Selasa, 05 Februari 2019

-Bapak Pucung...

Tembang Jawa :
*Bapak pucung dudu watu dudu gunung,sangkane ing sebrang,ingon ingone sang Bupati.
*Bapak pucung yen mlaku lembehan grana.


Makna lagu ini memberikan ilustrasi yang harmonis diantara sesama manusia.
Tidak ada batasan sosial bagi semua kalangan, baik itu kalanagan elit politik, pengusaha, ataupun rakyat kecil, semua sama, semua sejajar di hadapan Tuhan.

Lagu ini menceritakan seorang pekerja yang berasal dari daerah yang berbeda dan bekerja sebagai seorang buruh untuk Bupati atau atasan.
Dalam kegiatan bekerja sehari hari pekerja tersebut hidupnya terpontang panting.
Terpontang-panting disini berarti melakukan pekerjaan serabutan, mengerjakan apapun yang diperintahkan oleh atasan.

Pesan lagu ini
Bapak Pucung adalah hubungan antara pekerja dan pengusaha.
Seorang pengusaha yang mempunyai posisi lebih tinggi dari pekerja diharapkan dapat berperilaku adil dan arif, tidak ada pilih kasih diantara pekerja lain, memberi contoh tauladan terhadap pekerja/karyawannya.
Karena pekerja dan pengusaha dalam pekerjaannya sehari-hari akan berperan sangat besar bagi kemajuan bersama. Hal ini yang juga mengibaratkan jika manusia sebagai makhluk sosial tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia yang lain.

SALAM......OJO SOMBONG SAK IKI DADI BOS....SESOK ANA WANCINE KOWE DADI BOS ....SOK........???



(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar