudah Ada Berserakan Di Sekitar Manusia

MAMBU KETUNDHUNG GUDEL...
Mambu (Baunya) Ketundhung (Dituju) Gudel (Anak Kerbau) maknanya:banyak orang berusaha nencari harta sejati itu,bahkan orang-orang bodoh (di ibaratkan gudel) mencari harta itu dengan penuh nafsu,ego,korupsi dan keserakahan...tujuannya untuk mencari kebahagian sejati

PAK EMPO LERA-LERE...
Pak Empo (Bapak Ompong) Lera-Lere (Menengok Kanan Kiri)
orang-orang bodoh itu mirip orang tua ompong yang kebingungan,meskipun hartanya melimpah ternyata itu harta palsu,bukan harta sejati atau kebahagian sejati,mereka kebingungan karena dikuasai hawa nafsu keserakahan sendiri

SOPO NGGUYU NDHELIKAKE...
Sopo Ngguyu (Siapa Tertawa) Ndhelikake (Dia Menyembunyikan)
Menggambarkan bahwa barang siapa bijaksana dialah yang menemukan tempat sejati atau kebahagian sejati,dia adalah orang yang tersenyum-sumeleh dalam menjalani setiap keadaan hidup...sekalipun berada ditengah-tengah kehidupan orang-orang yang serakah

SIR-SIR PONG DELE KOPONG..
Sir (Hati Nurani) Pong Dele Kopong (Kedelai Kosong Tanpa Isi) artinya:di dalam hati nurani yang kosong,maknanya bahwa untuk sampai kepada menemukan tempat harta sejati (Cublak Suweng) atau kebahagian sejati,orang harus melepaskan diri dari atribut kemelekatan pada harta benda duniawi,mengosongkan diri,tersenyum sumeleh,rendah hati,tidak merendahkan sesama,serta senantiasa memakai rasa dan mengasah tajam Sir-nya atau hati nurani...

PESAN MORAL LAGU DOLANAN
"Cublak-Cublak Suweng"
Untuk mencari harta kebahagiaan sejati janganlah manusia menuruti hawa nafsunya sendiri serakah,tetapi semuanya kembalikanlah pada hati nurani,sehingga harta kebahagiaan itu bisa melebur melimpah menjadi berkah bagi siapa saja...


(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1

Repost by : Suyadi Jossmart ( www.jossmart.com)  
klik:  https://sinaurosorogo.blogspot.com