Minggu, 17 Maret 2019

Tebarkan Kebaikan

 
*Tebar Kebaikan*

“SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK AKAN MENGUBAH NASIB SUATU KAUM KECUALI KAUM ITU SENDIRI YANG MENGUBAH APA APA YANG PADA DIRI MEREKA ” QS 13:11
MENGGALI AKAR MASALAH KESIALAN DALAM HIDUP

Dewasa ini bayak cara dilakukan orang untuk menikmati keberhasilan hidup. Mulai cara-cara yang rasional, halal, dan legal hingga hal-hal yang melanggar hukum serta berbau klenik. Sebut saja pesugihan, suatu usaha manusia untuk memperoleh kekayaan (kemewahan dunia) dengan kekuatan setan.berdasarkan penelusuran penulis, umumnya pesugihan dipilih oleh mereka yang mengalami keterpurukan ekonomi atau ingin hidup berkelimpahan secara singkat tanpa harus membanting tulang.

Dan uniknya, selain itu mereka yang mengambil jalan pintas menghamba pada iblis ada pula yang dicengkeram rasa putus asa berkaitan dengan hidup yang kian merosot atau serba kekurangan.
Mereka menganggap kemalangan nasib yang menerpanya sudah menjadi suratan dan tidak mungkin berubah. Kecuali mengikat perjanjian gelap dengan roh jahat.

Benarkah nasib tidak dapat diubah? Gusti Allah swt selalu merencanakan sesuatu yang baik bagi hambaNya. Tidak sekali-kali Dia merancangkan kecelakaan bagi hambaNya.
Kalau, toh dalam hidup kita penderitaan dan cobaan menghadang, hakikatnya itu semua adalah ujianNya.

Dan dibalik peristiwa itu terdapat rencana agung dan mulia.
Banyak diantara kita yang kerap menyesali kesialan. Mengapa hal tersebut dapat menimpa secara berulang-ulang? Ada baiknya kita renungkan beberapa ‘biang kerok’ dari kesialan itu menimpa kita
1.Jalan Hidup yang Salah.
Agama denga tegas mewajibkan kepada manusia untuk hidup menuruti perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Sudah menjadi sifat alami manusia untuk selalu menghendaki keinginan daging/nafsunya dipuaskan, sampai akhirnya menyimpang dari ajaran Allah. Itulah mengapa dalam hidup kita sering mendapat teguran dari Allah baik yang ringan hingga yang terberat.
Gusti Allah dapat melakukan lebih dari 1001 cara untuk menyadarkan manusia. Biasanya jika seseorang menderita penyakit kronis atau mungkin usaha yang telah dirintis bertahun-tahun gulung tikar,barulah teringat dan datang pada Tuhannya diserati jerit dan tangis. Orang tua yang bijaksana akan menghajar anaknya yang berlaku buruk, agar kelak dewasa menjadi orang yang shaleh.
Demikian halnya Gusti Allah akan ‘menghukum’ setiap pelanggaran.
Maka bila kita ‘disentil’ (belum ‘ditampar’), alangkah bijaknsananya kita segera tanggap agar keadaan kita tidak babak belur.

2.Tindakan Ceroboh.
Terkadang suatu persoalan meledak diakibatkan oleh perbuatan diri kita sendiri. Ada pepatang yang mengatakan “ Siapa yang menabur angin akan menuai badai “.
Dalam hidup ini berlaku hukum ‘tabur tuai’ yang lazim dikenal hukum karma. Apa yang ditabur orang itulah yang akan dituanya. Jika seseorang menabur kebaikan maka kebaikanlah yang akan dikecapnya. Orang tua kita sering memberi nasehat jangan salah melangkah, pikirkanlah masak-masak sebelum bertindak. Sebab penyesalan selalu datang dibelakang hari.
Ambil contoh kasus menjual rumah warisan. Telah diwasiatkan bahwa rumah itu untuk ditempati anak cucu. Karena tergiur harga tinggi warisan tersebut dijual dan tidak segera mencari rumah baru sebagai pengganti. Uang hasil penjualan itu hanya ditabung. Semenatara lambat laun unag simpanan semakin menipis untuk belanja dan mengontrak.
Ujung-ujungnya dari waktu ke waktu senantiasa berpindah tempat tinggal karena tidak mempunyai rumah sendiri.

3.Tanpa Tujuan yang Pasti
Sebagian orang tidak tahu berbuat apa dan untuk apa ia hidup.
Yang dilakukan hanyalah pasrah pada keadaan. Akibatnya, tak ada peningkatan dalam hidup.
Hidup ini perlu diisi dengan optimisme, visi dan misi yang terarah.
Wajar jika seseorang memiliki cita-cita akan berjuang mati-matian menggenapi cita-citanya tersebut.
Hidupnya akan menjadi dinamis dan penuh warna (pengalaman).

4.Uang Tidak Jatuh dari Langit
Ada sebuah ungkapan “ barangsiapa tidak bekerja tidak makan”.
Dari ungkapan diatas, manusia dikodratkan untuk bermandikan keringat mencukupi kebutuhan atau bertahan hidup.

Hampir diseluruh penjuru dunia ada etnis Tionghua/China.
Sudah kita ketahui bersama rata-rata mereka berhasil dalam usahanya. Nilai positif yang dapat kita petika adalah mereka adalah tipe para pekerja yang gigih.
Tidak dipungkiri pula bebearapa mampu meraih sukses menjadi konglomerat disebabkan dekat dengan kekuasaan dan lihai melobi pejabat.
Tapi sebagian yang lain mampu memijak puncak kejayaan benar-benar dengan tetesan peluh merangkak dari nol.

Pada masing-masing orang, Gusti Allah swt sudah menyediakan rizki untuk seumur hidup.
Dan rizki itu diberikan sesuai dengan kehendak dan waktuNya.
Caranya pun bukan dengan ilusi, sulap atau mengirimkan uang dari langit seperti menurunkan hujan. Allah membuka pintu rahmat dan kitalah yang harus berusaha masuk dan mengambilnya dengan bekerja keras. Gusti Allah swt akan mengerjakan bagian-Nya dan kita mengerjakan apa yang menjadi bagian kita. Kalau kemudian tanpa diduga kita menerima rizeki, itu semata-mata anugerah dan kemurahan hati Allah swt.

5.Membengkaknya Pengeluaran
Sungguh aneh jika ada orang yang mempunyai status sosial ekonomi terpandang, secara logika materi berkecukupan.
Tapi kenyataan hidupnya bermasalah karena dililit hutang. Apalagi alasan berhutang untuk memenuhi sesuatu yang tidak penting atau kehabisan uang berhubung penghasilan setiap bulan tidak mencukupi. Inilah yang disebut pemborosan.

Buang saja waktu, uang pun perlu dikelola secara baik. Seseorang dapat jatuh miskin karena hidup berfoya-foya dan boros. Pengeluaran melebihi pemasukan.

Jadi sesungguhnya baik buruknya nasib seseorang ditentukan oleh orang itu sendiri.
Allah swt telah merencanakan masa depan yang bahagia tapi seringkali manusia merusaknya atau keluar dari rencana Allah dengan menuruti ego pribadi.

Inilah sekilas koreksi hidup yang setidaknya menjadi rambu pada kehidupan kita masing-masing.
Harapan besar penulis setelah anda membaca tulisan ini anda semakin sukses di hari mendatang….....
Salam Perdamaian Umat.


 (Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1


Repost by : Suyadi Jossmart  www.jossmart.com
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar