Senin, 14 Januari 2019

-Manusia Harus Memiliki Perspektif

*Manusia harus memiliki perspektif*
Jika tidak, maka manusia tidak akan mampu memahami konteks yang lebih besar di mana kehidupan saat ini berada, dan tidak akan dapat memahami pergerakan dunia atau tanda-tanda dunia, dengan semua referensi masa lalu, bahwa entah bagaimana masa kini dan masa depan adalah merupakan pemenuhan dari masa lalu.
Gagasan-gagasan dikaitkan dengan masa lalu, namun pengetahuan yang lebih dalam yang telah ditempatkan di dalam diri manusia adalah untuk masa kini, saat ini dan untuk masa depan, mungkin orang-orang akan berpikir bahwa pengetahuan yang dimaksud ini tidak relevan dan mustahil dan tidak akan tampak sebagai jalan keluar untuk mengatasi masalah sehari-hari,
Manusia tidak akan melihat bahwa ada hal yang tengah bergerak dan beresonansi dengan tujuan untuk menyelamatkan umat Manusia itu sendiri, karena memang tidak setiap manusia dapat melihat apa yang sesungguhnya, sehingga banyak hal yang sangat penting justru diabaikan, dihindari, dicela dan bahkan ditertawakan.
Manusia harus menjadi hening dan mendengarkan dengan hati yang jernih, pengetahuan buah pemikiran akal manusia akan bergumul dan berusaha mengikuti, mengkalkulasi dan memahami hal ini, namun kebanyakan manusia tidak mampu, karena ini bukan untuk wilayah intelektual manusia.
Dan berada pada wilayah kecerdasan yang lebih dalam dan berada di dalam diri setiap manusia itu sendiri, suatu kecerdasan yang tidak diciptakan oleh dunia, tetapi diciptakan oleh Tuhan untuk memandu, melindungi dan memungkinkan bagi setiap manusia untuk merespons pesan-pesan yang ada.
Salam Cah Gemblong 94.

(Sumber : Posting Di FB Msprayitno)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar