Rabu, 03 Juni 2020

Menumbangkan Doktrin

MENUMBANGKAN DOKTRIN...
=======================
"Syariat tanpa hakekat KAFIR, hakekatnya tanpa syariat SESAT" demikian doktrin yg dikeluarkan oleh para pendahulu kita, tanpa terasa doktrin yg sudah berumur ratusan tahun itu sudah mematerai di alam bawah sadar kita, seolah-olah adalah suatu yg mutlak tidak bisa di ganggu gugat. Padahal, kalau lah mengenal diri maka sebenarnya diri kita benar-benar mutlak terkonsen pada diri sejati kita sendiri, dengan kata lain sudah PERCAYA DIRI.Tidak ada lagi pendapat dari luar dirinya,termasuk dari segala jenis kitab suci yg ada. Sebenarnya doktrin di atas secara tidak langsung sudah menjadi BARREIER/tembok penghalang yg luar biasa terhadap laju kesadaran diri kita. Alangkah sia-sianya umat islam belajar makrifatullah tapi pemikirannya masih terganjal oleh sesuatu doktrin atau dogma.Sehingga yg terjadi adalah perjalanan makrifat yg berputar-putar di tempat penuh ilusif semata.

Menurut pendapat saya pribadi yg dinamakan SYARIAT itu adalah sesuatu yg ada di dalam diri kita yg bekerja,yg kita sebut dengan AKAL/ logika berpikir.Sedang HAKEKAT itu sesuatu dalam diri kita yg memberikan pertimbangan yaitu HATI.Jadi bersepiritual bila hanya mengandalkan mutlak logika berpikir nya saja tanpa melibatkan hati, maka yg terjadi adalah akan menganggap kebenaran Tuhan, itu adalah sesuatu yg bersifat materi/ kebendaan dan fenomena, maka dari perjalanan ini lahirlah filsuf -filsuf ateis, para orientalis , ilmuan -ilmuan dan lain lain.

Sedangkan bila hanya mengadalkan mutlak HATI/perasaannya saja tanpa melibatkan logika berpikir nya yg menganggap kebenaran Tuhan itu adalah sesuatu yg mistis,maka akan menghasilkan para agamis yg cenderung fundamentalis dan fanatik, paranormal, dukun dan lain2.Keseimbangan syariat dan hakikat adalah KESELARASAN akal dan hati, lebih jauh, akal adalah wujud pertama kita ( jasad ) dan hati adalaj wujud kedua kita ( jiwa ).Keselarasan akal dan hati itu lah KESEIMBANGAN,lebih jauh lagi saya menyebutkan adanya kebersatuan antara diri kita yg rendah dengan diri kita yg tinggi, atau kebersatuan dengan Tuhan,atau kebersatuan dalam AKU.Jadi sangat rendah dan tidak berbobot bila kita selalu mendefinisikan makna syariat ke ritualitas agama,terjadinya degradasi makna syariat ini ke sesuatu yg sempit karena adalah faktor doktrin yg turun temurun sudah ada di dalam bawah sadar dan faktor lingkungan yg kaku. Untuk membebaskan kekakuan berpikir itu maka tak ada cara lain adalah memerdekakan kemerdekaan berpikir dan berpendapat tentang apa saja yg baik itu menyangkut dunia maupun akhirat.Hati yg terpenjara adalah sama saja dengan memenjarakan Tuhan, terpenjaranya hati karena kondisi kejiwaan diliputi perasaan Takut,biasanya orang itu ketika menemukan sesuatu hal yg baru ,yg terlintas pertama dalam hatinya adalah perasaan TAKUT.

Takut karena dirinya tidak mau menjadi sesat,takut dirinya menjadi penghuni neraka, takut dirinya menjadi tidak waras, takut dirinya menjadi miskin,takut dirinya menjadi terkucil, takut dirinya menjadi bahan cemoohan masyarakat.Bila kita ketakutan melanggar doktrin"Syariat tanpa hakikat KAFIR, hakikat tanpa sariat SESAT" ketika sedang melakukan perjalanan spiritual, maka perasaan itu lah yg akan menjadi BATU CADAS yg sulit untuk dirobohkan, tak kan ada siapapun orang lain yg bisa membantu merobohkan batu cadas tersebut selain dirinya sendiri . Hidup di alam kebebasan itu adalah hidup tanpa sekat /ikatan apapun di dunia ini , hidup yg bebas adalah berpemikiran bebas, berperilaku bebas, berkehendak bebas, berkeyakinan bebas ...Namun kebebasan itu semua sudah ada dalam kebebasan yg natural, kebebasan yg tidak merugikan orang lain dan alam semesta , kebebasan yg berjalan dengan kasih sayang dalam wujud yg beraneka ragam warna.Mengenal diri itu membebaskan diri , membebaskan diri itu adalah mampu mengatur hidupnya sendiri. Membebaskan diri itu adalah mempunyai visi misi yg abadi .Membebaskan adalah meleyapkan diri ,membebaskan diri adalah mewujudkan diri yg tinggi,untuk menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri ahirnya menjadi DIRI SENDIRI yg SEJATI.

salam
=======

Sumber:  https://www.facebook.com/petruk.petruk.7330763 ( posting 26 April 2019)

CATATAN :
Re-posting By : Yaddie Jossmart.com
Foto/gambar  hanya pemanis saja, tidak ada hubungannya dengan artikel

Blog ini adalah :
Kumpulan Postingan Ilmu2 Dari Berbagai Sumber Untuk Diri Pribadiku atau Pembaca (Anda)

Syarat Utama! Slalu Baca!"Iqro"baik Teks atau Keadaan Sekitar Kita.
Kosongkan Gelas Pikiran Anda, Kunyah Dulu Sampai Halus .
Saring Ilmu Yang Anda Baca/Dapatkan,
Mau Berpikir. Rasakan,secara akal sehat,pikiran,batin dll (Ilmu Kuwi Kanthi Laku).
Masing2 Individu Memaknai Ilmu TIDAK SAMA.
Berdaulatlah Penuh Pada Diri Pribadimu! Selamat Membaca, Ambil maknanya.
Disini Tidak Melayani Perdebatan, Pertanyaan, Komentar  dan dan sejenisnya

Semua Demi Kebaikan "Kebecikan" untuk seluruh Makluk Ciptaan-NYA.
( BLOG  ini dibuka  dari  HP, kurang maksimal, saran  buka dari Laptop/Komputer/PC)
      BACA , PAHAMI, APLIKASIKAN UTAMA KE DIRI PRIBADI

        HARAPAN SAYA PRIBADI , SEMOGA BERMANFAAT 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar