MENUMBANGKAN DOKTRIN...
=======================
"Syariat tanpa
hakekat KAFIR, hakekatnya tanpa syariat SESAT" demikian doktrin yg
dikeluarkan oleh para pendahulu kita, tanpa terasa doktrin yg sudah
berumur ratusan tahun itu sudah mematerai di alam bawah sadar kita,
seolah-olah adalah suatu yg mutlak tidak bisa di ganggu gugat. Padahal,
kalau lah mengenal diri maka sebenarnya diri kita benar-benar mutlak
terkonsen pada diri sejati kita sendiri, dengan kata lain sudah PERCAYA
DIRI.Tidak ada lagi pendapat dari luar dirinya,termasuk dari segala
jenis kitab suci yg ada. Sebenarnya doktrin di atas secara tidak
langsung sudah menjadi BARREIER/tembok penghalang yg luar biasa terhadap
laju kesadaran diri kita. Alangkah sia-sianya umat islam belajar
makrifatullah tapi pemikirannya masih terganjal oleh sesuatu doktrin
atau dogma.Sehingga yg terjadi adalah perjalanan makrifat yg
berputar-putar di tempat penuh ilusif semata.
Menurut pendapat saya
pribadi yg dinamakan SYARIAT itu adalah sesuatu yg ada di dalam diri
kita yg bekerja,yg kita sebut dengan AKAL/ logika berpikir.Sedang
HAKEKAT itu sesuatu dalam diri kita yg memberikan pertimbangan yaitu
HATI.Jadi bersepiritual bila hanya mengandalkan mutlak logika berpikir
nya saja tanpa melibatkan hati, maka yg terjadi adalah akan menganggap
kebenaran Tuhan, itu adalah sesuatu yg bersifat materi/ kebendaan dan
fenomena, maka dari perjalanan ini lahirlah filsuf -filsuf ateis, para
orientalis , ilmuan -ilmuan dan lain lain.
Sedangkan bila hanya
mengadalkan mutlak HATI/perasaannya saja tanpa melibatkan logika
berpikir nya yg menganggap kebenaran Tuhan itu adalah sesuatu yg
mistis,maka akan menghasilkan para agamis yg cenderung fundamentalis dan
fanatik, paranormal, dukun dan lain2.Keseimbangan syariat dan hakikat
adalah KESELARASAN akal dan hati, lebih jauh, akal adalah wujud pertama
kita ( jasad ) dan hati adalaj wujud kedua kita ( jiwa ).Keselarasan
akal dan hati itu lah KESEIMBANGAN,lebih jauh lagi saya menyebutkan
adanya kebersatuan antara diri kita yg rendah dengan diri kita yg
tinggi, atau kebersatuan dengan Tuhan,atau kebersatuan dalam AKU.Jadi
sangat rendah dan tidak berbobot bila kita selalu mendefinisikan makna
syariat ke ritualitas agama,terjadinya degradasi makna syariat ini ke
sesuatu yg sempit karena adalah faktor doktrin yg turun temurun sudah
ada di dalam bawah sadar dan faktor lingkungan yg kaku. Untuk
membebaskan kekakuan berpikir itu maka tak ada cara lain adalah
memerdekakan kemerdekaan berpikir dan berpendapat tentang apa saja yg
baik itu menyangkut dunia maupun akhirat.Hati yg terpenjara adalah sama
saja dengan memenjarakan Tuhan, terpenjaranya hati karena kondisi
kejiwaan diliputi perasaan Takut,biasanya orang itu ketika menemukan
sesuatu hal yg baru ,yg terlintas pertama dalam hatinya adalah perasaan
TAKUT.
Takut karena dirinya tidak mau menjadi sesat,takut dirinya
menjadi penghuni neraka, takut dirinya menjadi tidak waras, takut
dirinya menjadi miskin,takut dirinya menjadi terkucil, takut dirinya
menjadi bahan cemoohan masyarakat.Bila kita ketakutan melanggar
doktrin"Syariat tanpa hakikat KAFIR, hakikat tanpa sariat SESAT" ketika
sedang melakukan perjalanan spiritual, maka perasaan itu lah yg akan
menjadi BATU CADAS yg sulit untuk dirobohkan, tak kan ada siapapun
orang lain yg bisa membantu merobohkan batu cadas tersebut selain
dirinya sendiri . Hidup di alam kebebasan itu adalah hidup tanpa sekat
/ikatan apapun di dunia ini , hidup yg bebas adalah berpemikiran bebas,
berperilaku bebas, berkehendak bebas, berkeyakinan bebas ...Namun
kebebasan itu semua sudah ada dalam kebebasan yg natural, kebebasan yg
tidak merugikan orang lain dan alam semesta , kebebasan yg berjalan
dengan kasih sayang dalam wujud yg beraneka ragam warna.Mengenal diri
itu membebaskan diri , membebaskan diri itu adalah mampu mengatur
hidupnya sendiri. Membebaskan diri itu adalah mempunyai visi misi yg
abadi .Membebaskan adalah meleyapkan diri ,membebaskan diri adalah
mewujudkan diri yg tinggi,untuk menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri
ahirnya menjadi DIRI SENDIRI yg SEJATI.
salam
=======
Sumber: https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( posting 26 April 2019)
CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel
Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar dan dan sejenisnya
Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG ini dibuka dari HP, kurang maksimal, saran buka dari Laptop/Komputer/PC)
BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI
HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT
Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita. Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan, Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.Disini Tidak Melayani Perdebatan.Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.(Buka dari Laptop/Komputer)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar