SEMBUR-SEMBUR ADAS
Kata-kata mutiara kejawen dan penjelasannya:
SEMBUR-SEMBUR ADAS
Sembur-sembur = meniup-niup.
Adas = Adas (nama jamu jawa)
Artinya:"Meniup-niup adas"
Makna yg tersirat di dalamnya :
--Orang tua walaupun sedikit ilmu toh memiliki nasehat yang baik kepada yang muda.
--Walaupun orang tua nya bukan dokter, tetapi do'a orang tua sangat mujarab. Kadang-kadang hanya dengan japu-japunya bisa menyembuhkan anaknya yang sakit.
-Pada zaman dahulu anak yang sedang bepergian atau baru sakit, orang tua lalu membedaki (memborehi) dengan jamu yang bahan pokoknya berupa adas (pulawaras). Tak lama kemudian anaknya/cucunya sembuh.
--Orang tua berkewajiban memberikan petuah kepada yang lebih muda atau anaknya sendiri, atas dasar ikut bertanggung jawab trrhadap keselamatan anak maupun cucunya, syukur kepada putra menantunya.
Sehingga seseorang yang baru diberi petuah/petunjuk ini dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mantaap.
Penerapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara :
-- Memberikan saran dan pendapat kepada anak-cucunya atau pejabat kepada anak buahnya misalnya anak buahnya yang baru bepergian tugas jauh dan harua memasuki lingkungan baru, misalnya transmigrasi dan sebagainya. Ini merupakan perbuatan yang perlu ditiru karena mencerminkan sila ketiga dari Pancasila.
Butir-butir mutiara hikmah :
--" Jangan menghina orang tua nanti celaka"
--" Jangan menjadi orang pintar yang salah jalan"
--" Jangan girang kalau dipuji dan jangan benci kalau dicela"
--" Jangan melupakan ajaran yang baik"
--" Mertua itu sebagai lantaran adanya istri atau suamimu"
--" Mertua harus sayang kepada menantu, sebab menantu jodoh anaknya"
--" Sayang trrhadap menantu juga sama dengan sayang terhadap anaknya, sebab cucu itu lahir dari hasil percintaan antara anak dan menantu".
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
--Orang tua walaupun sedikit ilmu toh memiliki nasehat yang baik kepada yang muda.
--Walaupun orang tua nya bukan dokter, tetapi do'a orang tua sangat mujarab. Kadang-kadang hanya dengan japu-japunya bisa menyembuhkan anaknya yang sakit.
-Pada zaman dahulu anak yang sedang bepergian atau baru sakit, orang tua lalu membedaki (memborehi) dengan jamu yang bahan pokoknya berupa adas (pulawaras). Tak lama kemudian anaknya/cucunya sembuh.
--Orang tua berkewajiban memberikan petuah kepada yang lebih muda atau anaknya sendiri, atas dasar ikut bertanggung jawab trrhadap keselamatan anak maupun cucunya, syukur kepada putra menantunya.
Sehingga seseorang yang baru diberi petuah/petunjuk ini dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mantaap.
Penerapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara :
-- Memberikan saran dan pendapat kepada anak-cucunya atau pejabat kepada anak buahnya misalnya anak buahnya yang baru bepergian tugas jauh dan harua memasuki lingkungan baru, misalnya transmigrasi dan sebagainya. Ini merupakan perbuatan yang perlu ditiru karena mencerminkan sila ketiga dari Pancasila.
Butir-butir mutiara hikmah :
--" Jangan menghina orang tua nanti celaka"
--" Jangan menjadi orang pintar yang salah jalan"
--" Jangan girang kalau dipuji dan jangan benci kalau dicela"
--" Jangan melupakan ajaran yang baik"
--" Mertua itu sebagai lantaran adanya istri atau suamimu"
--" Mertua harus sayang kepada menantu, sebab menantu jodoh anaknya"
--" Sayang trrhadap menantu juga sama dengan sayang terhadap anaknya, sebab cucu itu lahir dari hasil percintaan antara anak dan menantu".
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar