·
GARENG ADALAH PUNAKAWAN KEDUA SETELAH SEMAR
*Gareng adalah punakawan kedua setelah Semar*
. *ciri fisik Gareng* :
*Mata juling* : artinya *tidak mau melihat hal-hal yang mengundang kejahatan, karena pandangan adalah salah satu unsur penting dalam mempengaruhi pola pikir*
Persepsi
yang terbentuk dari pandangan akan berpengaruh pada pola pikir, dan pola
pikir itu yang kemudian mempengaruhi kesadaran.
*Tangan ceko* (melengkung) : *artinya tidak mau mengambil/ merampas hak orang lain*.
*Berpuas diri dengan apa yang dimilki, selalu bersyukur itulah kunci kepuasan diri*.
*Sikil gejik*
(seperti pincang) : *artinya selalu penuh kewaspadaan dalam segala perilaku*
*Dan hanya berpergian jika ada sesuatu yang penting*.
*Bisa juga diartikan melakukan suatu tindakan jika dirasa benar dan tepat*.
*GARENG*
*Nama lain gareng adalah*:
*Pancalpamor* : artinya menolak godaan duniawi )
*Pegatwaja* : artinya gigi sebagai perlambang bahwa Gareng tidak suka makan makanan yang enak-enak yang memboroskan energi dan harta dan juga mengundang penyakit.
*Nala Gareng* : hati yang kering, kering dari kemauan duniawi, sehingga ia senantiasa berbuat baik tanpa unsur paksaan atau intimidasi neraka dan iming-iming surga, segala perbuatan Gareng adalah persembahan dari hatinya sebagai sebuah pengabdian terhadap Dia Yang Maha Esa.
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com
*Tangan ceko* (melengkung) : *artinya tidak mau mengambil/ merampas hak orang lain*.
*Berpuas diri dengan apa yang dimilki, selalu bersyukur itulah kunci kepuasan diri*.
*Sikil gejik*
(seperti pincang) : *artinya selalu penuh kewaspadaan dalam segala perilaku*
*Dan hanya berpergian jika ada sesuatu yang penting*.
*Bisa juga diartikan melakukan suatu tindakan jika dirasa benar dan tepat*.
*GARENG*
*Nama lain gareng adalah*:
*Pancalpamor* : artinya menolak godaan duniawi )
*Pegatwaja* : artinya gigi sebagai perlambang bahwa Gareng tidak suka makan makanan yang enak-enak yang memboroskan energi dan harta dan juga mengundang penyakit.
*Nala Gareng* : hati yang kering, kering dari kemauan duniawi, sehingga ia senantiasa berbuat baik tanpa unsur paksaan atau intimidasi neraka dan iming-iming surga, segala perbuatan Gareng adalah persembahan dari hatinya sebagai sebuah pengabdian terhadap Dia Yang Maha Esa.
(Sumber : Postingan di Beranda FB Msprayitno)
https://www.facebook.com/msprayitno.msprayitno.1
Repost by : Suyadi Jossmart (www.jossmart.com)
Klik : https://sinaurosorogo.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar