Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita. Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan, Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.Disini Tidak Melayani Perdebatan.Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.(Buka dari Laptop/Komputer)
Selasa, 05 Februari 2019
-Sadulur Papat Kalimo Pancer
Sadulur papat kalimo pancer
4 saudara, 4 sifat yang mengikuti manusia dari lahir sampai mati
-Amarah
-Ambisi
-Iri
-Nafsu seks
4 nafsu adalah penghalang awal menuju kesejatian.
Makanannya adalah nikmat indriawi dari panca indera, ditambah rasa kurang bersyukur.
Maka melawan 4 nafsu ini, ada 2 tahap.
Tahap pertama adalah syukur dan ikhlas senjatanya.
Untuk menidurkan 3 nafsu, yaitu :
Amarah
Ambisi
Iri.
Setelah 3 nafsu ini tidur, barulah melawan nafsu ke 4, nafsu seks.
Caranya dengan kekuatan kemauan. Menekan nafsu seks sampai tertidur.
Ingat, ini baru separuh jalan.
Disebut mati sajroning urip (mati dalam hidup), oleh Kanjeng Sunan Kalijogo.
Separuh kedua tahap menuju Tuhan adalah menidurkan pancer.
Pancer adalah bentukan pikir dan mental yang masih lekat dalam diri manusia setelah mampu menidurkan rangsang indriawi yang dilahirkan rasa kurang bersyukur dan lemah semangat.
-Pancer sendiri bercahaya kemerahan dan kadang kebiruan.
-Merah adalah simbol angkara.
-Biru adalah simbol penghambaan / bhakti pada Tuhan.
Pancer adalah pertempuran benar dan salah yang sebenar-benarnya.
Dalam sistem cakra pelaku pancer sudah sampai di ajna, di tengah kedua mata.
Untuk mendamaikan benar dan salah, carilah titik tengahnya, yaitu ikhlas. Tidak merasa benar ataupun salah.
Titik depan ajna di antara kedua alis, rasakan dayanya tembus sampai ke tengah otak, lalu ke otak belakang.
Maknanya apa?
Ajna di antara kedua alis, adalah tempat masuknya energi Illahiah.
Alirkan ke otak tengah agar proses berpikir kita dikuatkan dan dijernihkan oleh energi Illahiah ini.
Bila cara pikir sudah benar, maka akan mengalir ke otak belakang sebagai gudang memori dan timbunan berbagai konsep benar salah pribadi yang dipegang selama ini.
Dengan cara berpikir yang sudah jernih ini, mulailah membongkar kenangan-kenangan yang bercokol dalam diri, yang membentuk identitas diri dan sistem benar salah diri. Membongkar mental blok yang ada dalam diri ini.
Bila mental block sudah mulai terurai separuh, cakra mahkota akan mulai terbuka, akan timbul sifat agung dan sifat Illahiah dalam diri.
Dalam posisi ini pancer berwarna kuning keemasan, warna kebijaksanaan.
Bila 3/4 mental blok sudah terkikis, akan terbuka kesadaran sampai langit ke 7, pancer akan berwarna kuning keperakan.
Bila sudah bersih menuntaskan mental blok, pancer akan datang menyalami, dan pamit lalu lenyap.
Yang tertinggal adalah kesad
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar