"" AGAMA UNIVERSAL"
Agama universal adalah milik segenap manusia
di muka bumi ini tanpa kecuali. Apakah agama yang bertebaran sekarang
ini seperti yahudi, Islam,Kristen ,Hindu, Budha, Konghucu dll adalah
agama yang universal ? Ditilik dari pesan dan inti ajaran semua agama
itu sebenarnya meng klaim adalah sebagai agama universal, tapi kenapa
dalam prakteknya terkesan sektarian atau sektoral ? tampak nyata
dilihat dengan mata telanjang upacara, ritual, syariat sungguh
disesuaikan dengan daerah/ wilayah masing-masing. Dan tampak nyata pula
ternyata masing-masing meng klaim sebagai agama yang terbenar dan hanya
agama miliknya saja yang direstui Tuhan. Jadi dimanakah letak
keuniversallannya ?
Apakah Tuhan sang pemilik Jagat ini sangat
mudah untuk di kotak-kotakan, sesuai keinginan suatu golongan atau
bangsa ? Apakah benar Tuhan yang maha adil bijaksana melakukan
diskriminasi terhadap suatu golongan atau bangsa ? Sungguh prelim bila
kita memperbincangkan Tuhan lewat 'adonan' masing-masing pemikiran/
pemahaman suatu golongan. Menurut saya, Tuhan adalah konsep/ gagasan.
Setiap orang tidak diharamkan untuk membedah konsep tuhan itu menurut
apa yang dipahaminya. Cuma gagasan tentang Tuhan itu berbeda dengan
gagasan tentang sesuatu selain Tuhan.
Tuhan itu hanya bisa di Explore oleh kekuatan pikiran dan hati nurani kita sendiri.
Sehingga saya berani menyimpulkan yang disebut Tuhan itu adalah pribadi kita sendiri yang tinggi [ higher self ] .
Jadi Hal utama dan pertama yang harus dilakukan manusia untuk memeluk
agama universal adalah menghampiri/ mendekati sampai akhirnya menyatu
dengan higher self nya masing masing. Higher self itu DIA yang meliputi
segala sesuatu di alam semesta yang tak terbatas ini. Higher self itu
adalah AKU yang selalu memberikan pengajaran/ bimbingan tentang apapun
yang tidak didapatkan di bumi ini.
Kalau sudah hidup dalam lingkaran
yang tak terputus dengan Higher self nya sendiri maka pikiran dan hati
kita akan dibukakan selebar-lebarnya. Ternyata sungguh Tidak diragukan
lagi kebenarannya itu memang ada pada diri kita masing-masing. Sudah
tidak ada lagi kamus melihat keyakinan ke luar diri kita, benar benar
MUTLAK ke dalam diri kita sendiri. Jadi agama yang tergelar di hadapan
kita tentu, adanya di luar diri kita, jadi agama sejati yang orisinil
itu adalah diri kita sendiri yang sudah hidup dalam lingkaran yang tak
terputus dengan Higher self nya sendiri. Kalau sudah demikian memang
sekilas akan terlihat sebagai orang yang tak beragama, tak bertuhan atau
ateis. Itulah konsekwensi logis yang harus diterima dengan lapang dada.
Kalau kita simak ajaran Islam mengatakan dalam suatu hadis " Islam akan
terpecah kedalam 73 golongan dan semua masuk neraka kecuali yang
berpegang teguh pada aku dan para sahabatku " yang tidak bergolong
golongan itulah yang benar-benar dirinya sudah hidup dalam lingkaran
Higher self nya.
Kalau sudah hidup dalam lingkaran Higher self maka
para para pendahulu/ leluhur yg suci, sudah masuk nyata dalam lingkaran
tersebut termasuk nabi dan para sahabatnya. Lingkaran Higher self atau
diri kita itu luas tak terbatas sudah meliputi masa lalu. Sekarang dan
yang akan datang Inilah yang disebut kekuatan spiritual yang mampu hidup
menerobos ruang dan waktu. Berkesadaran multi dimensi atau kesadaran
kosmik itulah yang disebut beragama universal. Potensi dan peralatan
untuk menuju universal itu tak lain adalah pikiran dan batin kita
sendiri, tentu dengan mengolah, menggali dan berpikir secara
terus-menerus.
Alangkah sayang seribu sayang bila pikiran kita di
marjinalkan kemampuannya, disuruh untuk meyakini/ mengamini saja
keyakinan yang ada di luar kita, sebutlah agama.
Alangkah Malangnya
hati nurani kita tidak mampu berfungsi sebagai JURU PENGADIL / MIZAN
terhadap gejolak yang ada di pikiran kita, hati yang malang itu hati
yang sudah dikuasai perasaan ketakutan bila mendobrak keakuan, ketakutan
karena takut dosa melanggar keyakinan di luar dirinya, sebut saja
agama. Bahkan menurut saya yang disebut menduakan Tuhan adalah, dirinya
sudah tidak meyakini Tuhan yang ada di dalam dirinya, dirinya sudah
meyakini Tuhan yang ada di text boox/ kitab suci atau diluar dirinya.
Meyakini itu bukan slogan atau ucapan semata, meyakini itu adalah praktek dan perjalanan pribadi.
Kesempatan itu tidak datang dua kali apalagi berkali-kali, kesempatan
untuk menyatakan bertuhan dengan bukan sekedar slogan,ucapan,ikut
ikuttan, wacana tapi berdasarkan pengalaman pribadi itu adalah hari ini,
ketika kita masih bernafas. Seandainya sudah tua renta, cacat, atau
meninggal dunia maka kesempatan itu sudah hilang ! dan jiwa yang tidak
mengalami kematian akan menangis, persis ketika mimpi buruk kita
merasakan sakit/ tertekan tapi tubuh ini tidak berdaya karena tidur {
mati } dan hanya bisa terbebas dari sakit/ tertekan itu dikala kita
bangun [ bangkit ] tapi setelah bangun kita lupa lagi { insomania }
terhadap kejadian mengerikan tadi malam, lupa karena dunia memang
menariknya kembali ke jalan kesesatan, begitu pula dengan mati maka jiwa
akan kesakitan/ tertekan/ menangis meraung-raung karena tidak tahu
harus kemana lagi, sampai jiwa itu dibangkitkan kembali di muka bumi,
Cuma tidak tahu dalam rentang waktu berapa lama, bisa ratusan tahun,
ribuan tahun bahkan jutaan tahun itulah reinkarnasi. Takkan ada yang
mampu merubah diri kita kecuali diri kita sendiri juga.
SALAM
Sumber : https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( 2 Oktober 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar