MENUJU PRIBADI YANG ASLI
Berspiritual adalah kembali menjadi diri
anda yg asli [ original ] Bagaimana wujud yang asli tersebut ? tentu,
bukanlah seperti bayi yang tidak bisa berkata-kata. Yang asli itu adalah
mengembalikan akal pikiran ke sumbernya yang satu, yaitu diri pribadi
kita sendiri. Karena semakin usia bertambah ke kepala kita di jejali
tanpa hambatan dengan teori-teori, dalil dalil, dogma dogma yang berasal
dari ucapan manusia yang sudah meninggal ribuan tahun bahkan manusia
yang masih hidup di dunia ini. Berpikir dan teruslah berpikir tentang
teori-teori yang mengarah kepada kebenaran Karena bila kita menelan
mentah-mentah semua itu maka kepala kita akan semakin diselimuti kabut
tebal yang saking tebalnya kabut tersebut akhirnya menyatu dengan
pikiran kita, dengan kata lain semakin susah untuk membersihkannya.
Sumber dari diri pribadi, apakah itu? Di sinilah juga acuan menganalisa
jalan menuju kepada kebenaran yang berlatar belakang ateis dan agama.
Bila dilatarbelakangi dengan sifat atheistis yang menolak keberadaan
Tuhan, maka acuan kebenaran itu akan bersumber dari rasio dan logika
agar bekerja tetapi bila dilatarbelakangi dengan sifat yang agamis yang
meyakini adanya Tuhan maka acuan kebenaran itu system yang bekerja dalam
diri manusia, kedua system ini ibarat dua kerajaan besar yang saling
berperang memperebutkan jiwa dan pemikiran manusia. Orang yang berwatak
bijaksana tak akan peduli dan tidak akan meributkan acuan pijakan ini
dengan istilah choise' benar' dan ' salah', right or wrong.
Akal
adalah berasal dari alam nyata, yaitu saripati tanah atau bumi,
sedangkan hati adalah benda gaib yang berasal dari alam semesta yang tak
terbatas. Pembuktian masalah ini banyak kita saksikan sendiri entah
lewat internet, buku dll banyak istilah untuk membuka hati seperti
istilah membuka mata ketiga, atau Mata Tuhan. Istilah dalam filsuf agama
seperti istilah ruh, mata batin, badan kedua ,badan ketiga dll.
Original nya manusia yaitu yang bisa dirinya mewafatkan pada dirinya
sendiri, sehingga segala pertimbangan dan keputusan tentang hal-hal
kehidupan itu adalah dirinya sendiri. Mana bisa fatwa-fatwa muncul dalam
dirinya bila kenyataannya kepalanya dijejali oleh pendapat pendapat
orang lain, walaupun orang tersebut adalah para ahli. Membebaskan semua
'sampah-sampah' itu dalam benak kepala yang sudah terpatri dalam jiwa
sejak anak-anak sampai dewasa dan didukung dengan lingkungan yang sangat
kaku adalah pekerjaan manusia sesungguhnya untuk menemukan jati dirinya
yang asli, sebenarnya hakikat dari tujuan filsafat dan agama itu adalah
untuk menemukan dirijatinya sendiri, sehingga setelah itu barulah
manusia itu akan menjumpai apa yang disebut FREEDOM atau kebebasan.
Badan asli manusia itu adalah ibarat magnet yang mempunyai kekuatan
dahsyat, karena berasal dari alam semesta tak terbatas, maka dirinya
dengan mudah mengakses energi-energi kebaikan yang pernah dan sudah ada
di alam jagat raya ini. Apalah artinya ritual dan upacara dalam beragama
bila kesadaran tidak tumbuh dalam dirinya, kemudian apalah artinya
kesadaran sudah dimiliki bila dirinya BUTA akan sesuatu yang dahsyat
dalam dirinya, jadi di atas kesadaran ada kesadaran sehingga tercapailah
apa yang disebut THE HIGHEST SELF { Kesadaran tertinggi } dengan kata
lain disebut TUHAN.
Sudah saatnya pemikiran rendah dan picik tentang
angan angan dan harapan bohong dihilangkan dari batok kepala kita,
Sudah saatnya pemikiran kita maju mendobrak keakuan berpikir dan
keterpenjaraan jiwa, terpenjaranya jiwa itu bisa didiagnosa bila masih
ada perasaan takut, seperti takut masuk neraka, takut karena tidak
berhasil masuk surga dan yang parah adalah takut karena permasalahan
kehidupan, takut menghadapi realitas kehidupan dunia yang kejam dan
menyakitkan.
Mari menuju diri pribadi kita yang asli !.
Salam
https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( Posting 1 Oct 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita. Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan, Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.Disini Tidak Melayani Perdebatan.Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.(Buka dari Laptop/Komputer)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar